Respon Cepat Call Center 110, Polsek Mataram Bubarkan Balap Lari dan Perang Petasan dalam Satu Malam

IMG-20260228-WA0054.jpg

Mataram NTB benuanews.com – Jajaran Polsek Mataram menunjukkan komitmen pelayanan cepat dalam menindaklanjuti aduan masyarakat melalui layanan Call Center 110 Polresta Mataram. Dalam satu malam, petugas berhasil mengamankan dua lokasi berbeda yang dilaporkan meresahkan warga akibat aksi balap lari dan perang petasan, Sabtu (28/02/2026).

Kapolsek Mataram, AKP Mulyadi, S.H., menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan respons nyata atas laporan masyarakat yang merasa terganggu, terutama pada jam istirahat malam dan menjelang waktu subuh di bulan Ramadan 1447 Hijriah.

Bubarkan Balap Lari di Pagutan Permai
Aksi pertama dilakukan pada Jumat malam (27/02) sekitar pukul 22.58 WITA. Berdasarkan laporan warga bernama Bapak Bintang, Jalan Batu Bolong di kawasan Pagutan Permai kerap dijadikan ajang balap lari oleh sekelompok pemuda.

“Unit Samapta dan gabungan fungsi di bawah pimpinan Pawas Aiptu Beni Hakim langsung terjun ke lokasi begitu laporan diterima. Kerumunan pemuda yang hendak melakukan balap lari segera kami bubarkan secara persuasif demi menjaga ketertiban di lingkungan perumahan tersebut,” ujar AKP Mulyadi.
Cegah Perang Petasan di Majeluk Jelang Subuh

Tak berselang lama, pada Sabtu dini hari (28/02) pukul 04.40 WITA, Polsek Mataram kembali menerima aduan dari warga bernama Bapak Gabriel terkait aksi perang petasan di kawasan Gogo Majeluk.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Samapta, Intelkam, dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Pejanggik bersinergi dengan aparat Kelurahan Cakra Barat melakukan penyisiran di Jalan Terusan Bung Hatta hingga Jembatan Majeluk.

Di lokasi, petugas mendapati sekelompok remaja yang melakukan jalan pagi sambil menyalakan petasan. Aparat segera memberikan imbauan tegas mengenai bahaya penggunaan petasan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain.

“Kami mengedukasi para remaja tersebut dan meminta mereka segera kembali ke rumah masing-masing agar tidak terjadi konflik fisik atau perang petasan antar kelompok. Situasi di kedua lokasi saat ini sudah aman dan kondusif,” tambah Kapolsek.

AKP Mulyadi juga mengimbau para orang tua di Kota Mataram untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama pada malam hari dan menjelang subuh.

“Peran keluarga sangat penting dalam mencegah gangguan kamtibmas. Kami akan terus mengintensifkan patroli selama Ramadan demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat,” pungkasnya.

Dengan respons cepat dan pendekatan humanis tersebut, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Mataram tetap terjaga aman dan terkendali. (Dv)

scroll to top