Edukasi Pertanian Ramah Lingkungan: Mahasiswa KKN Unand Sosialisasikan Daun Pepaya sebagai Pestisida Nabati

FOTO-1-PESTISIDA.jpg-scaled.jpeg

Benuanews, Limapuluhkota, 13/01/2026 – Dalam upaya mendukung pertanian yang lebih sehat, mahasiswa KKN Universitas Andalas (Unand) menggelar aksi nyata lewat program kerja di Nagari Tarantang, Kecamatan Harau, Limapuluh Kota. Pada Minggu (11/1/2026), tim KKN Unand mengadakan sosialisasi dan demonstrasi pembuatan pestisida nabati berbahan dasar ekstrak daun pepaya bagi para petani setempat.

Kegiatan yang berlangsung di salah satu rumah warga ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan petani terhadap bahan aktif kimia. Penggunaan daun pepaya dipilih karena tanaman ini mudah ditemukan di sekitar lingkungan rumah dan efektif mengendalikan hama tanaman hortikultura seperti kutu putih, kutu daun, hingga thrips.

”Melalui program kerja ini, kami berharap ini menjadi langkah awal untuk mengurangi pencemaran lingkungan akibat penggunaan bahan aktif yang berlebihan,” ujar Silfiani sebagai salah satu mahasiswa pemateri pada kegiatan ini.

Metode pembuatan pestisida ini sangat sederhana. Bahan utama yang diperlukan hanyalah air dan daun pepaya, dengan bantuan alat rumah tangga seperti blender, pisau, dan botol semprot. Cara pembuatannya pun cukup praktis. Daun pepaya cukup di blender dengan air sesuai takaran hingga menjadi bubur, diamkan selama 24 jam di tempat tertutup, lalu saring dan ambil ekstraknya untuk dijadikan pestisida.

Selain ramah lingkungan, penggunaan pestisida alami ini dinilai mampu membantu petani menghemat biaya pengendalian hama sekaligus menjaga kelestarian ekosistem tanah dalam jangka panjang. Melalui program ini, para petani dan kelompok tani di Nagari Tarantang diharapkan mampu memproduksi pestisida nabati secara mandiri untuk kebutuhan kebun mereka.

scroll to top