PT Surya Dumai Agrindo diduga intimidasi karyawan dengan upah piringan tidak di bayar,Buah hasil panen di buang ke parit Pekerja merugi.

IMG_20240416_150017.jpg

Bengkalis, Benua news.com : Beberapa tenaga kerja menyampaikan kepada kontrol sosial bahwa mereka merasa di intimidasi oleh staf perusahaan yang mana buah yang mereka panen kebanyakan di buang begitu saja di parit dan sebagian di bakar busuk di pinggir jalan di sampaikan oleh pihak pekerja pada 15/04/2024.

“Ditambahkan oleh salah satu tenaga kerja yang namanya tidak bersedia di tulis jika masalah buah hasil panen kami di buang itu tak masalah buat kami tak ada kerugian sama kami, Namun pertanyaan saya hasil BJR kami begitu saja tidak ada peningkatan dan yang sebelumnya Tunasan harga Rp.1950/pokok tahun 2024 bukan naik tapi menurun Rp.1400/pokok. belum lagi tunasan progrensif TDK dibayar  piringan potong pelepah tiga di saat panen tidak di bayar. umpah Piringan potong pelepah tiga di saat panen tidak dibayar.Terang salah satu karyawan.

Harapan  karyawan kepada pihak perusahaan  harus tertib dan TDK ada penindasan sesama karyawan agar piringan di saat panen ada umpahnya, potong pelepah tiga di saat panen dan tunasan progerensi di saat panen umpahnya selama ini tidak ada, Harapan kami agar di perhatikan dan di sesuaikan dengan kinerja kerja kami.

“Guna mengembangkan informasi agar berimbang publikasi saat konfirmasi kepada managemen  perusahaan lewat chat WhatsApp menyampaikan Masalah tunasan jika ybs tdk terima silahkan jumpai asisten ybs pak atau askep.jelasnya.

“Seperti yang di sampaikan salah seorang karyawan yang namanya tidak di sebut,premi kami kurang selama ini karena buah banyak yang terbuang di parit dan jadi busuk di tepi jalan kejadian ini sudah cukup lama bukan hanya sekali ini.ucapnya.

(Agus)

scroll to top