“Respons Cepat Polisi Diapresiasi, Kasus Dugaan Pengeroyokan di Bengkalis Segera Diproses”

IMG-20260501-WA0282.jpg

Bengkalis, Riau –Benua news com –
informasi yang di sampaikan kepada kontrol sosial menyampaikan Seorang warga berinisial S.H. melaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama (pengeroyokan) ke pihak kepolisian Polsek Bukit Batu, Polres Bengkalis, pada Jumat (1/5/2026) malam.

Laporan tersebut teregister dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) yang diterbitkan pada hari yang sama. Dalam keterangannya, korban mengaku mengalami kekerasan secara terang-terangan di muka umum yang diduga dilakukan oleh beberapa orang berinisial B.L., I.G., M.D.H., dan J.G.

Peristiwa itu disebut terjadi pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 14.00 WIB di halaman perumahan Afdeling I, sebuah perusahaan perkebunan di Desa Buruk Bakul, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka fisik berupa bengkak di bagian kepala serta rasa sakit pada punggung dan rusuk. Merasa dirugikan dan tidak terima atas kejadian itu, korban kemudian melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku.

Kasus ini diduga berkaitan dengan tindak pidana kekerasan secara bersama-sama di muka umum sebagaimana diatur dalam ketentuan KUHP yang berlaku.

Korban berharap agar pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut secara profesional dan transparan. Ia juga meminta agar para terduga pelaku segera diproses hukum dan diamankan, demi menjamin keselamatan dirinya serta mencegah potensi kejadian serupa.

Sementara itu, pihak kepolisian dari Polsek Bukit Batu telah menerima laporan dan menyatakan akan melakukan proses penyelidikan (lidik) guna mengungkap fakta-fakta hukum atas peristiwa tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, proses penanganan perkara masih berlangsung dan pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi lebih lanjut terkait perkembangan kasus maupun status para terlapor.

Korban minta maaf kepada pihak perusahaan bukan tidak menghargai pihak pimpinan perusahaan dan pengamanan perusahaan tapi ini menyangkut masalah keselamatan saya dan keluarga saya sebagai pekerja tetap tunduk pada atasan dan bertanggung jawab atas kewajiban saya sebagai bawahan untuk itu biar pihak yang berwajib yang menyelesaikan hal yang saya alami secara proporsional.

BenuaNews.com akan terus memantau perkembangan kasus ini dan menghadirkan informasi lanjutan secara berimbang.

Redaksi /Tim.

scroll to top