LABUHANBATU UTARA | Benuanews.com – Ketenangan warga di Kecamatan NA IX-X, Labuhanbatu Utara, kini terusik oleh aktivitas gelap yang kian terang-terangan. Inisial F alias Fedol mendadak jadi buah bibir sekaligus sumber kecemasan lantaran diduga kuat menjadi otak pengendali peredaran narkotika jenis sabu di wilayah tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun tim di lapangan, gurita bisnis haram fedol ini mencengkeram mulai dari kawasan strategis Titi Besi di Kampung Pajak hingga merambah ke area terpencil di Pegunungan Simonis.
Jejaring Fedol dikenal sangat terorganisir. Pengendali di lapangan diduga mengawasi langsung transaksi, sehingga para pembeli merasa seolah-olah “aman” bertransaksi meski di ruang terbuka. Kondisi ini memicu kecurigaan warga bahwa bisnis tersebut seakan kebal hukum.
”Aktivitas di Titi Besi dan Simonis itu sudah rahasia umum. Fedol seolah punya kendali penuh. Sayangnya, sampai sekarang belum ada penangkapan,” ujar seorang warga yang identitasnya dirahasiakan, Rabu (01/03/2026).
Menanggapi panasnya isu ini, Kapolsek NA IX-X, AKP Yustina, S.H., M.H., langsung memberikan atensinya. Saat dikonfirmasi awak media, ia berjanji akan segera menginstruksikan timnya untuk bergerak ke lokasi.
”Terima kasih informasinya. Segera kita cek, mohon kerjasamanya,” tegas AKP Yustina singkat via pesan digital.
Kini, komitmen aparat penegak hukum tengah dinanti. Masyarakat berharap janji tersebut bukan sekadar kata-kata, melainkan tindakan nyata untuk membersihkan Bumi Basimpul Kuat Babontuk Elok dari jeratan narkoba yang dikomandoi sosok Fedol. (Tim)