- Home
- Full Post Style

LEBAK (benuanews.com) — Implementasikan program Sowan Sesepuh dalam Comander Wish Kapolda Banten , Kapolres Lebak AKBP Ade Mulyana,SIK silaturahmi ke kediaman Ketua MUI Provinsi Banten Dr. KH. Asep Muhammad Romly., MA., M.Hum diKampung Pasir Jati Kelurahan Cijoro Lebak Kecamatan Rangkasbitung Kabupaten Lebak. ( Selasa,12/1/2021)Dalam Kunjungan tersebut Kapolres Lebak AKBP Ade Mulyana S. Ik didampingi Para PJU Polres Lebak dan diterima langsung oleh Dr. KH. Asep Muhammad Romly., MA., M.Hum.Kapolres Lebak AKBP Ade Mulyana,SIK mengatakan bahwa sowan sepuh merupakan Program Kapolda Banten dalam Comander Wish“Sowan Sesepuh merupakan Salah satu program Kapolda Banten dalam Comander Wish dengan Jargon Pendekar Banten ” Polisi yang Empati,Ngayomi, Dekat dengan Rakyat Banten” ujar Ade“untuk itu, malam ini kami Jajaran Polres Lebak bersilaturahmi dengan Ketua MUI Provinsi Banten
Untuk meminta do’a dan dukungannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Banten khususnya Kabupaten Lebak agar tetap kondusif” lanjut AdeKata Ade Kepada Pak Kyai, kami mengucapkan banyak terimakasih, dan Pak Kyai sangat mendukung 12 Program Bapak Kapolda Banten dengan Jargon Pendekar Banten”Ade menambahkan Terkait Vaksin Sinovac Pak Kyai menyampaikan bahwa sudah dibahas di MUI pusat oleh komisi fatwa sebanyak 60 orang dan Setiap itemnya sudah diteliti satu persatu sehingga Halalan Toyiban, dan boleh digunakan karena halal dan suci”“Kami juga menghimbau warga masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan 5 M yaitu Mamakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, Mengurangi Mobilisasi” imbau Ade (Aguh)

LEBAK (benuanews.com) – sebagai wujud impelemntasi target kinerja tahun 2021, Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Rangkasbitung langsung tancap gas dengan menggandeng mitra kerja Dinas Pertanian dalam memberikan Pelatihan kepada 20 orang Warga Binaan Pemasyarakatan yang berlangsung, di Aula Pembinaan Lapas Rangkasbitung, Selasa (12/1).Kegiatan pelatihan ini sejalan dengan rencana/ kalender kerja pembinaan dan target kinerja tahun 2021 dimana Lapas Kelas III Rangkasbitung ditetapkan sebagai lapas produktif sentra pertanian sayur mayur dan peternakan. rencananya kegiatan ini akan digelar selama beberapa hari kedepan dengan metode teori dan praktek serta WBP yang mengikuti akan mengikuti uji kompetensi dan akan mendapat sertifikat keahlian bagi yang lulu dalam pelatihan ini.Kegiatan ini di buka langsung oleh Kalapas Rangkasbitung, Budi Ruswanto, turut hadir kepala Dinas Pertanian kab Lebak, Pejabat Struktural lapas, Sekretaris Dinas Pertanian Kab Lebak, Kabid Dinas Pertanian, Tim Penyuluh Pertanian, dan jajaran petugas Pembinaan.Dalam sambutannya Kalapas Rangkasbitung, Budi Ruswanto mengatakan, pelaksanakan kegiatan tersebut dilaksanakan atas kerjasama antara Lapas Rangkasbitung bersama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Lebak untuk melakukan Pelatihan Pertanian da.Kegiatan tersebut bertujuan untuk membantu WBP dalam mengembangkan dirinya dan mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat, dengan memberi bekal keterampilan kepada Narapidana, tambah Kalapas Rangkasbitung, Budi Ruswanto.“Saya berharap warga binaan setelah keluar dari lapas tidak lagi melakukan tindak pidana dan menjadi manusia yang unggul, mandiri, berperan aktif dan kreatif dalam membangun Bangsa dan Negara dengan bekal sertifikasi pelatihan hari ini, dan tentu kami berharap kegiatan ini nantinya akan menunjang produktifiatas pada Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) serta dapat berkontribusi terhadap capaian PNBP tahun 2021” harap Kalapas Rangkasbitung, Budi Ruswanto.Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat Yuniar mengatakan, pelatihan ini di pokuskan di bidang Olerikultura (sayuran) dengan melakukan pelatihan penanaman salah satunya penanaman cabe.Rahmat Yuniar juga menambahkan, Warga Binaan Pemasyarakatan dalam hal ini yang akan dibina dan dibimbing menjadi sumber daya manusia yang potensial sebagai bagian dari pembangunan nasional dipusat pertanian dan mampu berkontribusi dalam kemajuan ekonomi nasional, penghasil produk bernilai ekonomi yang mampu menyokong nilal tambah ekonomi Negara,“Dinas Pertanian Kabupaten Lebak akan terus berkerjasama dengan Lapas Rangkasbitung dan berharap semoga para warga binaan lapas Rangkasbitung ini mendapat bekal dan menjadi warga Negara Indonesia yang baik dan berguna, dan kami yakin Lapas bisa melampaui target capaian dan PNBP yang telah ditetapkan” tutup Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat Yuniar.Sementara ditempat terpisah Kasubsi Pembinaan, Eka Yogaswara mengatakan ke Humas Lapas Rangkasbitung, bahwa sistem pemasyarakatan merupakan sebuah tatanan tentang arah, batas, dan cara pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas WBP sehingga dapat berintegrasi secara sehat dalam kehidupan di masyarakat.“Diharapkan kegiatan ini, bukan hanya sekedar sebagai pengisi waktu luang selama menjalani masa pidana saja bagi WBP, namun juga harus berorientasi pada pembangunan SDM dan hasil produk yang berkualitas, berdaya saing serta berkesinambungan,” tambah Kasubsi Pembinaan. (aguh)

AGAM- Pengunjung Pasar Tradisional Tiku Nagari Tiku Selatan Kecamatan tanjung Mutiara sudah merasa tidak nyaman lagi karena sudah terjadi pencurian didalam pasar sebuah HP dan juga Sepeda Motor Merk Revo No Pol BA 3070 LK, milik Zulif Putra, yang sudah dilaporkan ke Polsek Tiku.“Saya kehilangan motor di depan toko Bujang yang saya parkir ketika akan mengambil sesuatu dari kedai, akan tetapi setelah kembali saya lihat motor sudah raib dibawa pencuru” Kata Zulif Putra Pemilik motor merk Revo saat dihubungi. Selasa (12/1-2021).Zulif menerangkan, kejadian kehilangan motornya dipasar tiku, saat kejadian di Jorong Pasar tiku Nagari Tiku Selatan Kecamatan tanjung Mutiara Kabupaten Agam, saat datang kepasar motor di parkir didepan toko bujang sekitar pukul 12.00wib.Langsung ke warung nya didalam los pasar tiku, sekitar 10 menit saja, dan kembali lagi rencana mau mandi pulang, akan tetapi setelah kembali ke motor dilihat motor tidak ada lagi alias raib di tempat semula.“Saat saya masuk kedalam pasar ke warung saya di los pasar tiku, megambil sesuatu, dan rencana kan kembali pulang untuk mandi, akan tetapi saya lhat motor sudah tidak ada lagi alias hilang dari tempatnya, sudah dicuri orang” ujarnya.Setelah dilakukan pencarian disekeliling pasar tetapi motor tidak juga ditemukan, maka lasngsung melaporkan kejadian pencuruan tersebut ke Polsek Tiku dengan surat laporan Nomor (tidak ada).“sampai saat ini saya merasa dirugikan sebanya lebih kurang Rp 2.500.000, dan juga saya resa pasar sudah tidak ada keamanan lagi” ungkapnya.Sebelumnya juga terjadi kehilangan sebuah HP akan tetapi tidak ada juga respon dari keamanan pasar. (tim)

PONTIANAK (benuanews.com) – Penguasaan teknologi informasi bagi prajurit sangat penting, oleh karena itu untuk meningkatkan kemampuan personel dalam bidang tersebut, Kodam XII/Tanjungpura menggelar Penataran Siber Tahun Anggaran 2021 bertempat di Aula Mahubdam XII/Tpr, Jalan Imam Bonjol, Kota Pontianak.Penataran Siber dibuka oleh Kasandidam XII/Tpr, Letkol Chb Teguh. Sedangkan materi disampaikan oleh Tim dari Pussansiad yang diketuai oleh Mayor Kav Andi Hermawan. Penataran akan dilaksanakan selama 3 hari dan diikuti sebanyak 30 personel dari satuan jajaran.Dalam sambutannya, Kasandidam XII/Tpr, Letkol Chb Teguh menyampaikan, perkembangan teknologi informasi saat ini sudah maju sedemikian pesat, apabila tidak dikelola dengan baik, diantisipasi dan tidak dipersiapkan sejak awal akan melahirkan berbagai macam ancaman serius. Bahkan lebih dari itu, ancaman Siber telah melahirkan medan perang baru yang disebut Perang Siber (Cyber Warfare).Lanjutnya menyampaikan, berdasarkan data yang dirilis oleh Pusat Operasi Keamanan Siber Nasional (Pusopskamsinas) Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), tercatat selama periode Januari sampai November 2020 terjadi lebih dari 423 juta serangan Siber. Meningkat tiga kali lipat dibandingkan dengan jumlah serangan di periode yang sama pada tahun 2019. Ini adalah bukti, bahwa ancaman Siber merupakan ancaman yang sangat serius.Untuk itu Kasandidam XII/Tpr sangat mengapresiasi kegiatan penataran Siber ini dilaksanakan di Kodam XII/Tpr dengan mengundang narasumber dari Pussansiad, sehingga dapat memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada personel Kodam XII/Tpr yang nanti akan dipersiapkan untuk mengawaki satuan Siber di Kodam XII/Tpr.Kepada Prajurit yang melaksanakan penataran Letkol Chb Teguh berharap, akan memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan mendasar yang mampu melaksanakan perlindungan terhadap sistem teknologi informasi yang dimiliki dan menutup celah kerawanan dari kemungkinan masuknya serangan Siber oleh pihak lain.“Manfaatkan kesempatan yang baik ini dengan menggali ilmu pengetahuan dan keterampilan sebanyak-banyaknya yang diberikan oleh Tim dari Pussansiad. Tanyakan apabila ada hal-hal yang dirasakan kurang jelas, serta tetap pedomani protokol kesehatan dalam setiap melaksanakan kegiatan,” tutup Letkol Chb Teguh. (tim)