Warga Air Merah Diskusi Bersama Polsek KampungRakyat, Desak Bandar Sabu dan Penadah Sawit Ditangkap

IMG-20260508-WA0014.jpg

Kampung Rakyat- Benuanews.com
Persoalan maraknya peredaran narkoba serta pencurian buah dan brondolan kelapa sawit di Desa Air Merah, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, akhirnya mendapat perhatian serius dari unsur Forkopimca. Dalam diskusi publik dan sosialisasi yang digelar di Balai Dusun Air Serdang (A3), Jumat (8/5/2026), warga secara terbuka menyampaikan keresahan mereka kepada aparat kepolisian dan pemerintah kecamatan.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Kampung Rakyat AKP Muhammad Ilham Lubis, S.H. beserta jajaran personel Polsek Kampung Rakyat, Camat Kampung Rakyat Ali Brahamsar Nasution, S.E., M.M., Ketua KPAD Labuhanbatu Selatan Ilham Daulay, S.H.i., Pj Kepala Desa Air Merah Samsir Siregar, perangkat desa, BPD Desa Air Merah, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, ibu-ibu perwiritan, hingga masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Camat Kampung Rakyat Ali Brahamsar Nasution menegaskan dukungan penuh pemerintah kecamatan terhadap upaya pemberantasan narkoba dan pencurian sawit yang dinilai semakin meresahkan masyarakat.

“Kami dari Pemerintah Kecamatan Kampung Rakyat sangat mendukung sepenuhnya pemberantasan narkoba, pencurian buah dan brondolan kelapa sawit yang marak di Desa Air Merah ini. Namun pemberantasan itu tidak bisa berjalan sendiri, harus ada kerja sama masyarakat dengan memberikan informasi kepada pihak kepolisian,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Aditya S.P. Sembiring M., S.I.K., melalui Kapolsek Kampung Rakyat AKP Muhammad Ilham Lubis, menegaskan komitmen kepolisian dalam menindak pelaku narkoba, pencurian sawit, hingga penadah barang curian di wilayah hukum Polsek Kampung Rakyat.

Di hadapan warga, AKP Ilham Lubis juga menjelaskan perubahan aturan terkait tindak pidana ringan (Tipiring) dalam KUHP baru.
“Kalau di KUHP lama Tipiring bisa ditahan dengan kerugian Rp2,5 juta, sekarang di KUHP baru kerugian Rp500 ribu sudah bisa dilakukan penahanan,” jelasnya.

Kapolsek meminta masyarakat aktif membantu aparat dengan memberikan informasi terkait bandar narkoba, pelaku penyalahgunaan narkotika, maupun pelaku pencurian sawit.

“Saya minta tolong kepada bapak dan ibu, bantu kami memberikan informasi tentang bandar sabu, pencuri buah sawit, dan para penadahnya agar dapat segera kami tindak lanjuti sesuai hukum yang berlaku,” tegas AKP Ilham.

Suasana diskusi semakin hidup ketika sejumlah warga menyampaikan kritik dan tuntutan secara langsung kepada pihak kepolisian. Kepala Dusun Gariang Pasar, Herman Alamsyah Nasution, meminta aparat tidak hanya menyampaikan janji tanpa tindakan nyata.

Hal senada juga disampaikan Ketua Karang Taruna Desa Air Merah, Raja Arif Nasution, yang berharap adanya langkah konkret untuk menekan peredaran narkoba dan aksi pencurian sawit di wilayah mereka.

Keresahan juga datang dari kalangan pendidikan. Melawati, S.Pd., mengungkapkan kekhawatirannya terhadap anak-anak usia sekolah yang mulai terlibat pencurian sawit.
“Sering kali yang mencuri buah sawit di sini anak-anak tingkat SLTP. Ketika dinasehati orang lain mereka malah melawan,” ujarnya prihatin.

Pernyataan paling menyentuh disampaikan Ketua KPAD Labuhanbatu Selatan, Ilham Daulay. Ia menyoroti fenomena sosial yang semakin memprihatinkan di Desa Air Merah.

“Sekarang banyak anak-anak lebih memilih mencari brondolan sawit daripada pergi sekolah, karena hasil brondolan itu ditukar dengan sabu,” ungkapnya.
Ia juga meminta kepolisian membuktikan keseriusannya dalam menangkap bandar narkoba dan penadah sawit yang selama ini dinilai belum tersentuh hukum.

Menanggapi berbagai kritik dan tuntutan masyarakat, Kapolsek Kampung Rakyat menegaskan pihaknya akan meningkatkan langkah preventif maupun penindakan, termasuk melalui operasi “Kasih Sayang” terhadap anak-anak yang berkeliaran saat jam sekolah maupun malam hari.

Anak-anak yang terjaring nantinya akan dibawa ke Polsek Kampung Rakyat untuk dilakukan pembinaan bersama orang tua, termasuk tes urine. Jika terbukti positif narkoba, pihak kepolisian akan menyarankan proses rehabilitasi.

Meski diwarnai kritik keras dari masyarakat, diskusi publik tersebut berlangsung aman dan kondusif. Kegiatan itu menjadi ruang terbuka antara warga, kepolisian, dan Forkopimca dalam mencari solusi atas persoalan narkoba serta pencurian sawit yang selama ini menghantui Desa Air Merah.(K.Nasution)

scroll to top