Curah Hujan Tinggi, Batiwanwil Nogosari Cek Kondisi Pleret.

IMG-20210113-WA0037.jpg

BOYOLALI (benuanews.com) — Untuk mengantisipasi terjadinya banjir akibat meluapnya air Sungai Desa Glonggong, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali Batiwanwil Koramil 13/ Nogosari Kodim 0724/Boyolali Pelda Suyatno bersama Kopda Khabib Anhar mengecek debit air sungai. Rabu (13/01).

Dalam pantauannya Batiwanwil Koramil 13/Nogosari Kodim 0724/Boyolali Pelda Suyatno bersama Kopda Khabib Anhar mengungkapkan bahwa Jembatan Pleret yang merupakan jalur penghubung antara Kecamatan Nogosari ke Kecamatan Andong tersebut untuk sementara tidak bisa dilewati karena jembatan tergenang air dengan ketinggian 50 cm dan airnya cukup deras sehingga sangat membahayakan bagi warga yang akan melintas.


“Hari ini kita mengecek kondisi sungai Desa Glonggong, untuk mengetahui debit air, akibat intensitas hujan cukup tinggi dalam beberapa hari ini debit air tambah naik, dimohon agar warga jangan melintas. “terang Pelda Suyatno.

“Kita juga himbau kepada warga yang tinggal dipinggiran sungai, agar waspada apabila debit air sungai meluap, jika ada tanda banjir dan segeralah ketempat yang lebih aman,” lanjutnya.


Pengecekan debit air ini dilakukan guna mengantisipasi terjadinya bencana banjir yang dapat merendam pemukiman warga bahkan lebih extreme dapat menelan korban akibat curah hujan yang cukup tinggi belakangan ini dan tidak menutup kemungkinan air kiriman dari hulu sungai, dengan adanya pengecekan ini kita dapat mengetahui apakah naik nya debit air ini akibat dari curah hujan ataupun air kiriman dari hulu-hulu sungai.(Agus)

Gubernur Sumatra Selatan Siap Di Suntik Vaksin Covid 19.

IMG-20210113-WA0027.jpg

PALEMBANG (benuanews.com) – Kepala Dinas Kesehatan Sumatra Selatan (Sumsel) Lesty Nuraini mengatakan, Gubernur Herman Deru akan divaksinasi Covid-19 besok pagi. Vaksinasi digelar di Puskesmas Gandus Kota Palembang.

“Puskesmas Gandus akan menjadi lokasi perdana penyuntikkan vaksin Covid-19 produk Sinovac pada 14 Januari 2021 mendatang dan Gubernur Sumsel Herman Deru akan menjadi orang pertama yang disuntik,” ujar Lesty, Rabu (13/1/2021).

Penyuntikkan tahap I untuk ribuan tenaga kesehatan dengan dua kali penyuntikan. “Vaksin tahap pertama ini diperuntukan untuk ribuan tenaga kesehatan langsung dua kali penyuntikan. Sebelumnya Gubernur akan disuntik pertama kali di Puskesmas Gandus hari Kamis nanti, beliau komit jadi yang pertama, ” katanya.

Pelaksanaan vaksinasi dipastikan akan sesuai jadwal karena izin penggunaan darurat atau Emergency use authorization (EUA) dan fatwa halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah keluar. Pihaknya sendiri telah memilih Puskesmas Gandus yang akan menjadi lokasi perdana dilakukan vaksinasi kepada tenaga kesehatan.

“Bukan hanya Gandus, seluruh Puskesmas yang ada dibawah naungan Dinas Kesehatan Kota Palembang dapat melayani penyuntikkan Vaksin,” ucapnya.

Tak hanya tenaga kesehatan akan vaksinasi tapi juga diberikan pada kepala daerah, forum komunikasi pimpinan daerah (forkompinda) dan penjabat terkait lainnya.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selata telah menyiapkan ratusan vaksinator yang ditentukan pemerintah dan telah menerima pelatihan singkat pada Senin (11/1/2021) lalu. (Rendi)

Rusak berat,kubangan air dan lumpur di sepanjang jalan lintas binjai langkat.

IMG-20210113-WA0029.jpg

BINJAI (benuanews.com) — Ruas jalan jalan Jenderal gatot subroto Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara. Yang merupakan jalur lalu lintas menuju Kabupaten Langkat khususnya kawasan langkat hulu saat ini mengalami rusak berat dan sanggat mengganggu serta berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Salah satu warga masyarakat setempat Jimy (43) mengutarakan kekecewaan nya terhadap pemerintah terkait kerusakan jalan sudah berlangsung cukup lama,berlubang dan berlumpur karena di musim hujan dan berabu dimusim kemarau.

Disini menyebabkan sering terjadi kemacetan panjang dan ketidak nyamanan pengguna jalan dan masyarakat yg beraktifitas.

Dia sangat berharap kepada dinas PUPR Bina Marga propinsi Sumatera Utara untuk dapat memperhatikan dan memperbaiki jalan tersebut sehingga arus lalu lintas dapat berjalan normal guna meningkatkan prekonomian kecil yang terkendala akibat kerusakan jalan tersebut.

Berdasarkan pantauan dilapangan kerusakan jalan di dominasi oleh kubangan air yang menggenangi dan lubang yang tersebar di kiri dan kanan bahu jalan yang kedalamanya sangat bervariasi, serta dapat menyebabkan kecelakaan bagi pengendara sepeda motor yang melintas. (Surya)

Kapolda Sumut :Tiga Oknum polisi konsumsi sabu di pastikan di pecat dan di pidana.

IMG-20210113-WA0023.jpg

MEDAN (benuanews.com) — Kapolda Sumut,Irjen pol Martuani Sormin memastikan,tiga personel yang kedapatan warga mengonsumsi narkotika jenis sabu-sabu,akan diberi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH),atau dipecat dan di pidanakan.

Sebab,perbuatan ketiga oknum tersebut sudah mencoreng nama baik institusi polri di masyarakat.seharusnya polisi bertindak untuk menghentikan pembayaran narkoba,bukan malah ikut serta menjadi pelaku.

Pasti kita pidanakan dan pemberhentian dengan tidak hormat(PTDH),”tegas jendral bintang dua tersebut melalui telepon seluler,Selasa/12/1/2021.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes pol Hadi Wahyudi mengatakan,ketiga oknum tak terpuji ini memang sudah meresahkan masyarakat.

Masyarakat melakukan penangkapan dan melaporkan kepada polres setempat.ketiga oknum polri itu,dua bertugas di satpol air polres labuhanbatu dan seorang lagi di Polsek. “Yang berpangkat Bripka dan Brigadir”terangnya.

Hadi mengatakan,ketiga oknum anggota polri yang kedapatan pesta narkoba tersebut sedang menjalani pemeriksaan di propam polres labuhanbatu.

“Saat ini ,untuk penanganan lanjutannya ketiga oknum itu sudah di tarik ke polres tidak lagi bertugas di Polsek maupun satpol air.tindak lanjut pemeriksaan juga sudah di lakukan oleh propam polres di bantu propam Polda Sumut ,”sebutnya.

Hadi menegaskan, tidak hanya kode etik,ketiga oknum polri itu juga di kenakan sanksi pidana.karena,kasus narkoba merupakan atensi dari Kapolda Sumatera Utara Irjen pol martua Sormin.

“Pidananya juga terus dilakukan karena kasus ini sangat atensi bagi kapolda.kapolda sudah berkali-kali mengatakan tidak ada tempat bagi pelaku naroba di Sumut ,siapapun dia .kasusnya terus berlanjut baik kode etik maupun pidananya,”pungkasnya. (Surya)

scroll to top