Labusel-Benuanews.com
Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan, Syahdian Purba Siboro, menyambut kunjungan Tim Supervisi Provinsi Sumatera Utara dalam rangka penilaian Desa/Kelurahan Pelaksana Terbaik Program PKK Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Santun Berkata Bijak Berkarya (SBBK), Kotapinang, Rabu (22/4/2026), dan menjadi bagian dari pembinaan serta evaluasi pelaksanaan program PKK di daerah.
Supervisi ini mencakup sejumlah indikator penilaian, antara lain administrasi PKK, Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR), Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), program Aku Hatinya PKK, hingga pemeriksaan IVA Test.
Dalam sambutannya, Syahdian menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim dari Provinsi Sumatera Utara. Ia menilai, kunjungan tersebut tidak hanya sebatas ajang penilaian lomba, melainkan momentum strategis untuk melihat langsung implementasi pembangunan berbasis keluarga oleh kader PKK di tingkat desa.
“Peran PKK tidak terpisahkan dari pembangunan daerah. Melalui 10 Program Pokok PKK, kontribusinya nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, hingga ekonomi keluarga,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan terus mendorong sinergi dengan TP PKK melalui dukungan kebijakan dan fasilitasi program di berbagai tingkatan. Namun demikian, ia mengakui masih terdapat keterbatasan dalam pembinaan desa perwakilan, sehingga masukan dari tim provinsi sangat dibutuhkan untuk perbaikan ke depan.
Dalam kesempatan tersebut, diumumkan lima desa dan satu kecamatan terbaik tingkat kabupaten, yakni:
Desa Teluk Panji III, Kecamatan Kampung Rakyat (Aku Hatinya PKK)
Desa Aek Goti, Kecamatan Silangkitang (PAAR)
Desa Ulu Mahuam, Kecamatan Silangkitang (UP2K)
Desa Simatahati, Kecamatan Kotapinang (Tertib Administrasi PKK)
Kecamatan Torgamba (IVA Test)
Syahdian berharap seluruh desa tersebut dapat menindaklanjuti arahan dari tim supervisi guna meningkatkan kualitas pelaksanaan program, khususnya menjelang tahapan monitoring berikutnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Labuhanbatu Selatan, Indah Fery Simatupang, menegaskan bahwa kegiatan supervisi menjadi momentum penting untuk evaluasi sekaligus penguatan kapasitas kader PKK.
Menurutnya, gerakan PKK merupakan gerakan nasional berbasis masyarakat yang berfokus pada pemberdayaan keluarga sebagai unit terkecil pembangunan. Melalui lomba desa pelaksana terbaik, kader didorong menghadirkan inovasi serta praktik yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Lomba ini bukan hanya mencari yang terbaik, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bersama agar praktik unggul dapat direplikasi secara berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, capaian desa-desa tersebut merupakan hasil kerja kolektif yang dibangun melalui konsistensi, gotong royong, serta komitmen berbagai pihak, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kualitas pelaksanaan program PKK di Labuhanbatu Selatan, sekaligus mempererat sinergi antara TP PKK kabupaten dan provinsi dalam mewujudkan keluarga yang mandiri dan sejahtera.(SR)