Kapala Desa Kanjilo Melakukan Terobosan Dengan Membangun Gedung Serba Guna

Gowa (Benuanews.com), Jum’at, 28/8/2020 Kepala Desa Kanjilo Ibu Hj. Nuriani mencoba melakukan suatu terobosan baru yaitu dengan membangun satu unit gedung serba guna yang megah untuk masyarakat yang berlokasi di dusun Tangngalla desa Kanjilo kacamatan Barombong kabupaten Gowa.Kepala Desa Kanjilo Ibu Hj, Nuriani menuturkan bahwa untuk pembangunan gedung tersebut akan menggunakan anggaran biaya kurang lebih Rp. 981 juta dengan menggunakan anggaran thn, 2019 dan anggaran tahun 2020.Pembangunan Gedung Serbaguna tersebut dikemas dalam dua tahap yaitu pada tahap pertama menggunakan anggaran tahun 2019 senilai Rp. 611.023.300,- sedangkan untuk tahap kedua (Tahap penyelesaian) akan menggunakan anggaran tahun 2020 dengan biaya kurang lebih Rp. 370 juta sehingga total biayanya kurang lebih Rp. 981 juta. Adapun Sumber dana adalah dari Dana Desa (DDS), sedangkan Pelaksana proyek Pembangunan adalah Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa Kanjilo ungkap Ibu Kades. *Ketika ditanya peruntukan Gedung Serba Guna itu sendiri Ibu Hj. Nuriani menuturkan bahwa Gedung itu nantinya akan dioperasikan untuk kepentingan masyarakat Desa Kanjilo baik itu acara hanjatan masyarakat maupun kegiatan kegiatan Pemerintahan Desa Kanjilo Kuncinya.*Reporter by. : Budibenuanews

Hari Anak Nasional, Wakil Bupati Bantaeng Ajak Masyarakat Jaga Hak Anak

Bantaeng (Benuanews.com), Kamis (27/08/2020). Mengusung tema “Anak Terlindungi Bantaeng Maju Tetap Gembira Di Rumah”, Hari Anak Nasional Tingkat Kabupaten Bantaeng telah dilangsungkan di Kantor Desa Bonto Jai, Kec. Bissappu, Kamis Pagi.Kegiatan yang rutin dilaksanakan ini merupakan momentum guna meningkatkan kepedulian bangsa terhadap anak Indonesia agar tumbuh dan berkembang secara maksimal. Tujuannya untuk menghasilkan penerus bangsa yang sehat cerdas dan berakhlak mulia.Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin yang pada kesempatan itu membacakan sambutan Bupati Bantaeng mengatakan bahwa kegiatan ini sangat strategis sebagai wadah bagi masyarakat agar dapat berpartisipasi secara aktif untuk meningkatkan kepedulian dalam menjaga hak-hak anak tanpa diskriminasi. “Mari kita senantiasa ciptakan lingkungan dengan rasa aman, damai dan bahagia bagi anak-anak kita”, ujarnya.Dilakukan pula Pembacaan Suara Anak Kab. Bantaeng Tahun 2020, yang mana diantaranya meminta pemerintah daerah membuat Perda terkait usia minimal pernikahan anak. Mengharapkan agar tidak ada pekerja anak di Kab. Bantaeng, mencegah tindakan kejahatan berbasis cyber. Dan agar menghimbau orang tua memberikan edukasi kepada anak akan bahaya pergaulan bebas.Hadir pada kesempatan itu antara lain Ketua TP. PKK Bantaeng, Hj. Sri Dewi Yanti, para unsur Forum Koordinasi Daerah, Ketua DWP Bantaeng, Vinka Nandakasih, serta para Kepala SKPD dan para Camat lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng.Reporter by. : Hamzahbenuanews

Salwi T Dinobatkan Sebagai Datuak Rangkayo Moelia, Dibantah KAN Tiku Limo Jorong

Lubuk Basung (benuanews sumbar) –  Penobatan Salwi T sebagai Datuak Rangkayo Moelia Suku Melayu tidak diakui Kerapatan Adat Nagari (KAN) Tiku Lima Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, yang dikukuhkan pada Minggu (23/8).Hal tersebut disampaikan Sekretaris KAN Tiku Lima Jorong, Agus Maidi Sidi Bandaharo di Lubukbasung, beberapa waktu yang lalu saat datang ke Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Agam, didampingi Wakil Ketua KAN Tiku Lima Jorong Abdul Rahim Datuak Rangkayo Tuo, Amsirman Datuak Nangkodoh Rajo, Rangkayo Tuo Adat Gadiah Agiak Muhammad Danil dan tokoh masyarakat Ediwar di Kantor PWI Agam. Dia menyampaikan dasar pengangkatan tidak tidak ada, Salwi T menjadi Datuak Rangkayo Moelia akibat gelar datuak itu merupakan gelar sako atau gelar penghargaan.“Keberadaan gelar datuk tersebut didasari kebutuhan pemerintah Belanda pada zaman itu, Sutan Umar menjadi angku palo atau kepala desa adat. Atas dasar itu Soetan Umar diangkat menjadi penghulu Datuak Rangkayo Moelia,” jelasnya Dasar lain, pihak yang berkeinginan mengangkat Datuak Rangkayo Moelia ini tidak melakukan tahapan-tahapan atau proses mengangkat gelar di Minangkabau, maupun di Tiku Lima Jorong.Ini mengingat tidak ada kata sepakat dari suku, karena suku mandailiang di Tiku Lima Jorong sudah ada Datuak Hakim Bangso Dirajo Nan Sati dan merupakan petinggi dari kaum suku Mandailiang.“Kelompok ini tidak melibatkan kaum, tidak ada kata kesepakat dengan suku dan tidak ada kesepakatan dengan nagari,” katanya.Sebelum pengukuhan, pengurus KAN Tiku Lima Jorong mendapatkan informasi bahwa akan diadakan pengangkatan Datuak Rangkayo Moelia di Ujuang Labuang, Nagari Tiku Lima Jorong.Pihaknya sepakat untuk menolak pelantikan itu, karena tidak memiliki izin dari pihak berwajib dan warga sekitar, informasi acara pengangkatan Datuak Rangkayo Moelia disampaikan ke Polres Agam.Pada Sabtu (22/8) malam, Kapolres Agam, Dwi Nur Setiawan datang ke lokasi pelantikan dan meminta acara ditunda.Konfirmasi dari kerabat Salwi T, Boim mengatakan suku melayu berhak menobatkan Salwi T sebagai Datuak Rangkayo Moelia merupakan keluarga dari Datuak Rangkayo Moelia dan memprotes harusnya kaum mereka.Untuk syarat pelantikan berupa pusako meletakan saluak atau mahkota, disaksilan oleh pusako atau kaum dan yang menerima.Dengan kondisi COVID-19 dan kondisi lain, kaum sepakatan untuk melewakan dengan sederhana.(tim)

Peduli Penghijauan, Kapolres Gowa Bersama Anggotanya Menanam Pohon

Gowa (Benuanews.com), Bertempat di objek Wisata hutan pinus Lembanna kelurahan Pattapang kecamatan Tinggimoncong, Kapolres Gowa AKBP Boy Fs. Samola SIK.MH bersama personil Polsek Tinggimoncong melakukan penanaman pohon, Jumat (29/08/2020).Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian kapolres Gowa bersama anggotanya terhadap lingkungan di sekitar objek wisata hutan pinus lembanna yang sering di kunjungi oleh masyarakat.Dengan penuh semangat orang nomor satu di kepolisian Resor Gowa AKBP Boy Fs Samola SIK.MH juga mengajak putranya saat melakukan penanaman bibit pohon di sekitar objek wisata hutan pinus lembanna.Keakraban kapolres bersama anggotanya terlihat saat melakukan penanaman bibit pohon sehingga nantinya dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat.“Hari ini kami melakukan penanaman berbagai jenis pohon dan semoga di rasakan oleh anak cucu kita nantinya dan memberikan dampak yang positif bagi kesehatan kepada seluruh masyarakat di sekitarnya” Ujar BoyPenanaman pohon yang di lakukan ini bertujuan untuk mencegah terjadi bencana alam seperti tanah longsor dan menciptakan suasana yang asri kepada seluruh masyarakat”tambahnyaReporter by. : Hamzahbenuanews
scroll to top