KERINCI.(Benuanews.com)-Subdit I Indagsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi bersama Tim Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan 2026 Provinsi Jambi melakukan pengecekan harga dan ketersediaan bahan pokok (bapok) serta menghadiri kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak nasional menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh pada Sabtu (14/2/2026), Pemantauan dilakukan di tiga titik utama, yakni Lapangan Merdeka Kota Sungai Penuh, Pasar Tanjung Bajure Kota Sungai Penuh, serta Pasar Semurup Kabupaten Kerinci.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN).
Kegiatan turut dihadiri Direktur Keanekaragaman Konsumsi Pangan dari Badan Pangan Nasional, Bupati Kerinci, Wali Kota Sungai Penuh, Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Sekda Kota Sungai Penuh, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Disperindag Provinsi Jambi, jajaran Ditreskrimsus Polda Jambi, serta perwakilan Perum Bulog dan unsur Forkopimda setempat.
Harga Bahan Pokok Relatif Stabil
Dari hasil pemantauan di sejumlah lokasi, harga bahan pokok terpantau relatif stabil dan masih dalam batas wajar.
Di Lapangan Merdeka Kota Sungai Penuh, harga beras SPHP tercatat Rp60.000 per 5 kilogram, minyak goreng Minyakita Rp15.500 per liter, bawang merah Rp25.000 per kilogram, gula curah Rp17.500 per kilogram, serta telur ayam ras Rp2.000 per butir.
Sementara di Pasar Tanjung Bajure, bawang putih dijual Rp38.000 per kilogram, bawang merah Rp30.000 per kilogram, telur ayam Rp2.000 per butir, ayam potong Rp45.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp44.000 per kilogram, dan cabai rawit Rp40.000 per kilogram.
Adapun di Pasar Semurup Kabupaten Kerinci, beras unggul dijual Rp220.000 per 20 kilogram, bawang merah Rp20.000–Rp22.000 per kilogram, bawang putih Rp35.000–Rp40.000 per kilogram, cabai merah Rp40.000 per kilogram, daging sapi segar Rp150.000 per kilogram, ayam potong Rp45.000 per kilogram, serta telur ayam super Rp2.000 per butir dan telur ayam menengah Rp1.800 per butir.
Tim Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan 2026 Provinsi Jambi bersama Ditreskrimsus dan dinas terkait menegaskan komitmen menjaga stabilitas harga serta melindungi konsumen dari lonjakan tidak wajar.
Sejumlah langkah strategis dilakukan, antara lain penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah sebagai intervensi langsung untuk menyediakan bahan pokok terjangkau, sosialisasi harga acuan melalui media sosial dinas terkait, pemasangan spanduk dan flyer informasi harga di pasar, serta penelusuran distribusi komoditas yang masih mengalami kenaikan harga.
Monitoring distribusi juga dilakukan untuk mengantisipasi dugaan penimbunan maupun hambatan pasokan yang berpotensi memicu kenaikan harga di tingkat konsumen.
Selama pelaksanaan kegiatan pemantauan dan GPM berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Aparat memastikan pengawasan akan terus dilakukan secara berkala hingga memasuki Ramadan dan Idulfitri guna menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di wilayah Jambi.