Dugaan Kebal Hukum, Sosok “Boby” Masih Berjaya di Balik Sawit Bilah Hulu

1778681117893.jpg

LABUHANBATU | Benuanews.com – Komitmen pemberantasan narkoba di wilayah hukum Polsek Bilah Hulu kini berada di bawah sorotan tajam. Sosok berinisial Boby, yang santer disebut sebagai bandar narkoba di Dusun Siborangan, Desa Tanjung Siram, seolah tak tersentuh hukum meski wilayah operasinya telah berulang kali digerebek petugas..

Eksistensi Boby yang kian “sakti” memicu keresahan sekaligus mosi tidak percaya dari warga setempat. Mereka menduga serangkaian penggerebekan yang dilakukan selama ini hanyalah aksi seremonial tanpa hasil nyata.

Memanfaatkan topografi Dusun Siborangan yang didominasi perkebunan sawit rimbun, Boby diduga dengan mudah berpindah-pindah titik transaksi. Namun, warga mencium aroma keganjilan yang lebih dalam.

“Setiap kali petugas datang, hasilnya selalu nihil. Kami curiga informasi operasi selalu bocor sebelum polisi tiba di lokasi. Boby dan barang buktinya seolah punya waktu lebih untuk menghilang,” ungkap salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, Rabu (13/5).

Kekecewaan masyarakat kini telah mencapai titik jenuh. Pola berulang—petugas datang lalu pulang dengan tangan hampa, sementara esok harinya aktivitas peredaran narkoba kembali normal—menciptakan kesan adanya “sandiwara” penegakan hukum.

Tuntutan warga terhadap Polsek Bilah Hulu:
Aksi Nyata: Menghentikan penggerebekan yang bersifat gaduh dan beralih ke strategi pengintaian rahasia (surveilans).
Profesionalisme: Menjamin kerahasiaan operasi agar tidak bocor ke telinga target.
Pemutusan Jaringan: Tidak hanya menangkap sosok Boby, tapi juga membongkar jaringan distribusi di belakangnya.

Kini, kasus Boby bukan sekadar masalah narkoba biasa, melainkan ujian bagi kredibilitas Polres Labuhanbatu dan Polsek Bilah Hulu. Masyarakat menanti bukti, apakah hukum benar-benar akan tegak atau justru kalah oleh “kesaktian” seorang bandar di balik rimbunnya kebun sawit. (*)

scroll to top