PESSEL, Benuanews.com
Personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke – 127 Kodim 03111 Pesisir Selatan (Pessel), melaksanakan kegiatan ketahanan pangan dengan melakukan penanaman jagung bersama Brigade Ketahanan Pangan Gurung Panjang Bersatu di Nagari Gurun Panjang Utara (GPU) , Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan, Jum’at (13/2/2026) pagi.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program nonfisik TMMD yang bertujuan mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan (Nagari).
Penanaman jagung dilakukan secara gotong royong antara personel Satgas TMMD, anggota brigade ketahanan pangan, beserta masyarakat setempat.
Komandan Kodim (Dandim) 0311 Pessel Letkol Czi Theodurus Sambua, S.T,M.Han selaku Dansatgas TMMD, menyampaikan bahwasanya kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap ketahanan pangan di daerah.
Kegiatan penanaman jagung ini tidak hanya mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. Tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Kami berharap hasil panen nantinya dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Nagari Gurun Panjang Utara,” ujar Dandim.
Dia mengatakan, kolaborasi dengan Brigade Ketahanan Pangan Jagung Gurun Panjang Bersatu menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan lahan yang tersedia agar lebih produktif.
“Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai teknik penanaman dan perawatan jagung yang baik dan benar,” kata Dandim.
Dikesempatan itu, Koordinator BPP Bayang, Khairul Effendi,SP.,M mengapresiasi Satgas TMMD Ke 127 Kodim 0311/ Pessel telah komit dalam mendukung program ketahanan pangan di wilayah itu.
Tentunya, terangnya, kolaborasi seperti ini tidak berhenti disini saja, Khairul kerjsama bersama brigade pangan harus terus dilaksanakan.
“Sinergi ini memberikan motivasi tambahan bagi para petani untuk terus meningkatkan hasil produksi pertanian,” ucapnya.
Sementara, Satgas TMMD ke 127 Kodim 0311 Pessel, Sertu Darnison, menyampaikan bahwa TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga berperan aktif dalam membantu sektor pertanian.
“Petani adalah ujung tombak ketahanan pangan, dengan kita turun langsung membantu diharapkan hasil produksi meningkat dan kesejahteraan masyarakat pun ikut terangkat,” tukuknya.(Wandi)