Polsek Randuagung Amankan Peringatan Tahun Baru Islam 1448 H, Santunan Anak Yatim dan Syiar Sholawat Berlangsung Khidmat

IMG-20260701-WA0264.jpg

Lumajang,Benua News.com – Polsek Randuagung melaksanakan pengamanan kegiatan santunan anak yatim dan kaum dhuafa serta syiar sholawat bersama Majelis Rijalul Mukhlisin (MRM) yang dipimpin KH. Khoiruddin Ghozali atau Gus Khoir dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah.

Kegiatan yang digelar Yayasan Lentera Ta’awun Al-Barokah di Dusun Grojogan, Desa Kalidilem, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Selasa (30/6/2026) malam, berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhidmatan.

Rangkaian acara diawali dengan pawai lampion yang diikuti sekitar 200 santri mengelilingi lingkungan dusun sejauh kurang lebih 700 meter. Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan panitia, tawassul dan tahlil, lantunan sholawat oleh Grup Al Banjari MRM, ceramah agama, doa bersama, hingga penutupan.

Acara tersebut dihadiri KH. Khoiruddin Ghozali (Gus Khoir), Kepala Desa Kalidilem beserta perangkat desa, panitia penyelenggara, Grup Al Banjari MRM, serta sekitar 400 jamaah.

Kapolsek Randuagung, Iptu Edi Kuswanto, mengatakan pihaknya menerjunkan personel untuk melaksanakan pengamanan terbuka dan tertutup bersama unsur keamanan desa serta panitia guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.

“Polsek Randuagung berkomitmen memberikan pengamanan pada setiap kegiatan masyarakat. Alhamdulillah seluruh rangkaian santunan anak yatim, kaum dhuafa, dan syiar sholawat dalam rangka Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Iptu Edi Kuswanto.

Ia menambahkan, selama kegiatan berlangsung pihaknya juga melakukan pemantauan terhadap materi ceramah yang disampaikan.

“Ceramah agama yang disampaikan berisi nilai-nilai keislaman, keteladanan Nabi Muhammad SAW, serta ajakan memperbanyak sholawat. Tidak ditemukan adanya unsur radikalisme, provokasi maupun muatan politik, sehingga masyarakat dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman,” jelasnya.

Menurut Iptu Edi, sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, panitia, dan masyarakat menjadi kunci terciptanya situasi keamanan yang kondusif selama kegiatan berlangsung.

“Kami mengapresiasi seluruh panitia, pemerintah desa, serta jamaah yang telah menjaga ketertiban. Semoga kegiatan keagamaan seperti ini terus mempererat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kepedulian sosial melalui santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa, serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman di wilayah Randuagung,” pungkasnya.

Redaksi

Redaksi

Satu Pelurumu Hanya Tembus Satu Kepala Manusia...Tetapi Satu Tulisan Seorang Jurnalis Bisa Tembus Jutaan Manusia (082331149898)

scroll to top