Takalar.Benuanews.com
Polemik dugaan pemerasan yang sempat mencuat akhirnya mendapat klarifikasi tegas. Pihak Café BUM secara resmi menyatakan bahwa tudingan terhadap Lembaga Investigasi Negara (LIN) Kabupaten Takalar tidak berdasar, Sabtu (18/04/2026)
Dalam pernyataan resminya, manajemen Café BUM menegaskan bahwa Ketua LIN Kabupaten Takalar, Arifuddin Radjab Daeng Tompo, tidak pernah melakukan tindakan pemerasan ataupun permintaan uang dalam bentuk apa pun kepada pihak mereka.
“Kami menyampaikan klarifikasi bahwa Arifuddin Radjab Daeng Tompo maupun pihak LIN tidak pernah melakukan pemerasan atau meminta uang kepada kami,” tegas pihak Café BUM.
Di sisi lain, Arifuddin Radjab Daeng Tompo saat dikonfirmasi juga membantah keras tuduhan tersebut. Ia menegaskan bahwa secara pribadi maupun kelembagaan, LIN tidak pernah melakukan praktik meminta-minta kepada pihak mana pun, termasuk Café BUM.
“Saya pribadi maupun lembaga tidak pernah melakukan permintaan uang kepada pihak Café BUM. Tuduhan tersebut tidak benar,” ujarnya.
Dengan adanya pernyataan resmi ini, diharapkan polemik yang berkembang dapat segera mereda dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.