H Mashuri Pantau Proyek Pasar Muara Madras,Tidak Tuntas Rekanan Akan Blacklist

IMG-20221116-WA0040.jpg

Bangko.(Benuanews.com) – Disela-sela kesibukannya sebelum membuka acara peringatan Hari Krida Pertanian (HKP) ke-50 tingkat Provinsi Jambi di Lapangan Desa Lubuk Pungguk Kecamatan Jangkat, Bupati Merangin H Mashuri sempat memantau proyek Pasar.

Dikatakan bupati berdasarkan pantauannya, progress pengerjaan proyek Pasar Muara Madras itu, sudah mencapai 33 persen. ‘’Alhamdulillah kita belum menemukan kejanggalan pada proyek ini,’’ujar Bupati, Selasa (15/11).

Pondasi tiang kontruksi ‘cakar ayam’ dengan kedamalam mencapai 1,10 meter sudah sesuai dengan perencanaannya. Begitu juga dengan ukuran besi dan beberapa sisi balok beton  yang dibuat, juga sudah sesuai perencanaan.

Namun demikian jelas bupati, proyek pembangunan Pasar Muara Madras itu, pengerjaannya harus sudah tuntas pada Desember 2022 nanti. ‘’Jika sampai Desember Proyek Pasar ini tidak tuntas, rekanannya akan kita blacklist,’’tegas Bupati.

Proyek pembangunan dan pengelolaan sarana distribusi perdagangan pembangunan Pasar Muara Madras tersebut, menghabiskan dana Rp 1.388.639.518,- bersumber dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Merangin 2022.

Proyek yang akan menjadi ‘urat nadi’ perekonomian masyarakat Desa Muara Madras dan sekitarnya itu, dikerjakan oleh CV Graha Kencana dengan nomor kontrak 02/Kont/DKUKMPP/2022 tanggal kontrak 01 September 2022.

‘’Saya harapkan rekanan serius dalam mengerjakan proyek ini. Pengerjaan proyek pasar ini banyak yang memantau, jadi rekanan jangan coba-coba ‘bermain’,’’tegas Bupati lagi sangat serius. (Ran)

scroll to top