Kabareskrim Minta Jajarannya Tak Arogan Dan Tindak Tegas Hoaks Penanganan Covid-19

IMG-20210720-WA0083.jpg
Jakarta benuanews.com – Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk menindak tegas adanya informasi palsu atau hoaks yang mengganggu upaya Pemerintah dalam penanganan Covid-19.Hal tersebut disampaikan oleh Agus Andrianto kepada jajaran dalam rapat virtual di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (20/7/2021).“Jika pelanggaran person to person terapkan RJ (Restorative Justice) dan SE Kapolri, tetapi jika yang berkaitan mengganggu upaya Pemerintah dalam penanganan Covid, ini tindak tegas. Jangan sampai masyarakat ini bingung dengan banyaknya berita bohong yang berkembang di masyarakat,” kata Agus.Agus juga menyatakan kepada seluruh jajarannya untuk melakukan pengawalan dan pengamanan penyerapan belanja modal di provinsi, kabupaten, dan kota.Menurutnya, dalam penanganan Pandemi Covid-19, masih banyak provinsi yang ragu untuk menyerap anggaran dan belanja modal. Sebab itu, Ia meminta jajaran Reskrim untuk betul-betul bijaksana dalam menangani perkara terkait dengan hal tersebut.“Apabila ada kesalahan sedikit agar disikapi dengan bijaksana, yang terpenting ekonomi negara berputar anggaran dapat diserap seluruhnya dengan baik. Pengawasan dan pengamanan penyerapan anggaran ini bisa bekerjasama dengan Forkopimda dan Kementerian/Lembaga,” ujar Agus.Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, kata Agus telah menginstruksikan untuk melakukan pendampingan kepada kepala daerah untuk tidak ragu menyerap anggaran. Sehingga, Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), bantuan sosial, dan UMKM dan dana Desa bisa dimaksimalkan. Tak hanya itu, dalam hal tersebut, juga harus dikedepankan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP).“Bapak Kapolri membuka ruang selebar-lebarnya kepada pejabat daerah di wilayah mengajukan komplain. Apabila ada rekan-rekan yang melakukan kriminalisasi akan dilakukan pemeriksaan oleh Propam,” ucap Agus.Agus meminta kepada seluruh Kapolda untuk melakukan koordinasi dengan Kajati, BPKP dan perwakilan BPK serta stakeholder lainnya, dalam rangka pendampingan dan Asistensi seluruh belanja dan bansos di daerah.Disisi lain, Kapolri, menurut Agus, telah menekankan kepada seluruh anggota kepolisian untuk tidak bersifat arogan kepada masyarakat.“Jangan sampai tindakan yang kami lakukan ini sifatnya kontra produktif dengan kebijakan Pemerintah. Mohon jajaran mengingatkan agar semua lini tidak bersifat arogan kepada masyarakat. Seperi contoh di Solo yang menggunakan bahasa daerah dan lebih persuasif,” tutur Agus.Agus mengingatkan, terkait dengan protokol kesehatan, kepada pedagang selagi menerapkan sosial distancing maka hal tersebut masih diperbolehkan. Kecuali, sudah melanggar jam operasional yang ditentukan.Kemudian, Agus meminta agar jajarannya telah melakukan pengecekan setiap harinya terkait dengan distribusi dan ketersediaan obat-obatan maupun oksigen.Terkait hal itu, Agus menekankan soal pengecekan kesediaan obat-obatan dan oksigen dengan minimal tiga hari atau lebih baik satu minggu kedepan cadangan atau stoknya tersedia untuk masyarakat. Sebab itu, diperlukan adanya meningkatkan koordinasi antar-daerah untuk kesediaan hal tersebut.“Kapolri mengingatkan bahwa Polri siap membantu pelaksanaan distribusi bantuan sosial kepada setiap daerah yang paling terdampak,” kata Agus.(Adbravo)

Polsek Janapria Lakukan pengamanan Sholat Idul Adha

IMG-20210720-WA0087.jpg
Lomnok Tengah NTB benuanews.com + Jajaran Polsek Janapria Polres Lombok Tengah, Polda Nusa Tenggara Barat bersama Koramil 05 Janapria melaksanakan pengamanan sholat Idul Adha 1442 Hijriah dirangkai dengan pembagian 2.000 masker kepada jamaah yang akan melaksanakan ibadah di Masjid-masjid utama desa Janapria.Kapolsek Janapria, Iptu H. Muhdar mengatakan, kegiatan yang dilakukan melibatkan seluruh personel Bhabinkamtibmas dan Babinsa Janapria. Hal itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI-POLRI dalam menyikapi situasi pandemi Covid-19 agar tidak menjadi persoalan yang serius, khususnya diwilayah kecamatan Janapria.“Dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini, kita tidak boleh abai. Harus selalu menerapkan Protokol Kesehatan,” kata H. Muhdar, Selasa (20/7).Adapun titik lokasi yang ditentukan bertempat di Masjid Al- Abror desa Janapria, Masjid Islahul Anam desa Bakan, Masjid Nurul Yaqin desa Jango, Masjid Al-Ayuda desa Saba, Masjid Al-Mambaul Yaqin desa Pendem, Masjid Baitullah desa Selebung, Masjid At- Taqwa desa Setuta, Masjid Sabulassalam desa Durian, Masjid As-Syuhada desa Lekor, Masjid Nurul Yaqin desa Langko.“Tujuan pokok kegiatan sebagai bentuk Implementasi terkait sosialisasi atau himbauan tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) berskala mikro sekaligus menerapkan pemberlakuan Surat Edaran bersama Bupati Loteng, Kapolres Loteng dan Dandim 1620 Loteng agar masyarakat selalu mematuhi anjuran Protokol Kesehatan Covid-19 melalui langkah 5 M. seperti Menggunakan Masker, Menjaga Jarak, Mencuci tangan, Menghindari kerumunan, dan Mengurangi Mobilitas,” sebutnya.(Adbravo)

Ipda Ega : Aksi Balap Liar Di Bubarkan 30 Orang Pemuda Diamankan

IMG_20210720_165602_compress10.jpg

JAMBI.(Benuanews.com)-Balap Liar yang sering dilakukan para remaja dikawasan taman rimba kota Jambi,sering membuat resah warga sekitar dan pengguna jalan lainnya.

Balapan motor yang sering dilakukan para pemuda tersebut sangat membahayakan bagi pengguna jalan lainnya.

Jajaran kepolisian dari Polsek Jambi Selatan tidak tinggal diam atas aksi balapan tersebut,sejumlah personil dibantu dengan Bintara remaja dalmas Polda membubarkan aksi balapan tersebut dan mengamankan 30 orang remaja pada  Senin 19/07 Malam

Kanit Reskrim Ipda Putu Gede Ega Purwita S.Tr.k mengatakan melalui pesan WhatsApp kepada media “pada malam tadi menangkap para pemuda yang sedang melakukan aksi balap liar di tiga tempat berbeda di wilayah hukum Polsek Jambi Selatan.

Karena jumlah pembalap sangat banyak kami meminta bantuan bintara remaja dari dalmas polda untuk menangkap mereka”kata Kanit Reskrim

Sambung Kanit Reskrim Ega ,Dari tiga tempat yang berbeda-beda ,tepatnya di simpang PU, Bandara baru,dan Bandara Lama , Kami menangkap 30 orang pemuda yang melakukan Aksi Balap Liar.

(30) Tiga puluh orang pemuda dan (23) dua puluh tiga sepeda motor kami bawa ke Polsek Jambi Selatan untuk kami periksa.

Setelah dilakukan pemeriksaan kepada 30 pemuda tersebut, Kemudian kami panggil para orang tuanya untuk menjemput anaknya.

Dan tidak hanya pembinaan yang kami lakukan SangsiĀ  tilang pun kami lakukan dengan pasal berlapis,yaitu tidak memakai helm,tidak ada SIM dan Kebut-kebutan dijalan yang bisa membuat bahaya pengguna jalan lainya.”kata Kanit Reskrim Ega dalam Pesan Singkat WhatsApp nya ,Selasa 20/07/21(Eko)

Daging Kurban Diantarkan Kepada Masyarakat Secara Door to Door Oleh Panitia Qurban BNNP SUMBAR

2896fb58-fe2c-4812-a5a6-d7816ba48f66.jpg
Padang . Pelaksanaan kurban Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat setelah shalat Hari Raya Idul Adha 1442 H, pembagian daging kurban secara door to door ke rumah penerima. Selasa (20-7-2021).Pada Hari Raya Idul Adha 1442 H 3 ekor sapi dan 3 ekor kambing dikurbankan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat yang dibagikan ke masyarakat yang ada disekeling kantor dengan penduduk 350 KK.Untuk pembagian daging kurban pada tahun ini dilaksanakan mengikuti himbauan pemerintah dengan cara mematuhi protokol kesahatan dan daging diantar petugas ke rumah masyarakat.“Kita larang masyarakat datang menjemput daging kurban, masyarakat tunggu saja dirumah, semua akan dapatkan daging, data sudah sesuai dengan yang disampaikan pak Rukun Warga” kata Brigjen Khasril Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat.Pemotongan hewan kurban tersebut disaksikan oleh jajaran personil Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat dan masyarakat sekitar dengan mematuhi protokol kesahatan.“Makna Idul Adha ini adalah pengorbanan yang harus diikuti sebuah keikhlasa, berkorban itu menggelentorkan darah hewan kurban, nanti daging nya dibagikan kepada yang membutuhkan” kata Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat.Dia menambahkan tahun ini ada peningkatan jumlah hewan kurban, sebelumnya hanya dua ekor sapi, tapi tahun ini jumlahnya meningkat 3 ekor sapi dan 3 ekor kambing.Dua ekor sapi kurban milik Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat, satu ekor sapi adalah milik Personil yang ikut berkurban, sebelum melaksanakan kurban membaca doa agar prosesi penyembelihan berjalan dengan lancar.
scroll to top