Ciptakan Kamtibmas yang Kondusif, Kapolresta Deli Serdang Jalin Silaturahmi dengan Tokoh Agama

IMG-20210202-WA0031.jpg

DELISERDANG. (benuanews.com ) – Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Yemi Mandagi, SIK, melaksanakan kegiatan tatap muka dan silaturahmi dengan tokoh agama PD. Al-Wasliyah Kabupaten Deli Serdang dan Pc. Nahdlatul Ulama Kab. Deli Serdang, Selasa (02/02/2021).

Dalam kegiatan tersebut Kapolresta Deli Serdang didamping oleh Kasat Intel Kompol Amir Sinaga, Kapolsek Lubuk Pakam Akp Hendri Yanto S, Kapolsek Tanjung Morawa Akp Sawangin, SH. Kasi Propam Iptu Sutarjo serta Kasubag Humas Akp Ansari. Kegiatan silaturahmi ini bertempat di Kantor PD Al – Wasliyah Kab.Deli Serdang Jln.Medan – P. Siantar Kel.Cemara Kec.Lubuk Pakam Kab.Deli Serdang dan Kantor PC Nahdlatul Ulama (NU) Jln.Medan – Lubuk Pakam Km.24 Desa Perdamean Kec.Tanjung Morawa.

Diselah- selah acara silaturrahmi tersebut Kombes Pol Yemi Mandagi, SIK pertama-tama menyampaikan terima kasih kepada para tokoh agama yang telah bersedia menyambut kehadirannya untuk lebih mempererat tali silahturahmi yang sudah terjalin selama ini.

“Dengan adanya kerja sama Polri dengan para tokoh lintas agama di Kabupaten Deli Serdang diharapkan dapat menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif serta tetap memperhatikan protokol kesehatan,” ujar Kombes Pol Yemi Mandagi, SIK.

Dirinya juga menyampaikan salah satu Program Bapak Kapolri Jendral Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo, Msi, bahwa Polri yang presisi (Prediktif, Responsiniltas, Tranparansi) dalam program kerja 100 hari, terkhusus kunjungannya ke PCNU Kabupaten Deli Serdang beliau jg mengucapkan “Selamat Harlah NU yg ke-95 semoga semakin jaya dan sukses selalu dalam membangun sumber daya manusia yang religius diKabupaten Deli Serdang ini.

Kapolresta Deli Serdang juga menyampaikan bahwa gangguan Kamtibmas yang terjadi adalah tanggung jawab bersama serta tetap waspada terhadap para kelompok radikalisme yang ingin mengganggu keutuhan NKRI dengan meminimalisir pergerakan kelompok2 radikalisme” khusunya diwilayah Kab.Deli serdang dan menyampaikan untuk bersama mentaati peraturan perundangan atau hukum yang berlaku.

Mengakhiri sambutannya Kapolresta mengajak agar tetap menjaga kondusifitas keamanan yang sudah baik ini dan menaati protokol kesehatan dimasa pandami covid- 19, tutupnya. (juni)

TNI PolriBerupayaTekan Lonjakan Covid -19 Di Boyolali

IMG-20210202-WA0008.jpg

BOYOLALI (benuanews.com) — Himbauan 3M (jaga jarak,pakai masker,cuci tangan) dan sanksi tegaspun sudah tiap hari dilaksanakan melalui operasi yustisi gabungan yang melibatkan berbagai unsur TNI,Polri,satpol PP dan unsur lain yang tergabung dalam Tim Satgas Penanganan Covid 19 di Kabupaten Boyolali, (Senin siang 01/02)

Angka penyebaran Covid 19 belum juga menunjukan penurunan yang signifikan meskipun sudah diberlakukan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) di wilayah Kabupaten Boyolali.
Tak putus asa, Tim Satgas Penanganan Covid 19 Kabupaten Boyolali siang ini Senin,01 Februari 2021 kembali membagikan masker ditempat-tempat pusat kegiatan masyarakat (mall,swalayan,pasar tradisional,rumah makan dan obyek wisata) di wilayah Kabupaten Boyolali.

Perwira Seksi Operasi (Pasiops) Kodim 0724/Boyolali saat mengikuti kegiatan tersebut mengatakan bahwa siang ini secara serentak TNI Polri yakni Kodim 0724/Boyolali dan Polres Boyolali beserta Tim Satgas Covid 19 Kabupaten Boyolali membagikan masker kepada masyarakat yang berada di tempat-tempat yang menjadi pusat kegiatan masyarakat seperti pasar tradisional,rumah makan dan swalayan.

” Kegiatan ini juga sekaligus berupaya menekan lonjakan Covid-19 di Kabupaten Boyolali” imbuh Pasiops.(Agus Kemplu)

Lepas Prajurit TNI Ke Papua, Erwin Yunaz: Misi Prajurit Adalah Misi Kami Juga

IMG-20210202-WA0005.jpg

PAYAKUMBUH (benuanews.com) — Wakil Wali Kota Erwin Yunaz melepas sebanyak 450 orang prajurit TNI yang akan menjalankan misi pengamanan perbatasan RI-Papua Nugini di Jayapura, Papua, Senin (1/2).

Dalam Upacara Pelepasan Satgas Pamtas RI-PNG Sektor Utara Batalyon Infanteri 131/Brajasakti TA 2021 yang digelar di markas Batalyon 131/Brs itu turut hadir
Danyon 131/Brs Letkol Inf Muhammad Erfani, Kapolres AKBP Alex Prawira, Kapolres Limapuluh Kota diwakili Wakapolres AKBP Efrizal, Dandim 0306/50 Kota Diwakili Kasdim Mayor Inf. M. Sianturi, Bupati diwali Asisten Setdakab Dedi Permana, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota Wendri Chandra, Kepala Bank BRI dan BNI, Kadisparpora Payakumbuh diwakili Kabid Kebudayaan Riswandi, Camat Payakumbuh Timur Irwan Suwandi, serta unsur forkopimda dua daerah.

Danyon Muhammad Erfani menyampaikan upacara ini merupakan tradisi pelepasan satgas. Mereka berpamitan, dimana tanggal 4 akan berangkat ke pelabuhan, pada tanggal 5 dilepas oleh Pangdam, dan pada tanggal 7 mereka memulai pelayaran ke daerah penugasan.

“Kami sampaikan banyak terimakasih karena dalam tahap kesiapan dibantu oleh instansi pemerintahan Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota, termasuk instansi lainnya, bantuan itu bermanfaat dalam melaksanakan tugas perdamaian dan keamanan bagi NKRI,” ujarnya.

Muhamad Erfani juga menyampaikan kendati pelepasan satgas ini hanyalah tradisi, namun sesuai falsafah orang timur mengatakan dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung. Mereka sangat mengapresiasi bantuan sarana dan prasarana yang dititipkan kepada pasukan yang berangkat sebagai tali asih dengan warga Papua.

“Kita memberangkatkan 2/3 pasukan, dan ada 2 kompi yang ditinggalkan. Kepada Forkopimda, kami menitipkan keluarga dan anggota yang ditinggalkan, kalau ada yang bisa dikoordinasikan untuk membantu jangan sungkan-sungkan, meski badan berangkat, hati kami tetap di sini, tak ada putus hubungan kita. Apapun bantuan yang bisa kami berikan kepada Pemda, kita bantu dengan maksimal,” kata Komandan Batalyon menegaskan.

Sementara itu, Wawako Erwin Yunaz menyampaikan dirinya merasa bangga dan bahagia kepada prajurit yang rela meninggalkan semuanya demi negara. Meski berbeda seragam, namun Erwin ingin hadir bersama-sama mengamankan negara, dengan tugas berbeda.

“Kita berikan dukungan sepenuhnya untuk prajurit tercinta, juga doa agar mereka diberi kekuatan dan kesehatan mengamankan negeri yang luas ini, negeri yang memiliki kekayaan tak terhingga, perlu kerja keras mengamankannya, salah satu tugas Batalyon 131/Brs,” tukuknya.

Erwin juga menambahkan upacara ini adalah upacara kebanggaan bagi semua orang yang ikut mengamankan negara, karena nyawa adalah taruhan bagi bangsa Indonesia.

“Kita akan turut mengawal pesan Danyon untuk memberikan support kepada apa yang dititipkan kepada pemerintah, selama prajurit pergi meninggalkan keluarga bertugas di Papua. Selamat jalan prajurit kebanggan kami, semoga lancar menjalankan tugas dan kembali dengan selamat ke Luak Limopuluah lagi. Misi prajurit adalah misi kami juga, meski tidak ikut ke Papua, tapi kami senantiasa merasakan perjuangan prajurit disaat bertugas,” pungkasnya.

Sanggar Seni Pituah Bundo pimpinan Hendri Mamak di bawah binaan Disparpora Kota Payakumbuh turut ikut dalam upacara tersebut melaksanakan prosesi “Membagikan Kamba Budi”. Menurut informasi dari Hendri Mamak, Syekh Mudo Abdul Qadim Balubuih yang memulai prosesi ini dulu saat melepas anaknya berangkat naik haji, prosesi serupa dilaksanakan juga buat melepas prajurit Batalyon 131/Brs kali ini.

“Kalimat syahadat sebagai penenang hati yang akan berangkat, kalimat awal Asyhaduallaailaahaillallaah ditinggalkan di rumah dan kalimat kedua muhammadarrasuulullaah dibawa pergi. Semoga suatu saat dua kalimat itu kembali lagi,” ungkapnya.(LL) 

Polda Jatim Ungkap prostitusi online yang melibatkan Anak dibawah umur

IMG-20210201-WA0156.jpg

SURABAYA ( benuanews.com )Sindikat prostitusi online yang korbannya adalah anak dibawah umur. Mulai dari usia 14 tahun sampai 16 tahun.
Untuk mendapatkan korban, tersangka ini merekrut beberapa anak dibawah umur juga sebagai (Resseler). Dimana rata-rata mereka yang di rekrut ini masih pelajar SMP/SMA, dan nantinya ditawarkan melalui media sosial Whashap dan juga Facebok.

Tersangka yang diamankan ini yakni inisial OS, (38) warga Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Modusnya, tersangka OS ini membuka sewa kos harian, namun ini hanya sebagai kedok tersangka untuk melancarkan bisnis prostitusi online yang dijalankan.

Menurut Wakapolda Jatim menyebutkan, bahwa Resseler ini menyiapkan korban dan pelanggan. Mereka akan diberi bonus oleh tersangka OS jika mereka bisa mendapatkan korban.

“Tersangka ini merekrut resseler yang juga anak dibawah umur, ini akan lebih mudah mendapatkan korban,” kata Wakapolda Jatim Brigjen Pol. Drs. Slamet Hadi, usai menggelar rilis, Senin (01/02/2021).

Selain itu, tarif atau harga yang ditawarkan di prostitusi online ini sekitar 250 sampai 600 ribu. Namun ada juga yang sampai 1 juta rupiah tuturnya. ( Pri )

scroll to top