SIAK, Benua news.com – 20 Juli 26, Seorang warga bernama Feberman Halawa (41 tahun) menjadi korban dugaan tindak kekerasan berupa pengeroyokan di wilayah Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, tepatnya di kawasan Seberang Feri Perawang Peristiwa berlangsung pada Minggu, 19 Juli 2026, sekira pukul 20.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang disampaikan korban kepada awak media, kejadian bermula saat ia datang ke sebuah warung milik warga bernama Laia untuk menyelesaikan pembayaran pembelian seekor anjing senilai Rp400.000. Setelah transaksi selesai dan sempat berbincang sejenak, korban berniat pulang karena anak-anaknya masih menunggu di rumah.
Namun, niat baik tersebut justru berujung malapetaka. Tanpa alasan yang jelas, salah satu pengunjung bernama Waruwu tiba-tiba mendorong korban hingga jatuh dan langsung memukul bagian kepala. Tidak hanya itu, tindakan tersebut kemudian diikuti oleh sekelompok orang berjumlah sekitar 5 orang, di antaranya diketahui bernama Gulo dan Zai, serta pemilik warung ikut terlibat dalam penyerangan tersebut.
“Saya sudah izin hendak pulang, namun tiba-tiba didorong dan dipukul. Saya dikeroyok bersama-sama. Saya berusaha lari menyeberang jalan, namun masih dikejar dan dipukuli terus menerus hingga saya berhasil menyelamatkan diri dan sampai di rumah dengan keadaan lemas dan luka-luka,” ungkap Feberman dengan nada bergetar.
Korban Mohon Segera Diproses Secara HukumMelalui pernyataannya ini, korban memohon kepada pihak berwenang agar segera menindaklanjuti kasus ini dengan tegas dan transparan. Ia menuntut seluruh pihak yang terlibat dalam tindakan kekerasan yang tidak manusiawi ini dipertanggungjawabkan sesuai aturan hukum yang berlaku.
“Saya memohon kasus ini segera diproses secara hukum. Saya tidak meminta hal lain selain keadilan dan kepastian hukum atas perlakuan yang saya terima. Kejadian ini sangat merugikan saya secara fisik maupun mental,” tegasnya.
Keluarga dan korban berharap peristiwa ini tidak berhenti begitu saja, melainkan ditelusuri tuntas agar tidak terjadi hal serupa di lingkungan masyarakat.
untuk mengimbangi pemberitaan saat awak media konfirmasi minta tanggapan kepada Kapolsek Tualang melalui Kanit Reskrim melalui chat WhatsApp sampai berita ini terbit tidak ada tanggapan.
Laporan: Tim Liputan Berita Benua News | Sumber : Keterangan Korban.