TANJAB TIMUR – Anggota DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur dari Fraksi PAN, Sumaryadi, menyerap berbagai aspirasi masyarakat saat melaksanakan kegiatan reses di Daerah Pemilihan (Dapil) II selama sepekan terakhir.Rabu 20/05/2026
Dalam agenda tersebut, Sumaryadi turun langsung ke sejumlah desa untuk berdialog dengan warga dan meninjau kondisi lapangan. Berbagai usulan yang disampaikan masyarakat didominasi kebutuhan pembangunan infrastruktur pendukung sektor pertanian dan perkebunan, perbaikan jalan, jaringan listrik, serta penyediaan sarana air bersih.
Menurut Sumaryadi, aspirasi yang dihimpun akan menjadi bahan pembahasan di DPRD untuk diperjuangkan dalam program pembangunan daerah ke depan.
“Banyak aspirasi yang disampaikan masyarakat dan sebagian besar bersifat mendesak. Hampir seluruhnya berkaitan dengan infrastruktur pendukung sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi sumber utama penghidupan warga,” ujar Sumaryadi di sela kegiatan reses.
Salah satu aspirasi yang menjadi perhatian berasal dari masyarakat Desa Sungai Tering. Warga meminta pemerintah melakukan penggalian dan normalisasi parit primer sepanjang kurang lebih lima kilometer untuk mengatasi pendangkalan saluran air.
Menurut masyarakat setempat, kondisi parit yang mengalami pendangkalan berpotensi menyebabkan genangan hingga banjir, sehingga dapat mengganggu aktivitas warga serta mengancam lahan pertanian dan perkebunan.
Di Desa Sungai Beruwo, Kecamatan Nipah Panjang, warga RT 04 mengusulkan perbaikan jaringan listrik serta peningkatan kualitas jalan lingkungan. Masyarakat meminta dilakukan penimbunan dan perbaikan bahu jalan di sejumlah titik menggunakan material batu split.
Jalan tersebut dinilai sangat vital karena menjadi akses utama pengangkutan hasil perkebunan kelapa dalam dan kelapa sawit menuju pusat pengolahan maupun pasar.
Sementara itu, masyarakat Desa Rantau Rasau I mengusulkan peningkatan status jalan menjadi jalan kelas B serta pembangunan sarana air bersih di kawasan SK 22 Dusun Pelita.
Warga menilai jalan tersebut memiliki peran strategis sebagai jalur utama mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas perekonomian di kawasan yang dikenal sebagai wilayah transmigrasi tertua di daerah tersebut.
Sumaryadi menegaskan seluruh aspirasi yang diterimanya telah diverifikasi melalui peninjauan langsung ke lapangan. Menurutnya, berbagai kebutuhan yang disampaikan masyarakat memiliki tingkat urgensi tinggi dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.
“Apa yang saya sampaikan ini berdasarkan hasil dialog dan peninjauan langsung di lapangan. Semua aspirasi akan kami rangkum dan perjuangkan dalam pembahasan di DPRD agar dapat masuk dalam prioritas program dan penganggaran pemerintah daerah,” tegasnya.
Ia menambahkan, reses bukan sekadar agenda menyerap aspirasi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana memastikan kebutuhan warga dapat diperjuangkan melalui kebijakan dan program pembangunan yang tepat sasaran.
“Kami berkomitmen mengawal setiap aspirasi masyarakat agar dapat ditindaklanjuti dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga serta kemajuan Kabupaten Tanjung Jabung Timur,” pungkasnya. (*)