Lumajang,Benua News.com – Tidak semua orang memulai sebuah pekerjaan dari bidang yang benar-benar ia kuasai. Ada kalanya sebuah amanah justru membawa seseorang masuk ke ruang yang sebelumnya terasa asing.
Bupati Lumajang Indah Amperawati pernah mengalami hal itu. Latar belakang pendidikannya adalah pertanian, tetapi dalam perjalanan tugasnya ia pernah mendapat penugasan yang berkaitan dengan bidang keuangan.
Pilihan yang dihadapinya bukan menghindar karena bidang tersebut berbeda dengan latar belakang pendidikan, melainkan belajar dan memahami pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya.
Pengalaman itu kembali ia ceritakan ketika memberikan pengarahan dalam Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, dan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lumajang, Rabu (16/9/2026).
Bagi Bunda Indah, pengalaman tersebut menjadi gambaran bahwa perjalanan dalam pemerintahan tidak selalu berjalan lurus sesuai bidang pendidikan seseorang.
Kebutuhan organisasi dan keterbatasan sumber daya manusia, menurutnya, dapat membuat penempatan aparatur tidak selalu identik dengan latar belakang pendidikannya.
Namun, perbedaan itu bukan berarti seseorang tidak dapat menjalankan tugas.
Ada proses yang harus dilalui, seperti mengenali bidang yang baru, mempelajari hal-hal teknis, memahami aturan, dan membangun pemahaman agar amanah yang diberikan dapat dijalankan.
Bunda Indah mencontohkan dirinya yang harus mempelajari teknis bidang keuangan meskipun memiliki latar belakang sarjana pertanian.
Pengalaman tersebut juga memberinya dorongan untuk menunjukkan bahwa seseorang dengan latar belakang pertanian pun dapat belajar dan menjalankan tanggung jawab di bidang keuangan.
Di situlah, menurut Bunda Indah, kemauan belajar menjadi penting.
Seseorang mungkin tidak membawa seluruh pengetahuan yang dibutuhkan sejak hari pertama. Tetapi ketika sebuah tanggung jawab sudah dipercayakan, ada kewajiban untuk mengejar pengetahuan yang diperlukan agar pekerjaan dapat dijalankan dengan baik.
Pesan tersebut menjadi semakin relevan bagi para pejabat yang baru menerima amanah. Pergantian atau perpindahan tugas dapat mempertemukan seseorang dengan persoalan, aturan, dan karakter pekerjaan yang berbeda dari pengalaman sebelumnya.
Karena itu, kemampuan beradaptasi bukan hanya tentang mengikuti perubahan aturan. Lebih jauh, ada kesediaan untuk membuka diri terhadap bidang baru dan tidak merasa cukup hanya dengan pengetahuan yang telah dimiliki.
Bunda Indah menegaskan bahwa tidak ada jabatan yang pada dasarnya berat atau ringan. Beban sebuah jabatan justru dapat terasa lebih berat ketika seseorang tidak memahami tugas pokok dan fungsi yang harus dijalankan.
“Tidak ada jabatan yang berat atau ringan, semuanya sama. Jabatan itu akan menjadi berat kalau kita tidak memahami tugas pokok dan fungsi bagaimana kita menduduki jabatan itu,” ujar Bunda Indah.
Kalimat itu menjadi benang merah dari pengalaman yang ia bagikan. Ketika seseorang memahami apa yang menjadi tanggung jawabnya, bidang yang semula terasa asing perlahan dapat dipelajari.
Proses tersebut tentu tidak berhenti setelah seseorang mulai memahami pekerjaan. Pengetahuan dan regulasi terus berkembang sehingga aparatur tetap perlu memperbarui pemahamannya.
Bagi Bunda Indah, pengalaman berpindah atau mendapat tugas di bidang yang berbeda bukan semata-mata soal penempatan. Ada pelajaran tentang bagaimana seseorang merespons kepercayaan yang diberikan kepadanya.
Amanah tidak selalu datang dalam bentuk pekerjaan yang sudah kita kenal. Kadang justru melalui tugas yang menuntut kita belajar lebih banyak.
Dalam konteks pelayanan publik, kemauan untuk belajar itu memiliki arti yang lebih luas. Ketika aparatur bersedia memahami bidang yang menjadi tanggung jawabnya, masyarakat diharapkan tetap memperoleh pelayanan yang berjalan sesuai tugas dan ketentuan, meskipun dinamika organisasi terus berubah.
Pada akhirnya, perjalanan sebuah jabatan bukan hanya tentang gelar pendidikan atau pengalaman masa lalu. Ada ruang untuk bertumbuh ketika seseorang berani menerima tanggung jawab, belajar dari hal yang belum dikuasai, dan membuktikan kemampuannya melalui pekerjaan.
Pengalaman itulah yang dibagikan Bunda Indah kepada para pejabat yang baru dilantik. Jadi, ketika amanah datang, jangan berhenti pada pertanyaan apakah kita berasal dari bidang itu. Pertanyaan yang lebih penting adalah seberapa besar kemauan untuk mempelajarinya dan menjalankan tanggung jawab tersebut dengan sungguh-sungguh.
(M.HADI)