- Home
- Full Post Style

SOLOK (benuanews sumbar) — Perhatian Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit tidak hanya terfokus bagaimana menata pembangunan di daerah – daerah terpencil, tetapi senantiasa memikirkan kondisi daerah terpencil dalam mengatasi kesehatan masyarakat dan Insfrastruktur jalan.Untuk itu Nasrul Abit bersama Kepala Biro Kerja Sama Pembangunan dan Rantau, Drs. Luhur Budianda SY, M.Si, Kepala Biro Pemerintahan Sumbar Drs. Iqbal Ramadi Payana M.Si beserta rombongan kembali mengunjungi daerah terisolir di Provinsi Sumatera Barat.Kali ini yang menjadi target kunjungan adalah Nagari Garabak Data Kabupaten Solok. Namun sebelum menuju ke lokasi Wagub Sumbar bersama rombongan sengaja mampir di Puskesmas Kecamatan Hiliran Gumanti, Senin Pagi (10/8/2020).Disana, Wagub Sumbar Nasrul Abit tidak hanya sekadar berdialog dengan warga melainkan juga memberikan bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD) berupa, 10 pasang sepatu boot, 40 pakaian azmat, 13 kotak sarung tangan latex, 10 pcs masker N95, 15 kotak masker bedah (isi 50 pcs),15 buah google mask, 5 buah face shield, 40 botol handsanitizer, 7 buah thermogun dan 20 karung beras 5 kg.“Pemberian bantuan ini adalah bagian dari kepedulian untuk masyarakat. Saya harap bantuan, bisa meringankan kebutuhan Puskesmas, terkait adanya wabah virus Corona (Covid-19),” ucapnya.Wagub Sumbar mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif mengikuti seruan Pemerintah dalam memitigasi penyebaran COVID-19, baik melalui social/physical distancing.Selain itu Wagub Sumbar mengatakan, akan mengunjungi daerah terpencil Nagari Garabak Data yang dikelilingi oleh perbukitan. Jalan yang dipenuhi lubang dalam dan bergelombang serta tanjakan panjang dan penurunan curam harus ditempuh oleh rombongan tersebut dengan menempuh perjalanan lebih kurang tiga jam.Sangat jelas sekali, perjalanan menggunakan kendaraan khusus (4×4) sangat sulit ditempuh. Bahkan kendaraan rombongan sering kandas dikubangan lumpur.“Ini jangan dilihat dengan kesulitan jalannya, tapi bagaimana kita harus pikirkan mewujudkan masyarakat dengan menjadikan masyarakat sejahtera. Berkunjung ke Garabak Data dalam rangka mendorong percepatan pembangunan di sana,” kata Nasrul Abit.Selanjutnya Camat Hiliran Gumanti, Romi Hendrawan, S.Sos, M.Si mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kunjungan Kerja di wilayahnya.“Atas nama masyarakat Hiliran Gumanti, saya mengucapkan terima kasih tak terhingga terkhusus kepada Bapak Wagub Sumbar dan seluruh jajaran pemerintah provinsi yang telah berkunjung,” ungkapnya.Camat Romi Hendrawan berharap dalam kunjungan itu, pemprov Sumbar bisa memberikan solusi terhadap pembangunan infrastuktur jalan menuju daerah Garabak Data.“Karena daerah itu rusak parah dan sangat dinanti oleh masyarakat perbaikannya. Banyak keluarga kami terjebak disana. Jalan tersebut sangat strategis dilalui masyarakat antar kecamatan, untuk mengangkut hasil tani,” harapnya.Usai mendengarkan keluharan masyarakat, Wagub Sumbar berjanji akan membicarakan pihak-pihak terkait, termasuk ditingkat pusat.(nov)

Bangkinang (benuanews riau) – Pemerintah Kabupaten Kampar mendukung penuh dan menyambut baik pembangunan jalan Tol Bangkinang-Pangkalan tahap I.Hal tesebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Yusri saat mendampingi Kanwil BPN Riau M Syahrir, saat Konsultasi Publik Rencana Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Ruas Tol Bangkinang-Pangkalan tahap I di Aula Kantor Camat Bangkinang, senin (10/8).Yusri menyampaikan, bahwa dalam hal ganti rugi lahan pemerintah pusat bersama pihak pengelola dalam hal ini PT. Hutama Karya dan Badan Pertanahan Nasional sesuai dengan aturan yang telah ditetaplanYusri mengharapkan kepala pihak pengelola untuk melakukan pendekatan dengan baik kepada masyarakat, begitu juga masyarakat hendaknya bisa menerima apa saja yang menjadi haknya nanti.Sebelumnya sudah diketahui, bahwa pihak pengelola akan menganti rugi apa yang ada dalam lahan tersebut, masyarakat jangan ada dalam lahan dihadirkan pula saat ini. Untuk itu lengkapi surat tanah atau kepemilikan, apabila belum ada segera melapor ke Desa ataupun Camat.”terang Yusri”.Hal senada juga disampaikan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Riau Syahrir bahwa semua inventaris yang ada dalam lahan milik masyakatat akan di nilai sesuai dengan stadar ditetapkan.Dalam hal ini selain bangunan, tumbuhan juga akan dinilai baik pohon sawit sampai ketumbuhan ubi sekalipun. “Ungkap Syahrir”.(jd)

Batam (benuanews Kepri) – Konsul Jenderal Singapura di Batam, Mark Low merayakan hari kemerdekaan negaranya dengan kegiatan bakti sosial, berupa bantuan bahan pangan pokok diberikan ke Panti Asuhan Wais Al-Qarni, Tembesi Kecamatan Sagulung.Mark datang ke panti asuhan tersebut bersama sejumlah warga Singapura di Batam, Senin (10/8). Selain itu juga hadir Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batam, Marlin Agustina Rudi.“Baru kemarin Singapura merayakan hari kebangsaan. tahun yang luar biasa, Karena pandemi covid-19 Konsulat walaupun kondisi kurang bagus, kami tak bisa kurang semangat. Maka diputuskan untuk turun ke masyarakat, untuk membawa kebahagiaan ke masyarakat Batam, khususnya ke anak-anak yang kekurangan,” sebut Mark.Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Batam, Marlin Agustina Rudi pun mengucapkan terima kasih pada Konsulat Jenderal Singapura yang begitu peduli terhadap masyarakat Kota Batam.“Panti asuhan di Kota Batam banyak sekali. Saya sudah kelilingi semuanya. Kondisi sekarang memang memprihatinkan. Anak-anak kita ini butuh perhatian. Dari segi gizi, pendidikan, dan sebagainya. Ini salah satu hal yang dapat kita lakukan. Di samping pemerintah, mitra swasta dan instansi lainnya juga perlu berperan,” tutur Marlin.Selain anak panti asuhan, dampak pandemi covid-19 ini juga dirasakan kaum disabilitas. Beberapa waktu lalu Marlin sudah mengunjungi dan memberikan bantuan bagi para difabel. Dan ke depan akan diupayakan agar ada kegiatan untuk kelompok difabel ini.“Nanti kita akan audiensi juga, bagaimana mereka bisa diberdayakan. Kita berdoa bersama, semoga Singapura dan Batam bisa bebas covid-19. Sehingga masyarakat Singapura dan Batam bisa saling bersilaturahmi lagi,” tuturnya.Ketua Yayasan, Hamidan Lubis mengatakan panti asuhan ini sudah berusia hampir 5 tahun. Pertama dibuka di Perumahan Citra Laguna pada 2013 lalu. Kemudian yayasan mendapat hibah tanah di lokasi sekarang ini.“Pelan-pelan kami bangun di sini. Akhirnya pelan-pelan anak-anaknya sering ke sini juga. Adapun yang urgen saat ini adalah toilet,” ungkap Hamidan.Panti asuhan ini berlokasi di bukit kawasan Tembesi. Tepatnya di sebelah kiri jalur menuju Jembatan Barelang. Lokasinya yang baru dibuka, tidak banyak diketahui umum. Oleh karena itu Hamidan menyampaikan terima kasih atas kunjungan serta perhatian Konjen Singapura dan Ketua TP PKK Kota Batam tersebut.(df)

Batam (benuanews Kepri) – Sebanyak 12.467 peserta didik baru tingkat SD se-Kota Batam, mendapatkan bantuan baju seragam gratis dari Pemerintah Kota Batam, penyerahan seragam merah putih tersebut, dilakukan bertahap per kecamatan.Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan, pemberian seragam gratis tersebut dikarenakan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, tak ingin membebani wali murid yang terdampak Covid-19, seragam gratis berasal dari tanggungjawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/ CSR) dari Bank Riau Kepri.“Semoga ini bisa meringankan beban masyarakat. Kita tahu, saat ini sektor ekonomi sangat terdampak akibat Covid-19, dan Pak Wali tak ingin warga bertambah beban jika harus membeli seragam untuk anak-anak,” ujar AmsakarPenyerahkan secara simbolis seragam gratis se-Kecamatan Batuampar di SD 004 Batam, Tanjungsengkuang, Senin (10/8). Usai menyerahkan di Kecamatan Batuampar,berlanjut menyerahkan seragam gratis di Kecamatan Bengkong.Ia mengatakan, pembagian seragam gratis tersebut merupakan bentuk perhatian dan komitmen dari pemerintah membantu warga yang terdampak Covid-19 di Batam.“Anak didik ini harus kita perhatikan, kita bentuk karakter mereka sejak dini, karena di tangan merekalah Batam dititipkan ke depannya,” ujar Amsakar.Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan menyampaikan, kebijakan pemberian seragam bersumber dana CSR tersebut merupakan kebijakan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam. Bahkan, sebelum adanya bantuan seragam gratis tersebut, Pemko Batam tidak mewajibkan para siswa baru memiliki seragam.“Jadi ini seragam disiapkan gratis dan sudah kita bagikan saat ini,” ujarnya saat menyampaikan laporan di SD 004 Batam.Sesuai data, untuk se-Kota Batam, total seragam yang dibagikan sebanyak 12.467. Seragam itu khusus anak didik baru tingkat SD yang tersebar di 12 kecamatan. .Selain itu, untuk Kecamatan Nongsa, dari 12 SD, seragam yang dibagikan sebanyak 1.151. Seterusnya, Batamkota sebanyak 1.641 seragam yang akan dibagikan di 12 sekolah yang ada. Berpindah ke Lubukbaja, sebanyak 657 siswa yang tersebar di sembilan SD akan menerima seragam gratis.Kecamatan lainnya yang menerima seragam gratis; Sekupang sebanyak 1.837 seragam, Batuaji 1.201 seragam, Sagulung sebanyak 2.302, Seibeduk 928 seragam, Belakangpadang 313 seragam, Bulang sebanyak 225, dan Galang sebanyak 397 seragam.(df)