- Home
- Full Post Style

Batam (benuanews.com) — Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Batam Syamsul Bahrum mendukung penuh rangkaian kegiatan Wisata New Normal 2020, Karang Taruna Galang bersama masyarakat Kecamatan Galang, selam bulan November 2020.Lomba Jong merupakan salah jenis perlombaan yang digelar selama kegiatan tersebut berlangsung. Secara khusus, Syamsul menilai, melalui Lomba Jong masyarakat telah ikut aktif melestarikan budaya.“Lewat Jong ini aspek budaya diperkuat. Saya sebagai Pjs Walikota sangat mendukung kegiatan ini,” kata Syamsul usai membuka Road Show Wisata New Normal 2020 di Pantai Setokok.Jong merupakan permainan tradisional Melayu berupa perahu kayu tanpa awak. Permainan ini menarik. Salah satunya yakni perahu-perahu disiapkan dengan warna yang beranekaragam. Tidak heran permainan ini menarik antusias warga maupun wisatawan.“Melalui Jong competition 2020 turut andil menjadi penggerak eco sport cultural tourism di Galang dan Batam pada umumnya,” imbuh dia.Secara umum, Wisata New Normal 2020 terdiri dari dua kegiatan utama, disamping kegiatan-kegiatan lain yang menyertainya. Dua kegiatan tersebut yakni Lomba Jong dan Gowes Wisata.Tidak hanya di Pantai Setokok, agenda yang sama juga akan digelar di tiga pantai yang berbeda, yakni pada tanggal 8 November 2020 di Pantai Melayu. Lalu pada tanggal 15 November 2020 di Pantai Sembulang. Kemudian pada tanggal 22 November 2020 di Pantai Elyora.“Kami mendorong selain pantai-pantai ini, pantai yang dikelola swasta seperti Mirota, Vio-vio juga melakukan even yang sama dengan melibatkan masyarakat setempat,” pungkasnya.Kontributor : David

Lebak Banten (benuanews.com) — Satresnarkoba Polres Lebak Polda Banten melaksanakan press conference pengungkapan kasus selama bulan Oktober tahun 2020 bertempat di Lobi Polres Lebak. (2/11)Di bulan Oktober tahun 2020,Sat Resnarkoba Polres Lebak telah berhasil mengamankan Puluhan Ribu butir Obat terlarang daftar G yaitu 24.000 eksimer,7000 butir tramadol HCL diamankan dari dua tersangka inisial JP dan KS di Kec. Cikulur Kab. Lebak setelah pelaku belanja barang dari Jakarta” ungkap Kasat Resnarkoba Polres Lebak Iptu Ilman Robiana,SH.Pelaku sebelumnya sudah mengedarkan di wilayah Banten Selatan dan sudah berjalan sekitar tiga bulan” lanjut Iptu Ilman Robiana,SH.Selain itu pada bulan Oktober Sat Resnarkoba Polres Lebak juga mengungkap kasus peredaran Shabu sebanyak 33 paket dibungkus permen kiss yang berhasil diamankan dari Tsk. DN.Kita juga mendapatkan penyerahan dari masyarakat berupa obat terlarang yang diamankan dari toko kosmetik yang tidak mempunyai izin dan tersangka sudah diamankan di rutan Polres Lebak.” Ujar Kasat Resnarkobaiptu Ilman juga menjelaskan “Atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal 197 atau pasal 196 UU RI tahun 2009 tentang kesehatan dan ancaman hukumannya maksimal 10 tahun penjara.Sedangkan para pelaku pengedar shabu dikenakan pasal 112 ayat(2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 20 tahun penjara,Kontributor : Aguh

LEBAK, (benuanews.com) – Kepolisian Resor Lebak Polda Banten mengadakan, syukuran HUT Humas Polri ke-69. Acara digelar bersama perwakilan media Lebak bertempat di Aula Polres Lebak, Senin (2/11).Sebelum acara syukuran dimulai pukul 09.00 WIB, peserta terlebih dahulu mengikuti zoom meeting terkait Hari Ulang Tahun (HUT) Humas Polri ke-69 Tahun 2020 Divhumas Polri yang dipimpin Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono.“Temanya dengan Semangat Propesionalisme, Humas Polri Siap Mewujudkan Kamtibmas yang kondusif dan masyarakat semakin produktif,” ungkap Irjen Pol Raden Prabowo Agro Yuwono.Dalam sambutannya Kapolres Lebak AKBP Ade Mulyana yang dibacakan Wakapolres Lebak Kompol Ari Satmoko mengucapkan terimakasih rekan media yang telah hadir dalam kegiatan tersebut.“Mudah-mudahan kedepan sinergitas humas Polres Lebak dan rekan media bisa terus terjalin guna mencegah berita Hoax khususnya diwilayah Lebak,” ungkap Ari Satmoko.Masih kata Ari, dengan pesatnya teknologi yang bisa berdampak positif dan negatif ini menjadi acuan bagi Humas Polri dalam rangka mewujudkan Kamtibmas yang kondusif dan masyarakat semakin produktif.“Tuntutan humas sekarang dituntun untuk lebih luas wawasan dengan melihat fenomena yang berkembang di masyarakat,” harapnya.Sementara perwakilan wartawan Lebak Fahdi Khalid mengucapkan selamat HUT Humas Polri ke-69.“Saya mewakili wartawan Lebak mengucapkan selamat hari ulang tahun Humas Polri yang ke-69,” kata Fahdi.Diakui pria yang menjabat Ketua PWI Lebak ini, Humas di Lebak cukup aktif dan update dalam menyajikan berita baik kepada pimpinan maupun masyarakat.“Hubungan humas Polres Lebak dan wartawan juga sudah terjalin dengan baik” tambahnya.Hadir dalam kesempatan itu Kabagren AKP Sadimun, Kasat Tahti IPTU KH Thamrin, Ketua PWI Lebak, Perwakilan Forwal Lebak, Ketua IWO Lebak, Perwakilan Pokja Lebak, Ketua DPC KWRI Lebak dan Perwakilan IJTI Lebak serta Personil Humas Polres Lebak.Kontributor : Aguh

Wonogiri-Jateng (Benuanews.com) — Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah memiliki potensi gempa yang beragam di musim hujan maupun musim kering. Letak geografis Wonogiri dibagian selatan merupakan pantai, di bagian tengah merupakan pegunungan sehingga kasus bencana alam sering terjadi. Jenis bencana menyangkut bencana gempa, tanah longsor, tanah bergerak, tanah ambles, banjir bandang, angin kencang, kebakaran hutan, kekeringan dan potensi tsunami di wilayah pesisir selatan.Dengan alasan tersebut, semua pemerintahan desa di Kabupaten Wonogiri didorong mengalokasikan dana desa untuk penanggulangan bencana alam di daerahnya masing masing. Mengalokasikan dana desa sebagai salah satu langkah membangun partisipasi masyarakat sebagai tangguh bencana. Alokasi anggaran desa sesuai dengan Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 11 Tahun 2019 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020.“Alokasi dana ini bukan untuk gaji atau honor tetapi untuk peningkatan kapasitas dan biaya operasional”, kata Bambang Haryanto sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri pada Sabtu (31/10/2020). Dana ini dapat digunakan pada tiga jalur, Alokasi prabencana untuk upaya mitigasi bencana yang dapat mengurangi resiko bencana, Alokasi sebagai upaya untuk peningkatan kapasitas pembentukan relawan tanggap bencana, dan untuk forum penanggulangan bencana (FRB) di tingkat desa.Alokasi prabencana dapat digunakan untuk pemetaan wilayah bencana dan rencana kontingensi sehingga dampak bencana tidak meluas dan dapat diminimalisir. “Ketika ada bencana, masyarakat harus lari kemana dan evakuasi kemana, masyarakat desa yang lebih tahu kondisinya. Jadi dana desa bisa menjadikan warga yang tangguh bencana”, ujar Bambang.Kabupaten Wonogiri memiliki 294 wilayah desa dan kalurahan. Baru ada 168 desa yang menganggarkan dana desa untuk dialokasikan pada upaya penanggulangan kebencanaan. Bagi pemerintahan desa yang belum supaya segera untuk mengalokasikan dana desa. “Anggaran ini sangat penting untuk peningkatan kapasitas tanggap bencana, karena bencana alam dapat menimbulkan kemiskinan. Apabila tidak diantisipasi maka akan menimbulkan masalah baru di kemudian hari”, pungkas Bambang.Secara terpisah, Koordinator Lapangan Jaringan Aksi Relawan Kebencanaan Pantai Selatan Jawa Tengah Sudirjo Suharyo mengatakan “Relawan kebencanaan di tingkat desa sangat dibutuhkan sebagai Desa Tanggap Bencana”, katanya kepada benuanews Senin (02/11/2020). “Kami yang tergabung dalam Forum Aksi Relawan Jawa Tengah (FORJAT) siap untuk memberikan pendidikan singkat bagi relawan baru dengan materi Aksi Kerja Lapangan dengan tujuan agar relawan dapat kerja cepat, bukan hanya selfi-selfi dengn korban”, tuturnya.Kontriutor:barry