Pelajar SMA Di Duga Terjatuh Ke Dalam Jurang Hingga Meninggal Dan 8 Orang Serahkan Diri Masih Menjadi Misteri

IMG-20260227-WA0054.jpg

Bima,NTB.Benuanews.com.Jelang Tragedi diduga jatuh di jurang yang sangat tragis kematian remaja kelas 3 SMA sudah memasuki hampir setengah bulan, belum ada titik terang dan mengisahkan pilu di balik berdukacita menunggu perkembangan laporan polisi.

Sedangkan delapan orang terduga pelaku diamankan masih berkeliaran diluar sel layaknya tidak ada bertentangan dengan proses hukum.

Keluarga korban, Aryadin menyampaikan Jika memang bagian dari pada rangkaian pristiwa sejumlah (8) delapan orang di amankan tersebut, sekiranya dapat dilakukan penahanan secara ketat layaknya para tahanan lain oleh pihak Polres Bima meminta Polda NTB untuk Ambil alih Kasus kematian almarhum Dafa Prabowo tempat kejadian perkara TKP Savana Doro Mbolo Desa Oi Panihi, Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima-NTB.

Menegaskan kepada Kasatreskrim Polres Bima AKP Abdul Malik SH, jika para peserta undangan teman dari Almarhum Dafa Prabowo sudah dimintai keterangan. Maka hal ini, segera memanggil dan memproses dan mengamankan Panitia penyelanggara Pelaksana Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Angkatan Ke V Kampus STIPAR Soromandi Bima. Sekretariat jln: Desa Oi Panihi, Kecamatan Tambora, Kabupaten, Bima, NTB. Nomor 03/PAN-PEL KKN/STPS/II/2026

Beredar Perihal : Undangan Kepada Yth, Dengan dilaksanakannya kegiatan camping edukasi yang diadakan oleh kami Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Angkatan Ke V Kampus Stipar Soromandi Bima di Desa Oi Panihi, Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima. Dengan tema “Membangun Generasi Cinta Alam Dan Sadar Wisata” Maka, kami mengundang bapak/Ibul saudara(i) untuk menghadiri Kegiatan yang kami maksud. Akan dilaksanakan pada sabtu-minggu, Hari/tanggal 14-15, februari 2026. Waktu 08:00 wita-selesai. Tempat savana Doro Mbolo, Desa oi panihi”.

Atas kejadian menimpah anaknya, Ayah korban almarhum Dafa Prabowo asal Desa Labuan Kananga, Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima. Meminta kepolisian Penyidik dan Kasat Reskrim Polres Bima pemproses pihak kampus STIPAR Soromandi Bima serta memanggil pihak pelaksana kegiatan, pemateri.

Tentu adanya akibat pasti ada sebab, apalagi keributan dilokasi acara sampai tiga kali hingga korban menghembuskan nafasnya di jurang di evakuasi oleh seorang konten Kreator “Ompu Jalo” merupakan pemateri dalam seminar tersebut. Ungkap Ayah korban saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp pribadinya bertepatan do’a hari ke 7 almarhum

Saya tidak berkata-kata lagi adanya kejadian dengan sangat tragis, melihat seluruh kujur tubuhnya. hal ini juga Panitia Pelaksana Mahasiswa KKN Tematik Angkatan Ke V Kampus STIPAR Soromandi Bima secara resmi dilaporkan.

Harapan saya kepada pihak kepolisian Polres Bima agar menegakkan hukum tidak pandang bulu, mana orang yang mampu dan tidak mampu. Kasus ini jangan di anggap sebagai lelucon dan menjadikan hanya pada delapan orang sebagai terduga pelaku yang telah menyerahkan diri ke Polsek Sanggar yang dijerat, Tegakkan hukum seadil-adilnya apa motif sebenarnya dibalik lokasi kegiatan. Tegasnya Ayah Dafa Prabowo sambil menangis

Nanti simak selengkapnya Media Liputan Benuanews.com tentang tragedi pelajar SMA 3 Pekat jatuh ke jurang, dalam pernyataan Kasat Reskrim Polres Bima AKP Adbul Malik SH saat diwawancarai wartawan pada hari Sabtu tanggal 21/02/2026, melakukan klarifikasi mendatangi ruangan kerja Kasat Reskrim Polres Bima terkait motif dan kronologi kejadian kematian tragis Jatuh di jurang menimpah almarhum Dafa Prabowo Pelajar SMAN 3 Pekat Kabupaten Dompu.

Menanggapi pertanyaan Kasatreskrim Polres Bima AKP Adbul Malik SH mengatakan bahwa atas kematian almarhum Dafa Prabowo panik ketakutan karena ada keributan di lokasi acara sehingga melarikan diri akhirnya jatuh kejurang tidak ada yang mengejar dia, “ini bukan kata saya tapi kata teman-teman yang jadi saksi”. Ungkap Kasat Reskrim

Saat tanyakan apa motif sebenarnya terjadi mengakibatkan korban melarikan diri sampai jatu kejurang, Dengan adanya kejadian sehingga 8 warga desa Kawinda Na’e serahkan dirinya kepada pihak aparat penegak hukum APH Polsek sanggar dan penyakit mengambil untuk di amankan. ” Karena pada intinya kami dari Reskrim tetap mendalami apakah ada pidananya terkait tuju orang, tetapi yang pasti baru satu mengunakan parang masuk dalam undang-undang darurat”. Ujarnya

Lalu bagaimana pihak panitia penyelenggara kegiatan camping Edukasi diduga tidak memiliki izin untuk mengantisipasi situasi demi keamanan dan keselamatan peserta, apakah pihak Reskrim enggan untuk melayangkan surat pemanggilan guna diproses ini So’al korban nyawa. ” Hal ini kami pun takut akan disomasi dalam menahan dan apalagi menetap tersangka tanpa kejelasan pidananya, terkait panitia pelaksana kegiatan tersebut tetap akan dipanggil”. Tutupnya Kasatreskrim Polres Bima

Pertanyaan wartawan saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp pribadinya Kapolsek Tambora, dalam acara seminar camping Edukasi di adakan pihak Panitia Pelaksana Mahasiswa KKN Tematik Angkatan Ke V Kampus STIPAR Soromandi Bima. Dengan tema “Membangun Generasi Cinta Alam Dan Sadar Wisata” lokasi di Savana Dorombolo Desa Oi Panihi.

Apakah pihak panitia kegiatan tersebut mengajukan permohonan izin dan melayangkan surat izin kegiatan kepada pihak Polsek Tambora. Dalam Hal ini, selaku awak media melakukan konfirmasi dan klarifikasi demi keseimbangan pemberitaan. Terkait motif dari tragedi kematian almarhum Dafa Prabowo asal Desa labuan Kananga, Kecamatan Tambora. Mungkin bisa ditanggapi agar pemberitaan tidak menimbulkan persepsi lain atau isu hoax yang dipublikasikan.

Kapolsek Tambora, Suhandak mengatakan. Setau saya hanya ada surat pemberitauan undangan dalam giat tersebut maka saya perintakan Bhabinkambtibmas dan yang piket untuk memonitor melakukan pengamanan. Setelah jam 11.30 wita Anggota balik kanan ke Polsek, sesampainya di polsek Bhabinkamtibmas Oi Panihi di telpon oleh ibu Kades Oi Panihi ada kejadian perkelahian langsung anggota balik ke lokasi.

Cuman Pemberitahuan Undangan untuk menghadiri saja??”. Kapolsek Tambora Suhandak: Iya. Jawab singkatnya

Masih misteri Kematian Almarhum Dafa Prabowo Pelajar kelas 3 dengan 8 Orang Menyerahkan diri di Polsek Sanggar. ” Rangkaian Pristiwa dan Berkas Pengaduan Sudah diserahkan Polres Bima”. Kata Kapolsek Tambora Kabupaten Bima

Undangan dan pamflet kegiatan kemah di Savana Dorombolo Desa Oi Panihi merenggut nyawa anaknda Dafa prabowo, semoga pihak Polres Bima Mengungkap Kasus ini seterang-terangnya dan Menegakkan Keadilan tanpa pandang bulu” . Ungkap Paman Almarhum

(ARY)

scroll to top