LUBUK LINGGAU.(Benuanews.com)-Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kota Lubuk Linggau dikemas dengan cara yang lebih dekat dengan generasi muda. Polres Lubuk Linggau Polda Sumsel menggelar Turnamen Mobile Legends Kapolres Lubuk Linggau Cup 2026 sebagai ruang bagi para remaja untuk menyalurkan bakat, mengembangkan potensi, sekaligus membangun karakter melalui kompetisi yang sehat dan sportif.
Turnamen yang resmi dibuka Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi, S.H., S.I.K., M.I.K., di Aula Tathya Dharka Polres Lubuk Linggau, Jumat (26/6/2026), diikuti 40 tim dari Kota Lubuk Linggau maupun daerah lain. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa e-sport kini menjadi salah satu wadah positif bagi generasi muda untuk berprestasi.
Pembukaan turnamen turut dihadiri Wakapolres Lubuk Linggau Kompol M. Syamsul Zahri, S.H., M.Si., para Pejabat Utama Polres Lubuk Linggau, Ketua ESI Kota Lubuk Linggau Enggi Cahyogi Putra, Ketua ESI Musi Rawas Tiar, serta puluhan atlet e-sport yang siap bersaing secara sehat.
Sebanyak 25 pertandingan babak awal langsung digelar menggunakan sistem gugur. Para peserta tidak hanya memperebutkan gelar juara, tetapi juga kesempatan menjadi wakil Polres Lubuk Linggau menuju tingkat Polda Sumsel hingga berpeluang tampil pada Kapolri Cup 2026.
Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi mengatakan bahwa turnamen ini merupakan bagian dari transformasi pendekatan Polri kepada generasi muda. Melalui e-sport, Polri ingin menghadirkan ruang yang produktif sehingga remaja dapat mengembangkan bakat sekaligus terhindar dari berbagai bentuk pergaulan negatif.
“Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi perayaan bagi institusi Polri, tetapi juga momentum untuk membangun kebersamaan dengan masyarakat, khususnya anak-anak muda yang memiliki semangat, kreativitas, dan potensi besar untuk berprestasi,” ujar Kapolres.
Ia menjelaskan bahwa e-sport saat ini telah berkembang menjadi cabang olahraga prestasi yang membutuhkan kemampuan berpikir strategis, komunikasi, disiplin, dan kerja sama tim.
“Kami ingin para peserta menjadikan turnamen ini sebagai tempat belajar, berkompetisi secara sehat, memperluas persahabatan, serta mempersiapkan diri menuju level yang lebih tinggi. Kami berharap akan lahir atlet-atlet e-sport berprestasi yang mampu mengharumkan nama Sumatera Selatan di tingkat nasional,” tambahnya.
Kegiatan ini memiliki nilai strategis karena menjadi salah satu upaya preventif Polri dalam membangun kedekatan dengan generasi muda melalui aktivitas yang edukatif dan kompetitif. Dengan menyediakan ruang positif bagi remaja, Polri turut berkontribusi dalam mencegah keterlibatan anak muda pada penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, tawuran, perjudian daring, maupun bentuk pergaulan negatif lainnya.
Turnamen ini juga menjadi bukti bahwa Polri terus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan memahami minat generasi digital. Kehadiran Polri di tengah komunitas e-sport diharapkan mampu memperkuat komunikasi, meningkatkan kepercayaan publik, serta membangun budaya kompetisi yang sehat dan bertanggung jawab.
Kegiatan tersebut sejalan dengan program Kapolda Sumsel “Sudahkah Anda Berbuat Baik Hari Ini”, yang mendorong seluruh personel untuk menghadirkan manfaat nyata melalui pembinaan generasi muda, penguatan karakter, dan pemberian ruang bagi lahirnya prestasi-prestasi baru.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Polri untuk semakin dekat dengan seluruh lapisan masyarakat, termasuk generasi muda.
“Polri ingin menjadi mitra bagi anak-anak muda dalam mengembangkan potensi dan prestasi mereka. Turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga media pembinaan karakter, sportivitas, disiplin, dan kolaborasi sehingga generasi muda memiliki ruang yang positif untuk berkembang,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.
Melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, Polda Sumsel terus memperkuat pendekatan humanis dan kolaboratif. Semangat Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan menjadi penguat sinergi antara Polri dan generasi muda dalam menciptakan lingkungan yang aman, produktif, serta melahirkan talenta-talenta berprestasi yang membanggakan Sumatera Selatan dan Indonesia.(wahyudi)
