Labuhanbatu | Benuanews.com — Semangat menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia semakin terasa di Labuhanbatu. Ladies Sport Labuhanbatu bersama Persatuan Olahraga Tradisional Indonesia (Portina) Labuhanbatu menggelar kegiatan Senam Sehat Bersama yang dipadukan dengan lomba permainan tradisional, memeriahkan kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan Simpang 6 Rantauprapat, Minggu pagi, 2 Agustus 2026.
Ladies Sport Labuhanbatu yang berada langsung di bawah Binaan Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., M.K.M. bersama Portina Labuhanbatu dalam menyusun rangkaian kegiatan yang mengutamakan kebugaran jasmani sekaligus pelestarian budaya bangsa. Kegiatan ini berjalan meriah dan dihadiri beragam elemen masyarakat serta instansi terkait.
Ketua Ladies Sport Labuhanbatu, Hj. Nurainun Ritonga S.Kep. NS. MKM yang akrab disapa Inun, menyampaikan bahwa kegiatan ini digagas untuk mempererat kebersamaan warga sekaligus memupuk semangat kemerdekaan melalui gaya hidup sehat.
“Melalui senam bersama, kita ingin menjaga kesehatan sekaligus mempererat tali persaudaraan antarwarga sebagai wujud semangat kemerdekaan yang penuh kegotongroyongan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Portina Labuhanbatu, Lesfanni Fitriani Siregar, menyampaikan bahwa lomba permainan tradisional yang diselenggarakan bertujuan mengenalkan kembali kekayaan budaya warisan leluhur kepada masyarakat luas, terutama generasi muda.
“Olahraga tradisional adalah bagian dari identitas bangsa. Lewat lomba ini, kita ingin melestarikan sekaligus mengajak anak-anak mencintai warisan budaya sendiri,” ungkapnya.
Suasana semakin hangat dengan kehadiran perwakilan Sekolah Yayasan Kemala Bhayangkari, SD Negeri 10, SD Negeri 5, Kepala Dinas BP2KB, Bundo Kandung, pihak Suzuya, Dewan Kesenian Labuhanbatu, perwakilan Kodim 0209, Dinas Lingkungan Hidup, serta Puskesmas Sigambal. Antusiasme warga tampak terlihat sejak senam dimulai hingga serunya perlombaan permainan tradisional yang menyuguhkan keceriaan dan keakraban bersama.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antar unsur masyarakat dan instansi dalam menyambut momen bersejarah bangsa, dengan menggabungkan kesehatan, kebersamaan, dan pelestarian budaya dalam satu rangkaian yang penuh makna. (*)
