Nasrul Abit, Garansi Perbaikan 17 Km Jalan di Kabupaten Solok

WhatsApp-Image-2020-08-11-at-22.35.10.jpeg
SOLOK (benuanews sumbar) — Masyarakat di Nagari Garabak Data Kecamatan Tigo Lurah, Kabupaten Solok menumpuk harapannya kepada Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit Datuak Malintang Panai yang mampu membangun infrastruktur jalan di tempat mereka.Saat dikunjungi oleh rombongan Wagub Sumbar, mayoritas warga Nagari Garabak Data ini kebanyakan petani tersebut sangat kaget ada kendaraan roda empat bisa masuk ke desanya. Walaupun penuh kubangan lumpur, kendaraan khusus 4×4 hadir ditengah – tengah warga Nagari Garabak Data.Wagub Sumbar Nasrul Abit menyebutkan, untuk masuk ke Nagari Garabak Data membutuhkan perjuangan dan tingkat kesulitan tinggi, karena jalannya kecil dan rusak parah. Sepanjang jalan yang berlumpur dan bergelombang dengan tanjakan yang cukup tinggi, jarang sekali dilalui oleh kendaraan roda empat.“Kami dari kantor Kecamatan Hiliran Gumanti sampai di Garabak Data ini membutuhkan waktu tiga jam. Kedatangan kami kesini sangat jelas, yaitu ingin mengetahui sampai mana progres pembangunan disini,” ungkap Nasrul Abit, Senin (10/8/2020).Nasrul Abit menyampaikan, bahwa Ia akan terus melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke daerah-daerah terpencil dengan membawa para kepala OPD terkait, agar ikut merasakan bagaimana apa yang dirasakan masyarakat yang tinggal di daerah terpencil.Kunjungan ke daerah terpencil ini dinilai sangat penting agar bisa melihat secara nyata progres yang pembangunan yang sudah dilakukan, termasuk menyerap langsung aspirasi masyarakat setempat. Permasalahan infrastruktur dan pendidikan yang masih menjadi persoalan daerah terpencil akan dijadikan perhatian yang tak boleh dipisahkan.“Kita harus buka semua penghambat, agar perekonomian di sini tetap jalan,” ucap Nasrul Abit.Nasrul Abit menyebutkan, tadinya ada 18 kendaraan yang menuju ke Garabak Data, namun karena jalan rusak parah, hanya tinggal 12 kendaraan yang bisa masuk ke Nagari Garabak.“Kita sempat berhenti beberapa kali dijalan, banyak kendaraan yang kandas, termasuk kendaraan dari Dinas kehutanan. Sehingga sempat ditarik kembali keluar,” jelasnya.Diketahui jalan tersebut telah 22 tahun rusak parah dan sangat dinanti oleh masyarakat perbaikannya karena jalan tersebut sangat strategis dilalui masyarakat antar kecamatan, untuk mengangkut hasil Panen SawahSejak tahun 1998 yang lalu Pembangunan jalan Garabak Data sempat terhenti akibat masuk dalam kawasan Hutang Lindung. Pada akhir tahun 2019 pemprov Sumbar sudah mengajukan pengurusannya. Tahun ini dalam proses.“Kawasan hutan lindung merupakan kewenangan pusat. Saya minta pada Dinas PSDA, Dinas Kehutanan dan dinas terkait terus urus proses ini. Supaya jalan ini bisa dilalui dan perekonomian masyarakat bisa meningkat, sehingga terlepas dari daerah terisolir,” kata Nasrul Abit.Nasrul Abit menegaskan pembangunan infrastruktur jalan adalah priorita utama dalam peningkatan perekonomian Sumbar. Dengan diperbaikinya jalan, maka desa Garabak Data terbebas dari daerah terisolir.Tidak hanya itu saja, Nasrul Abit Garansi Perbaikan 17 Km jalan Garabak Data di Kabupaten Solok dengan harapan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.Selain itu, Kepala Biro Kerja Sama Pembangunan dan Rantau, Drs. Luhur Budianda SY, M.Si juga menyampaikan sampai saat ini daerah yang pernah dikunjungi wagub Sumbar, masih terkendala Infrastruktur, jaringan internet, kesehatan dan pendidikan masih menjadi persoalan daerah terpencil.“Semua kendala ini akan kita bahas nantinya bersama instansi terkait, sesuai kewenangan masing-masing,” ulas Budianda.Selama dua hari di Garabak Data ini, Wagub Sumbar menginap di salah satu rumah penduduk yang minim fasilitas, untuk merasakan langsung keadaan warga setempat. Selain itu Wagub Sumbar bisa menyerap aspirasi masyarakat setempat, dan kemudian dilanjtkan dengan meninjau sejumlah lokasi pembangunan infrastruktur jalan, kesehatan, pendidikan, jaringan informasi dan perekonomian masyarakat.“Kita sudah sering melakukan kunjungan ke daerah-daerah terpencil seperti Nagari Garabak Data, namun kali ini kita mengalami kesulitan menuju lokasi. Mudah-mudahan berjalan dengan lancar,” tuturnya.Budianda inginkan kunjungan ini terus dilanjutkan, karena pembangunan infrastruktur merupakan salah satu kunci untuk mencapai pertumbuhan ekonomi berkelanjutan bagi daerah.Pada kesempatan itu menurut Wali Nagari Garabak Data, Pardinal, S.Pd.I, masyarakat Garabak Data tertumpang harapanya kepada Nasrul Abit yang mampu membangun infrastruktur dan perekonomian daerah di Garabak Data.“Kami sangat bersyukur sekali atas kunjungan rombongan pemprov Sumbar, apalagi dikunjungi oleh seorang tokoh masyarakat Sumbar seperti Nasrul Abit, yang sangat mengerti akan keadaan Sumbar. Mudah-mudahan dengan kunjungan beliau ini membawa harapan baru bagi kami semua,” harap Walinagari Pardinal.Dalam kunjungan Wagub Sumbar tersebut dimanfaatkan oleh Walinagari Garabak Data untuk mengumpulkan warganya agar bisa menyampaikan keluhan terkait kesejahteraan warganya.“Kita berharap dengan kehadiran rombongan Wagub ini bisa memperbaiki infrastruktur jalan menuju Kecamatan, hanya itu agar kami bisa terbebas dari daerah terpencil,” tuturnya.Kunjungan kerja Wagub Sumbar ini diikuti oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumbar Asben Hendri, SE, MM, Kepala Biro Kerja Sama Pembangunan dan Rantau, Drs. Luhur Budianda SY, M.Si, Kepala Biro Pemerintahan Sumbar Drs. Iqbal Ramadi Payana M.Si beserta rombongan OPD lainnya.(nov)

Wagub Sumbar Kunjungi Daerah Terisolir, Insfrastruktur Jalan Harus Disegerakan

WhatsApp-Image-2020-08-11-at-19.10.28-1.jpeg
SOLOK (benuanews sumbar) — Perhatian Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit tidak hanya terfokus bagaimana menata pembangunan di daerah – daerah terpencil, tetapi senantiasa memikirkan kondisi daerah terpencil dalam mengatasi kesehatan masyarakat dan Insfrastruktur jalan.Untuk itu Nasrul Abit bersama Kepala Biro Kerja Sama Pembangunan dan Rantau, Drs. Luhur Budianda SY, M.Si, Kepala Biro Pemerintahan Sumbar Drs. Iqbal Ramadi Payana M.Si beserta rombongan kembali mengunjungi daerah terisolir di Provinsi Sumatera Barat.Kali ini yang menjadi target kunjungan adalah Nagari Garabak Data Kabupaten Solok. Namun sebelum menuju ke lokasi Wagub Sumbar bersama rombongan sengaja mampir di Puskesmas Kecamatan Hiliran Gumanti, Senin Pagi (10/8/2020).Disana, Wagub Sumbar Nasrul Abit tidak hanya sekadar berdialog dengan warga melainkan juga memberikan bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD) berupa, 10 pasang sepatu boot, 40 pakaian azmat, 13 kotak sarung tangan latex, 10 pcs masker N95, 15 kotak masker bedah (isi 50 pcs),15 buah google mask, 5 buah face shield, 40 botol handsanitizer, 7 buah thermogun dan 20 karung beras 5 kg.“Pemberian bantuan ini adalah bagian dari kepedulian untuk masyarakat. Saya harap bantuan, bisa meringankan kebutuhan Puskesmas, terkait adanya wabah virus Corona (Covid-19),” ucapnya.Wagub Sumbar mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif mengikuti seruan Pemerintah dalam memitigasi penyebaran COVID-19, baik melalui social/physical distancing.Selain itu Wagub Sumbar mengatakan, akan mengunjungi daerah terpencil Nagari Garabak Data yang dikelilingi oleh perbukitan. Jalan yang dipenuhi lubang dalam dan bergelombang serta tanjakan panjang dan penurunan curam harus ditempuh oleh rombongan tersebut dengan menempuh perjalanan lebih kurang tiga jam.Sangat jelas sekali, perjalanan menggunakan kendaraan khusus (4×4) sangat sulit ditempuh. Bahkan kendaraan rombongan sering kandas dikubangan lumpur.“Ini jangan dilihat dengan kesulitan jalannya, tapi bagaimana kita harus pikirkan mewujudkan masyarakat dengan menjadikan masyarakat sejahtera. Berkunjung ke Garabak Data dalam rangka mendorong percepatan pembangunan di sana,” kata Nasrul Abit.Selanjutnya Camat Hiliran Gumanti, Romi Hendrawan, S.Sos, M.Si mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kunjungan Kerja di wilayahnya.“Atas nama masyarakat Hiliran Gumanti, saya mengucapkan terima kasih tak terhingga terkhusus kepada Bapak Wagub Sumbar dan seluruh jajaran pemerintah provinsi yang telah berkunjung,” ungkapnya.Camat Romi Hendrawan berharap dalam kunjungan itu, pemprov Sumbar bisa memberikan solusi terhadap pembangunan infrastuktur jalan menuju daerah Garabak Data.“Karena daerah itu rusak parah dan sangat dinanti oleh masyarakat perbaikannya. Banyak keluarga kami terjebak disana. Jalan tersebut sangat strategis dilalui masyarakat antar kecamatan, untuk mengangkut hasil tani,” harapnya.Usai mendengarkan keluharan masyarakat, Wagub Sumbar berjanji akan membicarakan pihak-pihak terkait, termasuk ditingkat pusat.(nov)

Kampar Dukung Penuh Pembangunan Ruas Tol Bangkinang-Pangkalan

Tol-Bangkinang.jpg
Bangkinang (benuanews riau) – Pemerintah Kabupaten Kampar mendukung penuh dan menyambut baik pembangunan jalan Tol Bangkinang-Pangkalan tahap I.Hal tesebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Yusri saat mendampingi Kanwil BPN Riau M Syahrir, saat Konsultasi Publik Rencana Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Ruas Tol Bangkinang-Pangkalan tahap I di Aula Kantor Camat Bangkinang, senin (10/8).Yusri menyampaikan, bahwa dalam hal ganti rugi lahan pemerintah pusat bersama pihak pengelola dalam hal ini PT. Hutama Karya dan Badan Pertanahan Nasional sesuai dengan aturan yang telah ditetaplanYusri mengharapkan kepala pihak pengelola untuk melakukan pendekatan dengan baik kepada masyarakat, begitu juga masyarakat hendaknya bisa menerima apa saja yang menjadi haknya nanti.Sebelumnya sudah diketahui, bahwa pihak pengelola akan menganti rugi apa yang ada dalam lahan tersebut, masyarakat jangan ada dalam lahan dihadirkan pula saat ini. Untuk itu lengkapi surat tanah atau kepemilikan, apabila belum ada segera melapor ke Desa ataupun Camat.”terang Yusri”.Hal senada juga disampaikan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Riau Syahrir bahwa semua inventaris yang ada dalam lahan milik masyakatat akan di nilai sesuai dengan stadar ditetapkan.Dalam hal ini selain bangunan, tumbuhan juga akan dinilai baik pohon sawit sampai ketumbuhan ubi sekalipun. “Ungkap Syahrir”.(jd)

Konjen Singapura Serahkan Bantuan ke Panti Asuhan Wais Al-Qarni

Singapure.jpg
Batam (benuanews Kepri) – Konsul Jenderal Singapura di Batam, Mark Low merayakan hari kemerdekaan negaranya dengan kegiatan bakti sosial, berupa bantuan bahan pangan pokok diberikan ke Panti Asuhan Wais Al-Qarni, Tembesi Kecamatan Sagulung.Mark datang ke panti asuhan tersebut bersama sejumlah warga Singapura di Batam, Senin (10/8). Selain itu juga hadir Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batam, Marlin Agustina Rudi.“Baru kemarin Singapura merayakan hari kebangsaan. tahun yang luar biasa, Karena pandemi covid-19 Konsulat  walaupun kondisi kurang bagus, kami tak bisa kurang semangat. Maka diputuskan untuk turun ke masyarakat, untuk membawa kebahagiaan ke masyarakat Batam, khususnya ke anak-anak yang kekurangan,” sebut Mark.Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Batam, Marlin Agustina Rudi pun mengucapkan terima kasih pada Konsulat Jenderal Singapura yang begitu peduli terhadap masyarakat Kota Batam.“Panti asuhan di Kota Batam banyak sekali. Saya sudah kelilingi semuanya. Kondisi sekarang memang memprihatinkan. Anak-anak kita ini butuh perhatian. Dari segi gizi, pendidikan, dan sebagainya. Ini salah satu hal yang dapat kita lakukan. Di samping pemerintah, mitra swasta dan instansi lainnya juga perlu berperan,” tutur Marlin.Selain anak panti asuhan, dampak pandemi covid-19 ini juga dirasakan kaum disabilitas. Beberapa waktu lalu Marlin sudah mengunjungi dan memberikan bantuan bagi para difabel. Dan ke depan akan diupayakan agar ada kegiatan untuk kelompok difabel ini.“Nanti kita akan audiensi juga, bagaimana mereka bisa diberdayakan. Kita berdoa bersama, semoga Singapura dan Batam bisa bebas covid-19. Sehingga masyarakat Singapura dan Batam bisa saling bersilaturahmi lagi,” tuturnya.Ketua Yayasan, Hamidan Lubis mengatakan panti asuhan ini sudah berusia hampir 5 tahun. Pertama dibuka di Perumahan Citra Laguna pada 2013 lalu. Kemudian yayasan mendapat hibah tanah di lokasi sekarang ini.“Pelan-pelan kami bangun di sini. Akhirnya pelan-pelan anak-anaknya sering ke sini juga. Adapun yang urgen saat ini adalah toilet,” ungkap Hamidan.Panti asuhan ini berlokasi di bukit kawasan Tembesi. Tepatnya di sebelah kiri jalur menuju Jembatan Barelang. Lokasinya yang baru dibuka, tidak banyak diketahui umum. Oleh karena itu Hamidan menyampaikan terima kasih atas kunjungan serta perhatian Konjen Singapura dan Ketua TP PKK Kota Batam tersebut.(df)
scroll to top