Mataram NTB benuanews.com – Dua insiden kecelakaan lalu lintas terjadi beruntun di sepanjang Jalan Bung Karno pada Minggu dini hari (19/04/2026). Jajaran Polsek Mataram pun bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi guna mencegah dampak lebih luas.
Kapolsek Mataram, AKP Mulyadi, S.H., yang memimpin langsung penanganan, menjelaskan bahwa kecelakaan pertama terjadi sekitar pukul 00.30 WITA di area U-turn depan RS Biomedika.
Insiden tersebut melibatkan sepeda motor Honda Beat (DR 6288 EG) yang dikendarai IMAP (25) dengan mobil Toyota Fortuner (DR 1029 BF) yang dikemudikan AA (30).
“Kecelakaan terjadi saat pengendara motor melaju dari selatan ke utara, kemudian berbenturan dengan mobil dari arah berlawanan yang sedang berbelok ke barat di depan RS Biomedika,” ujar AKP Mulyadi.
Tak berselang lama, sekitar pukul 00.40 WITA, kecelakaan kedua terjadi di simpang tiga Amanah, Kelurahan Pagutan Barat. Peristiwa ini melibatkan sepeda motor Yamaha N-Max (DR 5717 ET) yang dikendarai A dengan mobil Toyota Vios (DR 1812 DK) yang dikemudikan D.
“Modus kejadian hampir serupa, benturan terjadi saat kendaraan roda empat berbelok ke arah kanan di persimpangan,” tambahnya.
Akibat kedua insiden tersebut, pengendara sepeda motor dilaporkan mengalami luka-luka dan harus mendapatkan penanganan medis, sementara kendaraan mengalami kerusakan material.
Polisi yang menerima laporan langsung turun ke lokasi untuk melakukan pertolongan pertama kepada korban, mengamankan barang bukti, serta mengatur arus lalu lintas agar tetap lancar.
“Langkah cepat kami lakukan untuk mencegah kemacetan dan memastikan keselamatan pengguna jalan lainnya,” jelas Kapolsek.
Hingga saat ini, belum tercapai kesepakatan damai antara pihak-pihak yang terlibat. Kedua kasus tersebut telah dilimpahkan ke Unit Gakkum Laka Lantas Polresta Mataram untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolsek mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, khususnya di malam hari dan di titik rawan seperti persimpangan maupun putaran jalan.
“Kami mengingatkan pengguna jalan untuk selalu waspada, mengurangi kecepatan, dan memastikan kondisi aman sebelum berbelok agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya. (Dv)