Tingkatkan Kualitas Pemilu, Bawaslu Kembangkan Pengawasan Partisipatif

IMG-20260128-WA0009.jpg

Benuanews. Com, AGAM – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Agam melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif di lingkungan pendidikan, salah satunya digelar di SMA Negeri 2 Lubuk Basung pada hari Rabu (28/01).

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kesadaran siswa sebagai pemilih pemula mengenai pentingnya peran masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengawasi setiap tahapan Pemilu dan Pemilihan agar berjalan secara jujur, adil, dan demokratis.

Dalam sosialisasi tersebut, Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Agam, Yuhendra menyampaikan materi terkait Kepemiluan, tugas, wewenang, dan fungsi Bawaslu, serta peranan pemilih pemula.

Para siswa juga diberikan pemahaman terkait politik uang, kampanye black campaign dan pentingnya menjaga netralitas dan integritas dalam proses demokrasi.

Menurut Yuhendra, “Pengawasan partisipatif merupakan kunci untuk menciptakan Pemilu yang berkualitas”.

“melalui kegiatan ini, kami berharap para siswa tidak hanya menjadi pemilih yang cerdas, tetapi juga berani berperan aktif dalam mengawasi jalannya Pemilu”, ujarnya.

Kami akan melaksanakan kegiatan ini secara maraton ke SMA – SMA yang ada di Kabupaten Agam dan ini penting, agar siswa yang telah memiliki hak pilih benar-benar memahami proses pemilu dan pentingnya partisipasi mereka”. Lanjut yuhendra

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab, di mana para siswa antusias menjawab pertanyaan seputar Pemilu, hak pilih, serta peran pemilih pemula.

Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Lubuk Basung, Zulkifli menyambut baik kegiatan ini dan berharap edukasi kepemiluan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Kami menyambut baik kegiatan ini karena sangat bermanfaat bagi peserta didik. Kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan siswa tentang demokrasi dan pemilu tetapi juga menambah kesadaran akan pentingnya peran generasi muda dalam mengawasi jalannya proses demokrasi secara jujur dan adil”, ujarnya.

Melalui sosialisasi pengawasan partisipatif di sekolah, Bawaslu Agam berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan pendidikan demokrasi, guna membangun budaya pengawasan sejak dini dan memperkuat peran masyarakat dalam mengawal demokrasi.

scroll to top