Hari Kedua Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Batang Limun, Aparat Gabungan Sisir Lokasi Hingga Senja

1001633198.jpg

SAROLANGUN.(Benuanews.com)– Upaya pencarian korban tenggelam di aliran Sungai Batang Limun, Desa Moenti, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, terus dilakukan secara intensif oleh tim gabungan.

Hingga hari kedua, Minggu (19/4/2026), korban bernama Midin Torik masih belum berhasil ditemukan.

Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H melalui Kapolsek Limun, IPTU Usaha Sitepu, S.E,membenarkan bahwa pencarian memasuki hari kedua pasca insiden perahu ketek terbalik yang terjadi pada Sabtu (18/4/2026).

“Pencarian hari kedua dimulai sejak pukul 07.45 WIB dengan melibatkan tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Basarnas, serta dibantu masyarakat setempat,” ungkap Kapolsek.

Insiden nahas tersebut diketahui melibatkan satu unit perahu ketek yang mengangkut tujuh penumpang dan dua unit sepeda motor. Perahu tersebut terbalik di aliran Sungai Batang Limun, menyebabkan satu orang dilaporkan hanyut dan hingga kini belum ditemukan.

Dalam operasi pencarian, sejumlah pejabat daerah turut hadir memantau langsung, di antaranya Sekda Sarolangun, Wakapolres Sarolangun, serta Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sarolangun. Kehadiran mereka menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menangani musibah ini.

Tim gabungan melakukan penyisiran menggunakan perahu karet milik BPBD serta perahu ketek milik warga. Metode pencarian dilakukan secara terpadu, baik melalui jalur sungai maupun penyisiran darat di sepanjang aliran sungai.

Sekitar pukul 13.35 WIB, pencarian dilanjutkan dengan pembagian dua sesi, yakni penyisiran darat dan penyisiran aliran sungai. Namun hingga sore hari, korban belum juga ditemukan.

“Sekira pukul 18.00 WIB, kegiatan pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada Senin (20/4/2026) pukul 06.00 WIB,” jelas IPTU Usaha Sitepu.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius, mengingat kondisi arus Sungai Batang Limun yang cukup deras serta minimnya alat keselamatan dalam transportasi air masyarakat.

Aparat mengimbau warga agar lebih waspada dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sungai.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih akan terus dilanjutkan dengan harapan korban segera ditemukan.

scroll to top