*Menjaga Tradisi, Merawat Harapan: Umat Hindu Desa Lampuawa dan Minanga Tallu Gelar Doa Bersama Sebelum Turun Sawah*

IMG-20260725-WA0018.jpg

LUWU UTARA-Benuanews.com-Menjelang dimulainya musim tanam padi, umat Hindu di Desa Lampuawa dan Desa Minanga Tallu Kecamatan Sukamaju kembali menggelar tradisi ritual doa bersama sebelum turun ke sawah untuk melakukan penanaman.

Acara adat dan keagamaan yang telah menjadi rutinitas saban musim tanam ini digelar sebagai bentuk rasa syukur sekaligus permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar proses pertanaman berjalan lancar, bebas dari serangan hama, dan menghasilkan panen yang melimpah.

Turut hadir Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Wilayah Binaan (Wibi) Desa Lampuawa dan Minanga Tallu, Ramsal, S.TP. Kehadiran PPL ini menegaskan pentingnya sinergi antara pendekatan teknis pertanian dan kearifan lokal masyarakat setempat.

PPL Sukamaju, Ramsal, dalam kesempatan itu memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi masyarakat petani umat Hindu di kedua desa tersebut dalam upaya menjaga tradisi spiritual sebelum memulai aktivitas pertanian.

“Tradisi ini bukan sekadar ritual rutin, tetapi juga sebagai wujud kebersamaan, rasa syukur, dan optimisme petani. Kami bertugas mendampingi dari sisi teknis budidayanya, hingga pengendalian hama,” ucap Ramsal saat memberikan penguatan di lokasi acara.

“Kami berharap, melalui doa tulus yang dipanjatkan bersama serta penerapan pola tanam yang serentak, musim tanam kali ini bisa berjalan optimal dan membawa hasil panen melimpah bagi kesejahteraan petani di Lampuawa dan Minanga Tallu,” tambahnya.

Ritual doa bersama ini menjadi momentum konsolidasi antarpetani untuk menyepakati jadwal olah tanah, pembibitan, hingga pengaturan irigasi secara serentak.

Dengan berjalannya tradisi yang sarat makna ini, para petani di Desa Lampuawa dan Minanga Tallu siap melangkah untuk turun ke sawah dengan penuh optimisme demi menjaga ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Sukamaju. (LHr#)

scroll to top