Warga Sungai Rimbang Suliki Buncah Dengan Penemuan Mayat Seorang Perempuan Dalam Kebun 

Screenshot_2026-04-08-18-18-00-797_com.facebook.katana.png
Limapuluh Kota, – Benuanews.com.Warga Sampanjang Nagari Sungai Rimbang Kecamatan Suliki Kabupaten Limapuluh Kota, geger dengan penemuan mayat seorang perempuan di kebun kelapa dekat sebuah gubuk , penemuan mayat  perempuan tersebut pada hari Rabu (8/4) 2026 sekira pukul 12.15 WIB.
Perempuan yang di temukan tidak bernyawa itu di ke tahui bernama Henni (49) ,ia biasanya berdomisili di pasar Air Kuning Bukittinggi , untuk sehari – harinya dia berjualan sate di pasar Air Kuning Bukittinggi.
Pada hari Senin korban pulang ke kampung ke rumah orang tua nya di jorong Sampanjang ,menurut salah satu keluarganya, korban Selasa pagi sekira pukul 06.00 WIB, bermaksud untuk balik ke Bukittinggi setelah di ketahui ternyata korban tidak kunjung sampai di Bukittinggi, karena merasa curiga keluarga korban mencoba melacak nomor handphone korban, ternyata handphone korban tidak aktif lagi.
Setelah di pantau melalui CCTV keberadaan korban, kemudian handphone korban berhasil di lacak sehingga pencarian mengarah ke kebun milik keluarga korban, saksi Andre yang juga merupakan keponakan korban melihat Henni tersandar di motor dekat gubuk dalam keadaan tidak bernyawa, sehingga suasana mulai buncah dengan isak tangis keluarga.
Tidak jauh dari posisi korban di temukan, juga di temukan satu buah pisau  cutter, dan motor korban, saat korban di temukan posisi korban duduk nyender ke motor miliknya dengan barang – barangnya masih utuh.
Kapolsek Suliki Iptu Doni Putra saat di hubungi, membenarkan adanya penemuan mayat seorang perempuan “iya kita menuju TKP sekitar pukul 13.30 WIB setelah adanya laporan dari masyarakat, sesampainya kita di TKP kondisi korban terlihat duduk bersandar di motor miliknya dengan barang – barangnya yang masih utuh, kita menemukan tidak jauh dari posisi korban di temukan,  sebuah pisau cutter dari kedua tangan korban terlihat bekas sayatan dan masih berdarah pas di dekat pergelangan tangan korban,kita memperkirakan korban sudah meninggal sehari sebelum jasadnya di temukan karena terlinat sudah di kerumini lalat ,setelah kita lakukan penyelidikan, korban langsung kita bawa ke rumah sakit Ahmad Darwis Suliki untuk di visum pungkas Doni. (lili)
scroll to top