Polresta Mataram Tangkap Dua Pria Asal Dasan Agung dalam Kasus Narkoba

IMG-20250207-WA0005.jpg

Mataram NTB benuanews.com — Dua pria asal Dasan Agung, Mataram, ditangkap oleh Satresnarkoba Polresta Mataram atas dugaan peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba. Penangkapan berlangsung pada Kamis (06/02/2025) pukul 17:00 WITA, saat tim Opsnal melakukan pengungkapan di wilayah tersebut.

Kedua terduga, yang masih berusia dua puluhan tahun dan berinisial RA dan Z, ditangkap berdasarkan informasi dari masyarakat yang melaporkan maraknya transaksi sabu di daerah mereka.

Kasat Narkoba Polresta Mataram, AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra, SH., MH., mengonfirmasi bahwa informasi ini menjadi dasar bagi tim Opsnal untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Awalnya, tim mengamankan terduga RA di depan rumah terduga Z di Kelurahan Dasan Agung Tengah, Kecamatan Selaparang, Mataram. Saat dilakukan penggeledahan badan, ditemukan barang bukti berupa sabu yang terbungkus dalam klip bening di saku celana RA,” jelas Kasat Narkoba Polresta Mataram melalui sambungan telepon usai pengungkapan berlangsung.

Setelah menangkap RA, petugas segera menuju rumah RA yang berada di lingkungan tersebut untuk melakukan penggeledahan lebih lanjut. Di lokasi ini, terduga Z ditemukan sedang berada di dalam rumah dan langsung diamankan.
“Setelah menangkap Z, kami melakukan penggeledahan terhadap dirinya dan dilanjutkan penggeledahan di rumah milik RA tersebut. Hasilnya, ditemukan beberapa barang yang dicurigai berkaitan dengan narkoba,” tambahnya.
“”Selanjutnya penggeledahan dilanjutkan di Rumah Z dimana sebelumnya RA ditangkap didepan rumah tersebut,”beber nya.
Meskipun di rumah Z tidak ditemukan barang bukti tambahan yang berkaitan dengan narkoba, keduanya tetap diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut di Polresta Mataram. Barang bukti yang berhasil disita dalam pengungkapan ini antara lain sabu seberat 1,32 gram, alat konsumsi sabu, klip plastik kosong, serta beberapa alat komunikasi milik para terduga.
“Saat ini, keduanya telah diamankan beserta barang bukti dan tengah diperiksa oleh penyidik. Kami juga masih mendalami asal-usul barang bukti narkoba yang mereka kuasai dan melakukan pengembangan lebih lanjut,” ujar Kasat.

Atas perbuatannya, RA dan Z dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) dan/atau Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang mengancam mereka dengan hukuman penjara. (Dv)

scroll to top