Mataram NTB benuanews.com – Perayaan budaya dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun 2026 di Kota Mataram berlangsung meriah dan sukses. Parade Ogoh-ogoh dan tradisi Perang Api yang digelar pada Rabu (18/03/2026) berjalan aman, tertib, dan lancar, serta menyedot perhatian ribuan masyarakat.
Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, SIK.,MH., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan dua event budaya tahunan tersebut.
Sepanjang Jalan Pejanggik, ribuan masyarakat tampak memadati area parade untuk menyaksikan ogoh-ogoh yang diarak oleh peserta dari berbagai banjar di Kota Mataram. Antusiasme warga terlihat tinggi, bahkan tetap bertahan meski di bawah terik matahari.
Tidak hanya itu, tradisi Perang Api yang digelar pada malam harinya juga tak kalah menyita perhatian. Ribuan penonton dari berbagai daerah di NTB hingga wisatawan mancanegara turut memadati lokasi untuk menyaksikan atraksi budaya yang sarat makna tersebut.
Kapolresta Mataram menilai keberhasilan penyelenggaraan kedua event ini merupakan hasil sinergi kuat antara berbagai pihak, mulai dari pemerintah, TNI-Polri, hingga masyarakat.
“Atas nama pribadi dan institusi, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan Parade Ogoh-ogoh dan Perang Api tahun ini,” ungkapnya kepada media, Kamis (19/03/2026).
Ia juga memberikan penghargaan kepada masyarakat yang telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib, sehingga situasi tetap kondusif sepanjang acara berlangsung.
Selain itu, apresiasi khusus disampaikan kepada personel gabungan yang terlibat dalam pengamanan, terdiri dari jajaran Polresta Mataram, Polda NTB, Brimob NTB, Kodim 1606/Mataram, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta kelompok masyarakat seperti Pamswakarsa.
“Terima kasih kepada seluruh personel gabungan yang telah melaksanakan tugas pengamanan dengan baik serta mampu mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, sehingga kegiatan dapat berjalan aman dan lancar,” tegasnya.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi dan kesadaran bersama mampu menghadirkan perayaan budaya yang tidak hanya meriah, tetapi juga aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.(Dv)