Rumah warga Agam rusak akibat tertimpa pohon

IMG-20210122-WA0040.jpg

AGAM (benuanews.com) — Satu unit rumah warga Cacang Tinggi, Nagari Tiku Utara, Kecamatan Tanjungmutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat rusak akibat tertimpa pohon, Jumat (22/1) sekitar pukul 08.00 WIB.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Syafrizal di Lubukbasung, Jumat, mengatakan rumah milik Wang Adih (75) itu mengalami rusak sedang pada bagian dapur.

“Tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu dan kerugian material ditaksir sekitar Rp7 juta,” katanya.

Ia mengatakan, pihaknya mengerahkan anggota Satgas untuk membersihkan material pohon yang menimpa rumah warga tersebut.

Pembersihan itu dibantu oleh anggota Kodim 0304 Agam, Polres Agam, pemerintah kecamatan, pemerintah nagari dan warga sekitar.

Pembersihan pohon itu menggunakan mesin pemotong kayu sehingga material pohon telah selesai dibersihkan pada pukul 11.40 WIB.

“Seluruh material pohon sudah selesai dibersihkan di bangunan rumah warga itu,” katanya.

Ia menambahkan, pohon itu tumbang akibat sudah tua dan lapuk.

Dengan kejadian itu pihaknya mengimbau warga untuk memotong pohon yang sudah tua di sekitar rumah.

“Ini dalam rangka agar tidak ada korban jiwa dan kerugian material akibat pohon tumbang,” katanya. (Fajar)

Wujud Kebersamaan Serda Eko Ajak Warga Gotong Royong Bersihkan Gorong-gorong

IMG-20210122-WA0092.jpg

SURAKARTA (benuanews.com) — Babinsa Kelurahan Sangkrah Koramil 05/Pasarkliwon Kodim 0735 Surakarta Serda Eko melaksanakan Kerja Bakti/Gotong Royong Bersama Warga RT 01/01 Kelurahan Sangkrah, Jum’at (22/01/2021).

“Curah hujan yang tinggi pada Akhir-akhir ini khususnya wilayah kota solo bisa berdampak terjadinya bencana banjir, untuk mengantisipasi hal tersebut kami bersama warga melaksanakan pembersihan kotoran sampah dan perbaikan gorong-gorong supaya air mengalir dengan lancar dan tidak mengakibatkan banjir.”tutur Serda Eko saat ditemui disela-sela kegiatan.

“Karya bhakti seperti ini juga bertujuan memberikan motivasi kepada masyarakat serta untuk menumbuhkan rasa gotong-royong yang pada saat ini sudah mulai memudar.”terangnya.

Lebih lanjut Serda Eko menambahkan Karya bhakti ataupun gotong-royong kali ini merupakan sarana kebersamaan antara Babinsa dan warga wilayah binaan demi membantu tercapainya kenyamanan desa serta kebersihan bagi desa yang bersangkutan.

“Diharapkan dengan adanya kerja bakti bersama ini dapat membuat lingkungan kita menjadi bersih dan sehat, dan apabila terjadi hujan lebat tidak mengakibatkan adanya bencana banjir karena saluran airnya sudah lancar.”pungkasnya. (Arda 72)

Pasien Mesum di Ruang Isolasi Covid-19 RSUD Dompu, Viral di Medsos

viral-adegan-mesum-pasien-covid-.jpg
DOMPU-(benuanews.com)- Polres Dompu mengungkap kasus penyebaran video mesum di ruang isolasi pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dompu, Nusa Tenggara Barat.Diketahui, pelaku berbuat mesum di Ruang Isolasi RSUD Dompu adalah oknum polisi berpangkat Bripka dengan seorang ASN yang berstatus janda.“Ya pelaku berinisial F anggota Polisi di salah satu fungsi di Polres Dompu,” kata Kapolres Dompu, AKBP Syarif Hidayat, Jumat (22/1/2021).Namun menurut Kapolres, oknum Polisi hingga saat ini belum diperiksa karena masih terpapar Covid-19. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Tim Satgas Covid-19.“Nanti kita akan koordinasi dengan tim Satgas Covid-19 setelah 14 hari, kalau memang sudah sembuh akan diproses,” tegasnya.Saat ini kata dia, pengunggah dan penyebar video oknum polisi yang diduga melakukan mesum di ruang isolasi RSUD Dompu, Nusa Tenggara Barat telah ditetapkan sebagai tersangka. Penetapan tersangka dilakukan setelah dilakukan pemeriksaan di Satreskrim Polres Dompu.“Setelah dilakukan pemeriksaan kami tetapkan dua tersangka pemeran dan penyebar video itu. Sementara terhadap Bripka F oknum polisi itu juga akan dijerat dengan UU Karantina Kesehatan,” kata Kapolres Dompu, AKBP Syarif Hidayat, Jumat (22/1/2021).Sebelumnya beredarnya video mesum yang diduga dilakukan oknum polisi bersama seorang perempuan di ruang isolasi RSUD Dompu.Terkait beredarnya rekaman CCTV mesum tersebut, oknum PNS RSUD Dompu berinisial HM dan pegawai honor berinisial A saat ini sudah ditetapkan tersangka. Keduanya diduga sebagai pengunggah dan penyebar video mesum tersebut dan dijerat dengan UU ITE.Kedua orang yang sudah ditetapkan tersangka tersebut langsung ditahan di Polres Dompu. Sementara oknum polisi yang berbuat mesum di ruangan isolasi langsung dipindahkan ke tempat Isolasi Sanggilo Desa Matua atas perbuatannya juga akan dijerat dengan UU Karantina KesehatanRed

2 Orang Terduga Teroris di kota Langsa di Tangkap Tim Densus 88 Mabes Polri.

IMG-20210122-WA0228.jpg

LANGSA (benuanews.com) — Tim Densus 88 Mabes Polri dikabarkan telah berhasil menangkap seorang terduga Teroris, yaitu dengan inisial SY warga Gampong Sidorejo, kecamatan Langsa Lama,Kota Langsa,Kamis 21/01.

Dalam keteranganya kepada benuanews.com, Kapolres Langsa,AKBP Agung Kanigoro ,membenarkan penangkapan tersebut,namun ia meminta waktu untuk pengecekan terlebih dahulu, Jum’at 22/01.

” Coba kita cek terlebih dahulu bang” kata Kapolres kepada awak media benuanews.com.

Berdasarkan data yang dihimpun benuanews.com dari lapangan SY (40) merupakan pegawai di lingkungan Pemkab Aceh Timur.
‘SY bekerja di Majelis Adat Aceh (MAA) kabupaten Aceh Timur.

‘di dapatkan informasi, bahwa SY di tangkap di kediamannya di Gampong Sidorejo ,Dusun Mulia, kota Langsa.

“Saat di konfirmasi benuanews.com, keuchi Gampong Sidorejo,Salahuddin membenarkan peristiwa penangkapan SY, dan membenarkan perihal pekerjaan SY sebagai salah satu pegawai di Lingkungan Pemkab Aceh Timur.

‘ Penangkapan SY di saksikan oleh Salahuddin selaku Keuchik Gampong setempat,Namun soal masalah penangkap SY sebagai terduga Teroris ia tidak mengetahuinya.

Namun dalam proses penangkapan terduga Teroris tersebut, di kabarkan pihak tim Densus 88 terlebih dahulu menangkap satu pria lain berinisial YU warga lorong Kupula,Gampong Teungoh,Kecamatan Langsa kota,Kota Langsa.

Setelah menangkap YU pihak Densus 88 mengembangkan kasusnya sehingga di dapatkan keterkaitan SY dan langsung di lakukan penangkapan.

“Selesai di tangkap keduanya di bawa langsung ke Polda Aceh untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.(Surya).

scroll to top