Jakarta.(Benuanews.com)– Aliansi Mahasiswa Jambi menyatakan kekecewaannya setelah aksi damai yang digelar di depan Bakrie Tower, Jakarta Selatan, pada Selasa (4/8/2026), tidak direspons melalui pertemuan dengan perwakilan Bakrie Group. Massa aksi mengaku telah menyampaikan berbagai tuntutan terkait persoalan yang mereka kaitkan dengan operasional PT Sumbertama Nusa Pertiwi (PT SNP), namun hingga aksi berakhir tidak ada pihak perusahaan yang menerima aspirasi mereka.
Koordinator Lapangan I Aliansi Mahasiswa Jambi, Muhammad Muhlisin Yusuf, mengatakan bahwa sikap tersebut menjadi catatan serius dan dinilai tidak mencerminkan keterbukaan perusahaan terhadap aspirasi masyarakat.
“Kami datang membawa suara masyarakat Desa Parit dengan harapan adanya dialog dan penyelesaian. Namun hingga aksi selesai, tidak ada satu pun perwakilan yang menemui kami. Kami sangat menyayangkan sikap tersebut,” ujarnya.
Dalam aksi tersebut, Aliansi Mahasiswa Jambi mendesak Bakrie Group sebagai induk perusahaan PT Sumbertama Nusa Pertiwi untuk melakukan audit menyeluruh terhadap tata kelola perusahaan, mengevaluasi jajaran manajemen apabila ditemukan pelanggaran, membuka transparansi mengenai HGU dan CSR, serta mendorong penyelesaian berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat Desa Parit.
Menurut Aliansi Mahasiswa Jambi, tidak adanya pertemuan dengan pihak perusahaan tidak akan menghentikan langkah mereka dalam mengawal aspirasi masyarakat.
“Kami memberikan kesempatan kepada Bakrie Group untuk menunjukkan itikad baik dengan membuka ruang dialog. Namun apabila tidak ada respons atau tindak lanjut yang jelas, kami akan kembali menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih besar sebagai bentuk penyampaian aspirasi secara damai dan sesuai dengan ketentuan hukum,” tegas Muhammad Muhlisin Yusuf.
Aliansi Mahasiswa Jambi menegaskan bahwa perjuangan mereka akan terus berlanjut hingga terdapat tanggapan dan langkah nyata dari Bakrie Group terhadap berbagai tuntutan yang telah disampaikan. Mereka juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mahasiswa, dan organisasi sipil untuk terus mengawal isu tersebut melalui jalur yang damai dan konstitusional.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat tanggapan resmi dari Bakrie Group mengenai aksi maupun tuntutan yang disampaikan Aliansi Mahasiswa Jambi.