JAKARTA-Benuanews.com-Kerja keras dan kerja cerdas Bupati Andi Abdullah Rahim dalam upaya menekan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Luwu Utara kembali mendapatkan apresiasi dan pengakuan di tingkat nasional.
Bupati keempat Kabupaten Luwu Utara ini resmi menerima penghargaan Detiktimur Awards 2026 sebagai Kepala Daerah Penerima Anugerah Figur Akselerator Kemajuan Daerah untuk kategori Akselerator Inovasi Pengentasan Kemiskinan Ekstrem.
Penghargaan bergengsi ini diterima langsung Bupati Andi Abdullah Rahim, Jumat (7/8/2026), di Grand Ballroom Trans Hotel, Jakarta.
Usai menerima penghargaan tersebut, Bupati Andi Rahim menyampaikan rasa syukur dan mendedikasikan apresiasi ini kepada seluruh elemen masyarakat dan jajaran Pemda Luwu Utara.
Menurutnya, capaian ini merupakan hasil nyata dari sinergi yang terbangun kuat di daerah. “Saya menerima penghargaan Detiktimur Awards 2026 sebagai Bupati yang memberikan langkah-langkah pasti dalam pemberantasan kemiskinan ekstrim di Luwu Utara,” ujar Andi Rahim.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari dedikasi dan kerja sama seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) yang selalu berorientasi pada hasil maksimal dan optimal.
“Tentu ini merupakan hasil kerja keras dari seluruh stakeholder yang ada di Luwu Utara yang memang selalu bekerja maksimal dan optimal untuk memastikan kemiskinan ekstrim yang ada di Luwu Utara bisa terus kami tekan dengan program-program yang kami lakukan,” jelasnya.
Meski menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional, Bupati Andi Rahim menegaskan bahwa pencapaian ini bukanlah garis akhir.
Menurutnya, Pemda Luwu Utara berkomitmen terus menggenjot berbagai program inovatif demi mewujudkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat.
“Tentu ini bukan akhir dari apa yang sudah kami capai, karena kami akan terus berusaha untuk melakukan akselerasi yang lebih baik lagi,” tegasnya.
Di akhir keterangannya, ia kembali mengingatkan bahwa kunci utama keberhasilan pembangunan dan pengentasan kemiskinan terletak pada soliditas dan kebersamaan semua pihak.
“Karena untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrim di Luwu Utara, hanya bisa kita wujudkan dengan kolaborasi dan kerja keras dari semua pihak yang ada di Luwu Utara,” pungkasnya.
Seperti diketahui, Pemda Kabupaten Luwu Utara telah memaparkan berbagai strategi dan upaya untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrem di Luwu Utara melalui tiga strategi yang terbukti ampuh memberikan dampak positif terhadap penurunan kemiskinan ekstrem di Luwu Utara.
Strategi pertama difokuskan pada pengurangan beban biaya hidup melalui program bantuan dan subsidi yang tepat sasaran.
Tujuannya agar pendapatan masyarakat rentan tidak habis untuk kebutuhan dasar, sehingga dapat dialokasikan untuk kegiatan produktif.
Strategi kedua adalah menitikberatkan pada peningkatan pendapatan masyarakat miskin melalui penguatan kapasitas ekonomi dan daya saing.
Salah satu fokus utamanya adalah pengembangan potensi kawasan pesisir untuk mendukung pertumbuhan sektor kelautan dan perikanan.
Strategi ketiga diarahkan pada penanganan wilayah kantong-kantong kemiskinan ekstrem melalui perbaikan infrastruktur dan kualitas lingkungan.
Langkah ini bertujuan mengurangi ketimpangan layanan dasar serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah terisolasi.
Bupati Andi Abdullah Rahim menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan harus dilakukan secara terukur dan berbasis pada data akurat agar program pemerintah menjadi tepat sasaran. (LHr#)
