Agam,-Benuanews.com Upaya percepatan penanganan bencana alam di Sumatera Barat terus dilakukan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Melalui dukungan udara, helikopter Polri kembali mengirimkan bantuan logistik dan tenaga medis ke wilayah terdampak banjir dan longsor di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Kamis (25/12/2025).
Helikopter jenis Dauphin AS365N3 registrasi P-3103 dikerahkan untuk mendukung Operasi Aman Nusa II dalam rangka penanganan pasca-bencana hidrometeorologi yang melanda Sumatera Barat sejak akhir November 2025. Misi ini merupakan bentuk sinergi antar-Polda, dengan dukungan personel dan alutsista dari Polda Sulawesi Selatan (BKO) kepada Polda Sumatera Barat.
Penerbangan dimulai dari Bandara Internasional Minangkabau pukul 09.00 WIB dan mendarat di Lapangan IPENSI Palembayan sekitar pukul 09.40 WIB. Helikopter kemudian kembali ke BIM dan mendarat pukul 12.20 WIB, dengan total waktu terbang selama 1 jam 30 menit.
Selain mengangkut Komandan Satuan Brimob Polda Sumbar Kombes Pol Lukman Syafri Dandel Malik beserta tim medis Dokkes Polda Sumbar, helikopter tersebut membawa sekitar 200 kilogram logistik bantuan. Bantuan terdiri dari obat-obatan dan alat kesehatan, air mineral, serta bahan makanan instan yang sangat dibutuhkan warga terdampak banjir bandang.
Dansat Brimob Polda Sumbar Kombes Pol Lukman Syafri Dandel Malik menyampaikan bahwa pengiriman bantuan melalui jalur udara menjadi solusi efektif untuk menjangkau wilayah yang akses daratnya masih terbatas akibat kerusakan infrastruktur.
“Distribusi logistik dan tenaga medis melalui helikopter sangat krusial untuk mempercepat penanganan korban bencana, terutama di daerah yang sulit dijangkau. Ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam misi kemanusiaan,” ujarnya.
Selain penyaluran bantuan, penerbangan ini juga dimanfaatkan untuk melakukan pantauan udara terhadap sejumlah titik banjir dan longsor di Sumatera Barat. Hasil pemantauan menunjukkan kondisi relatif aman, meski masih terdapat kerusakan infrastruktur di beberapa wilayah. Faktor cuaca di kawasan perbukitan juga terpantau cepat berubah dengan potensi hujan.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya menjelaskan bahwa helikopter Dauphin P-3103 tetap disiagakan di BIM untuk mendukung operasi lanjutan.
“Polri terus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada, baik personel maupun sarana udara, agar bantuan dapat segera sampai ke masyarakat. Kami berkomitmen mengawal proses pemulihan pasca-bencana hingga kondisi kembali normal,” tegasnya.
Dengan pengerahan dukungan udara ini, Polri menegaskan peran strategisnya dalam percepatan penanganan bencana alam di Sumatera Barat, sekaligus memastikan negara hadir memberikan perlindungan dan bantuan nyata bagi masyarakat terdampak.(lili)