WHO Ingatkan Varian Terbaru Covid -19 Lebih Baru dan Lebih Berbahaya

images-14.jpeg

Komite Darurat Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO ) hari Kamis memperingatkan bahwa varian terbaru Covid -19 yang lebih baru dan lebih berbahaya diperkirakan akan menyebar ke seluruh dunia.

Menurut peneliti dalam sebuah pernyataan, pandemi dipandang belum berakhir di dunia.

Seperti dilansir dari AFP, Menyusul pengumuman tersebut, juga menjadi kabar buruk bagi beberapa negara yang sedang berjuang untuk mencegah gelombang infeksi Covid-19 yang disebabkan oleh varian baru dari India yakni Delta.

Ketua peneliti WHO Didier Houssin juga mengaku kepada wartawan bahwa tren penularan pandemi semakin mengkhawatirkan.

Dia mengatakan WHO telah mendeklarasikan Darurat Kesehatan Masyarakat Setelah Kekhawatiran Internasional untuk pertama kalinya dalam satu tahun dan enam bulan lalu, peringatan tertinggi yang dikeluarkan oleh badan dunia itu.

Namun, kata dia, virus Covid-19 masih memburu manusia. Sejauh ini, empat varian yang mendominasi penularan Covid-19 di dunia adalah Alpha dari Inggris, Beta dari Afrika Selatan, Gamma dari Brasil, dan Delta dari India.

Namun, panitia memperingatkan bahwa varian baru yang cenderung lebih berbahaya akan muncul dan lebih sulit dikendalikan.

WHO mencatat penggunaan masker, penahanan fisik, kebersihan tangan dan ruang ventilasi di gedung-gedung adalah kunci untuk mengurangi infeksi Covid-19.

Ia juga mencatat pentingnya memvaksinasi setidaknya 10 persen dari populasi di setiap negara pada September mendatang dan negara-negara kaya berbagi vaksin Covid-19 dengan negara-negara miskin.

Sumber: Sindonews

Info Covid-19 Sumbar, Sabtu 17 Juli 2021

IMG-20210717-WA0008.jpg
Sumabar (benuanews.com) Informasi Covid-19 Provinsi Sumatera Barat sampai hari ini telah 60.709 orang warga Sumbar terinfeksi covid-19. Terjadi penambahan 637 orang warga sumbar positif terinfeksi covid-19. Sembuh bertambah 290 orang, sehingga total sembuh 51.268 orang Sabtu (17/07/21)Jasman Rizal, Dt. Bandaro Bendang Kepala Dinas Komunikasi dan Statistik Sumbar/ Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar menyampaiakn melalui sumabarprov “Jumlah Spesimen Diperiksa 829.795 dan  Jumlah Orang Diperiksa 548.267”Total komulatif kasus konfirmasi 60.709 orang, dengan Kasus Aktif 8.110 orang (13,36%), Meninggal dunia 1.331 orang (2,19%) Sembuh 51.268 orang (84,45%)Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso dibawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc melaporkan 4.118 sample yang diperiksa (FK Unand 3.672 sampel dan Lab. Veteriner 446 sampel) terkonfirmasi tambahan 637 (enam ratus tiga puluh tujuh) orang warga Sumbar positif terinfeksi covid-19, kesembuhan pasien covid-19 setelah 2x konversi negatif bertambah 290 orang dan meninggal bertambah 11 orangWarga Sumbar terkonfirmasi positif sebanyak 637 orang, dengan rincian:Kota Padang 282 orangKota Padang Panjang 2 orangKota Bukittinggi 39 orangKota Payakumbuh 19 orangKota Solok 19 orangKota Sawahlunto 4 orangKota Pariaman 1 orangKabupaten Pasaman 21 orangKabupaten Padang Pariaman 23 orangKabupaten Agam 92 orangKabupaten Limapuluh Kota 8 orangKabupaten Solok 17 orangKabupaten Tanah Datar 51 orangKabupaten Sijunjung 7 orangKabupaten Pesisir Selatan 26 orangKabupaten Kep. Mentawai 9 orangKabupaten Pasaman Barat 13 orangKabupaten Dharmasraya 4 orang Pasien sembuh sebanyak 290 orang, dengan rincian:Kota Padang 209 orangKota Payakumbuh 5 orangKota Solok 3 orangKota Pariaman 7 orangKabupaten Agam 28 orangKabupaten Solok 7 orangKabupaten Tanah Datar 11 orangKabupaten Pesisir Selatan 7 orangKabupaten Pasaman Barat 11 orangKabupaten Dharmasraya 2 orang Meninggal dunia sebanyak 11 orang, dengan rincian:Kota Padang 2 orangKota Payakumbuh 1 orangKabupaten Agam 1 orangKabupaten Limapuluh Kota 3 orangKabupaten Tanah Datar 3 orangKabupaten Pesisir Selatan 1 orangPerkembangan Covid-19 di Sumbar, Sabtu 17 Juli 2021 Kasus Suspek dengan total 534 orang, Dirawat sebanyak 89 orang, Isolasi mandiri sebanyak 445 orang. Tetaplah jaga kesehatan dan marilah kita konsisten dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Terima kasih,Red

Danrem 061/Sk Bersama Walikota Bogor Tinjau Serbuan Vaksinasi Di Yonif 315/Grd

IMG-20210717-WA0047-1.jpg

Bogor, Untuk menekan a ngka penyebaran covid-19 diwilayah Kota Bogor, Cianjur dan Sukabumi, Korem 061/SK gencar melaksanakan kegiatan Serbuan vaksinasi terhadap masyarakat diwilayah jajaran Korem 061/SK. Dan sebanyak 65.000 orang warga masyarakat telah melaksanakan vaksinasi massal gelaran Korem 061/SK, hal tersebut disampaikan oleh Danrem 061/SK Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M. disela-sela kegiatannya yang sedang meninjau pelaksanaan serbuan vaksinasi Massal di Yonif 31/Grd, Sabtu (17/7).

” Hari ini Kami dari Korem 061/Suryakancana bersama para relawan Kota Bogor melaksanakan kegiatan pelayanan vaksinasi untuk 2000 orang peserta, khusus di Batalyon Infanteri 315/Garuda. Pelaksanaan serbuan vaksinasi ini adalah serbuan vaksinasi bela negara dan gotong royong, karena melibatkan para relawan-relawan yang bekerja tulus ihklas secara sukarela dalam memberikan pelayanan vaksinasi kepada warga masyarakat Kota Bogor.” Ujar Jenderal bintang satu ini.

Relawan-relawan ini adalah gabungan dari para nakes yaitu para dokter, tenaga perawat, bidan lalu dari festival merah putih, kemudian adik-adik Pramuka, Paskibraka lalu dari Vihara dhanagun, paguyuban gerak badan termasuk juga civitas akademika yang kita libatkan baik dari IPB kemudian Uika termasuk alumnusnya yang sangat membantu, ungkap Danrem lagi. ” Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan para relawan hingga terlaksananya serbuan vaksinasi ini. sampai kemarin Vaksinasi yang sudah kita laksanakan yaitu sebanyak 65000 orang, jadi cukup lumayan banyak. kemudian perlu kami sampaikan juga, bahwa antusiasme masyarakat sangat luar biasa dan nampaknya sangat mendukung sekali dengan adanya pelayanan ini, karna tanpa didukung oleh warga,maka pelaksanaan kegiatan ini terus kita upayakan tetap ada. Karna kalo kita hanya nembuka pendaftaran melalui aplikasi saja tentunya proses nya akan memakan waktu yang cukup lama, 1 jam hampir 10.000 yg ingin divaksin. “

Kemudian Danrem menjelaskan, bahwa bagi siapapun yang ingin divaksin di Korem 061/SK, ada 3 cara yang dapat dilakukan oleh warga masyarakat, yaitu pertama bisa mendaftar melalui para Babinsa maupun para danramil, kemudian yang kedua bisa langsung datang ke lokasi Vaksinasi dimana pada gelaran serbuan vaksinasi ini Korem menyediakan 8 titik lokasi vaksinasi, akan tetapi bagi yang datang langsung ke lokasi kuotanya kami batasi hal itu tentunya untuk mempermudah para relawan, kemudian opsi atau pilihan yang ketiga yaitu melalui aplikasi yang telah disiapkan, dan itupun dibatasi. intinya setiap hari Wilaysh Korem 06/Sk bisa melaksanakan vaksinasi antara 3000 sampai 3500 orang.

” Perlu diingat, bahwa vaksinasi ini gratis, tidak dipungut biaya. dan kami juga melaksanakan vaksinasi setiap hari dari senin sampai Minggu.

Masih terkait vaksinasi, Danrem juga menyampaikan bahwa hari Senin (19/7) Korem 061/SK akan melaksanakan vaksinasi untuk anak-anak pelajar khusus diwilayah Kota Bogor, dan rencananya pada bulan Agustus Korem 061 akan melaksanakan vaksinasi untuk para pelajar diseluruh wilayah jajaran Korem 061/SK.

” intinya kami akan melaksanakan vaksinasi dari umur 12 tahun, sedangkan maksimal yang sudah dilaksanakan adalah umur 91.” Ujarnya.

Selain itu Danrem juga menyampaikan bahwa rencananya Korem 061/SK akan melaksanakan Go Babinsa jadi Go Babinsa adalah satu program yang mana program tersebut adalah pemberian obat secara gratis kepada warga masyarakat yang terpapar Covid-19. Dan yang diperlukan untuk mendapatkan obat-obatan tersebut hanya tiga yaitu KTP kemudian hasil swab menyatakan positif dan kemudian yang ketiga adalah orang miskin atau orang tidak mampu.

Masih terkait kegiatan Vaksinasi ini, Walikota Bogor Bima Arya menyampaikan bahwa sampai saat ini Vaksinasi di kota Bogor sudah berjalan sebanyak 24%, untuk itu kami membutuhkan tenaga relawan untuk membantu pelaksanaan Vaksinasi Covid-19.

Adapun data warga masyarakat yang yang meninggal akibat wabah covid 19 dalam melaksanakan isolasi Mandiri maupun yang dirawat di rumah sakit adalah warga masyarakat yang belum divaksin Oleh sebab itu Walikota Bogor mengajak seluruh warga masyarakat Kota Bogor yang belum di vaksin untuk melaksanakan vaksinasi.

Selain itu Walikota Bogor juga menyampaikan terkait perpanjangan ppkm darurat ia belum bisa memberikan keterangan apapun karena belum ada instruksi baik dari Gubernur maupun dari Menko kemaritiman Bapak Luhut Binsar Panjaitan.

Hadir pada kegiatan tersebut Kolonel Inf Roby Bulan (Dandim 0606 Kota Bogor ), Kolonel Inf Mahesa Fitriadi (Kasrem 061/sk), Kolonel Inf Sigit (kasi Ops Korem 061/sk), Kolonel Kav Hari Mulyanto ( kasiran rem 061/SK), Dandenkesyah III/I
kemudian Bapak Gatot Susanta Bobat Bapak Guntur Santoso ketua Bobat, Bapak Anwar FMP da Ibu Desi. Tim

Mulai Besok Minggu 18 Juli 2021 Seluruh Destinasi Wisata di Kota Pariaman Ditutup

1626522109-web2.jpg
Pariman (benuanews.com), Seluruh destinasi wisata di Kota Pariaman, Provinsi Sumatera Barat, ditutup selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, yang dimulai 18-25 Juli 2021, atau seminggu kedepan.Hal ini diputuskan setelah Walikota Pariaman, Genius Umar, bersama dengan Forkopimda Kota Pariaman, menggelar rapat bersama, menyikapi naiknya status Asessemen Level 4 yang disandang Kota Pariaman per 17 Juli 2021, di Hotel Safari Inn, Pantai Kata, Desa Taluak, Kecamatan Pariaman Selatan, Sabtu sore (17/7/2021).“Dari hasil rapat bersama ini kami pastikan untuk seluruh objek wisata yang ada di Kota Pariaman ditutup, hingga seminggu mendatang, sampai Asessmen Level di Kota Pariaman berubah,” ujar Genius Umar.Selama penutupan sementara seluruh objek wisata di Kota Tabuik ini, pihaknya akan memasang sejumlah tanda larangan masuk, serta menyiagakan petugas dilapangan, yang terdiri dari Polisi, TNI, Pol PP dan Dinas Perhubungan, untuk memastikan tidak ada wisatawan dan pengunjung yang mengunjungi destinasi Kota Pariaman, ulasnya.“Mulai besok, Kawasan wisata Pantai dan Pulau yang ada di Kota Pariaman, ditutup, kemudian mulai malam ini kita akan dirikan pos-pos penyekatan masuk Kota Pariaman. Untuk orang yang akan memasuki Kota Pariaman, nantinya akan diminta kartu sudah vaksin, apabila tidak bisa menunjukan kartu vaksin tersebut, akan kita minta putar balik,” tegasnya.Genius juga meminta masyarakat, termasuk para pedagang-pedagang yang berjualan di sepanjang Pantai dan kawasan wisata, dapat menyikapi hal tersebut, dengan mengikuti arahan dan menaati, penutupan saat PPKM Darurat ini, ungkapnya.Ia berharap, dengan penutupan kawasan pariwisata tersebut, pandemi Covid-19 dapat segera berakhir dan kondisi perekonomian masyarakat serta pariwisata dapat kembali pulih.“Semoga situasi ini dapat segera berakhir, karena itu kami meminta semua pihak dan masyarakat, untuk dapat mematuhi protokol kesehatan, dan juga ikut serta dalam program vaksinasi covid-19, sehingga angka vaksinasi kita akan tercapai, dimana saat ini baru 9 ribu warga Kota Pariaman yang sudah divaksin,” tutupnyatim
scroll to top