Distan Kabupaten Agam Berikan Perhatian Khusus Kepada Pembudidaya Kaktus

WhatsApp-Image-2020-07-02-at-15.18.42.jpeg
Lubuk Basung (benua) – Dua Kelompok Tani Wanita (KWT) pembudidaya tanaman kaktus di Kecamatan Tanjung Mutiara Kabupaten Agam Sumatera Barat mendapat perhatian khusus dari Dinas Pertanian Kabupaten Agam, untuk mengembangkan tanaman hias sebagai penompang perekonomian dan pariwisata.“Pengembangan kaktus ini kami giatkan bersama Kelompok Wanita Tani Cemara Indah di kawasan Pasie Tiku, dan Kelompok Wanita Tani Tiara di Banda Gadang Kecamatan Tanjung Mutiara,” Kepala Dinas Pertanian Agam, Arief Restu melalui Kepala Bidang Hortikultura, Sari Mustika, SP.MSi, Kamis (2/7).Dia menambahkan saat ini kedua kelompok tani tersebut sedang pengembangan tanaman kaktus hias. Setidaknya 1.500 bibit kaktus beraneka jenis, dibina dari proses pembibitan, perawatan hingga pengembangan. Nantinya, Distan Agam akan menggandeng kelompok tersebut hingga pemasaran.Kenapa memilih tanaman kaktus, sambungnya, karena budidaya tanaman kaktus tidak membutuhkan biaya yang cukup besar. Selain itu, perawatan dan pembudidayaan kaktus tidak begitu sulit, selain itu kaktus memang sangat tahan terhadap kekeringan karena akar serabutnya mampu menyerap dan menyimpan air di bagian batang dalam waktu yang lama. Sebagian jenis kaktus dapat tumbuh pada waktu lama tanpa air, sementara sebagian lagi tetap membutuhkan air untuk hidup.“Tanaman kaktus dari segi perawatan tidak begitu sulit. Intinya jangan sampai si tanaman terkena air terlalu banyak, karena tidak bagus bagi pertumbuhannya,” jelas Sari Mustika.ditambahkan, pengembangan kaktus di Pasie Tiku sekarang, bagi wisatawan yang berkunjung tentu akan meliriknya, jika mereka tertarik tentu mereka akan membeli sebagai buah tangan, jadi masyarakat sekitar tidak lagi hanya bergantung pada hasil laut saja.Kemudian, sambungnya lagi, pihaknya berharap kawasan pengembangan kaktus tersebut bisa jadi kawasan florikultura. Kawasan florikultura ini bisa menjadi destinasi wisata tersendiri.(tim)

Tim Opsnal Narkoba Polres Agam Tangkap Pembawa Ganja

IMG-20200702-WA0009.jpg
Lubuk Basung (benua) -Tim Opsnal Resnarkoba Polres Agam kembali menangkap salah seorang pemuda di pandakian Jorong Sikabu Kenagarian Kampung Tangah Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam Sumatera Barat yang diduga penyalahgunaan Narkotika jenis ganja.
Hal tersebut disampaikan Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan melalui Kasat Res Narkoba Polres Agam IPTU Awal Rama, telah dilakukan penangkapan terhadap diduga pelaku penyalahgunaan Narkotika Jenis ganja seorang pemuda TR (25) Tahun pekerjaan mahasiswa alamat Pandakian Jorong Sikabu Kenagarian Kampung Tangah Kec. Lubuk Basung Kab. Agam.
Penangkapan  Rabu (1/7) sekitar pukul 22.10. WIB bertempat di Pandakian Jorong Sikabu Kenagarian Kampung Tangah Kecamatan Lubuk Basung.
” Pelaku diamankan disaat berada dijalan sedang membawa bungkusan plastik yang dipenggang dengan tangan kirinya” ujar kasat.penangkapan terhadap pelaku  (TR) bertempat di Pandakian Jorong Sikabu Kenagarian Kampung Tangah Kecamatan  Lubuk Basung Kabupaten Agam, dimana pada saat akan dilakukan penangkapan oleh team opsnal satresnarkoba melihat pelaku sedang berjalan kaki yang tangan kiri memegang 1 buah bungkusan sampai penangkapan dari arah belakang serta  mengamankan barang dipegangi oleh pelaku.Barang bukti berupa 1 (satu) pakat yang diduga narkotika jenis ganja dibungkus dengan kertas nasi dilakban warna bening dan dibungkus kantong plastik warna hitam dilakban warna bening, 1  (satu) unit handphone merk realme warna biru, 1 (satu) helai celana training warna hitam merk armaour
Kemudian tersangka dan barang bukti dibawa ke kantor satresnarkoba polres agam guna dimintai keterangan dan diproses lebih lanjut. sesuai dengan Pasal 111 ayat (1) juncto Pasal 114 ayat (1) Undang – undang No. 35 tahun 2009, tentang penyalahgunaan Narkotika, dengan ancaman hukuman kurungan lebih dari 9 (sembilan) tahun.(tim)

Masjid Baru Bakal Berdiri di Polres Agam Dengan Bantuan Bank BRI

WhatsApp-Image-2020-07-01-at-19.26.50.jpeg
Lubuk Basung (benua) – HUT Bhayangkara ke 74 berbeda dengan tahun sebelumnya karena banyak yang istimewa salah satunya Polres Agam akan memiliki Masjid yang akan dibangun dalam jangka tiga bulan kedepan.Hal tersebut disampaikan Pimpinan Cabang BRI Kantor Cabang Bukittinggi, Hari Prasetyo di Lubukbasung, Rabu, disela acara HUT Bhayangkara ke 74 diPolres Agam, mengatakan Bank BRI akan membangun masjid baru yang berlokasi di bangunan mushalla sekarang ini dan pembangunan bakal dilakukan dalam beberapa hari ke depan.Dikatakan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Bukittinggi, Sumatera Barat sudah merencanakan untuk  membangun masjid milik Kepolisian Resor Agam menggunakan dana corporate social responsibility pada 2020.“Untuk alokasi dana CSR yang disalurkan dalam pembangunan itu belum bisa diberitahukan dan akan kita umumkan saat peresmian nantinya,” katanya.Pembangunan masjid itu ditargetkan selesai tiga bulan ke depan dengan ukuran 12×12 meter, Sementara pembangunan dilakukan di lokasi Mushala Al Qadar milik Polres Agam.“Ukuran masjid yang akan kita bangun hampir sama dengan ukuran mushala, namun bangunan mushala akan dirobohkan dan diganti dengan bangunan baru,” katanya.Sementara itu, Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan mengucapkan terima kasih kepada BRI yang akan membangun masjid.“Mudah-mudahan bantuan itu menjadi ladang ibadah bagi BRI nantinya,” katanya.Pihaknya baru kali ini mengajukan bantuan untuk renovasi mushala semenjak dibangun beberapa tahun lalu, maka Dwi mengajukan proposal ke perusahaan untuk renovasi dan BRI Cabang Bukittinggi menyetujui pembangunan dari dasar.“Mushala itu bakal kita jadikan sebagai masjid, agar jamaah tidak berbondong-bondong ke Masjid Agung Nurul Falah dengan jarak sekitar 50 meter dari Mapolres Agam,” katanya

Hari Ulang Tahun ( HUT) ke 74 Bhayangkara di Polres Agam Secara Virtual

WhatsApp-Image-2020-07-01-at-19.23.56.jpeg
Lubuk Basung (benua) – Hari Ulang Tahun ( HUT) ke 74 Bhayangkara di Polres Agam mengikuti protokol COVID – 19 secara virtual peserta upacara hanya diikuti hanya 10 orang.
Kapolres Agam, AKBP Dwi Nur Setiawan di Lubukbasung, Rabu, mengatakan protokol kesehatan COVID-19 dilakukan mulai dari upacara dan sukuran HUT Bhayangkara.

“Upacara dilakukan secara virtual di Aula Wibisono dengan peserta hanya 10 orang. Untuk acara sukuran juga dibatasi dengan 15 orang, tempat duduk diberi jarak dan memakai masker,” katanya.

Ia mengatakan, upacara secara virtual itu serentak diadakan di seluruh Indonesia yang dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Sedangkan tema HUT Bhayangkara Kamtibmas Kondusif Masyarakat Semakin Produktif. Untuk mendukung itu, Polres Agam siap bekerjasama dengan pemerintah setempat saat COVID-19.

“Kami siap menjaga objek wisata dan pasar tradisional agar pengunjung menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

Dalam memeriahkan HUT Bhayangkara, Polres Agam membagikan 20 ton sembako untuk 4 ribu warga terdampak COVID-19.
scroll to top