Lebak Benuanews.com Polres Lebak Polda Banten gencar mensosialisasikan pencegahan narkotika dan obat terlarang (narkoba) ke berbagai elemen masyarakat untuk penyelamatan masa depan generasi penerus bangsa.
“Kita minta orang tua dapat mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat penyalahgunaan narkoba,” kata Kasat Resnarkoba Polres Lebak AKP Epi Cepiyana saat sosialisasi di Masjid Jaura Rangkasbitung, Lebak, Jumat (07/11/2026).
Menurut dia, wilayah Rangkasbitung Kabupaten Lebak masuk kategori rawan peredaran narkoba dan sasarannya kalangan muda, pelajar maupun mahasiswa. Para pengguna narkoba juga terdapat usia muda berkisar antara 16 sampai 20 tahun.
Oleh karenanya, pihaknya melakukan pencegahan maupun antisipasi peredaran narkoba atas perintah pimpinan Kapolres Lebak AKBP Arninsi dan program Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto.
“Kami mensosialisasikan pencegahan narkoba ke sekolah, perguruan tinggi, pesantren, majelis taklim juga tempat ibadah,” kata Cepi.
Menurut dia, kunci pencegahan narkoba itu adalah keluarga dan orang tua dapat mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat penyalahgunaan barang haram tersebut.
Saat ini, di era digitalisasi tentu sangat mudah peredaran narkoba melalui media sosial, sehingga peran keluarga sangat penting untuk mengawasinya.
Kepolisian bekerja keras untuk pencegahan dan antisipasi peredaran narkoba, karena Kabupaten Lebak daerah perbatasan dengan Jakarta dan Jawa Barat. Selain itu Kabupaten Lebak banyak daerah terpencil dan pelosok yang menjadi sasaran para pengedar narkoba.
“Kami tiga bulan terakhir ini mengungkap 30 kasus dan 44 tersangka atas penyalahgunaan narkoba mulai jenis sabu-sabu, ganja hingga obat keras,” katanya.
Sementara itu, pemuka agama Masjid Jaura Rangkasbitung Kabupaten Lebak KH Mansur mengatakan pihaknya mendukung kepolisian melakukan sosialisasi pencegahan dan antisipasi peredaran narkoba.
Perbuatan narkoba tentu menurut ajaran Islam hukumnya haram, karena pemakai atau pengguna narkoba bisa hilang ingatan juga hingga tak sadarkan diri.
“Kami setiap pengajian dan khutbah Jumat selalu menyampaikan bahaya narkoba terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.
Reporter: Baedi