Lumajang, Jawa Timur,Benua News.com- Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lumajang mengadakan pelatihan pertanian hidroponik bagi kelompok pemuda-pemudai Desa Rojopolo, Kecamatan Jatiroto, pada tanggal 23-24 September 2025. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan pemuda desa dalam bidang pertanian hidroponik, sehingga mereka dapat memanfaatkan lahan terbatas untuk meningkatkan produksi pertanian dan perekonomian desa.
Pelatihan hidroponik ini sangat penting karena dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat, terutama di daerah perkotaan yang memiliki lahan pertanian terbatas. Dengan hidroponik, pemuda desa dapat membudidayakan sayuran dan tanaman lainnya dengan lebih efektif dan efisien.
Kecamatan Jatiroto sendiri merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Lumajang yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Jember. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan pemuda Desa Rojopolo dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya dalam mengembangkan pertanian hidroponik yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah Desa Rojopolo sendiri telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan meningkatkan perekonomian warga. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan pemuda desa dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengembangkan pertanian hidroponik yang efektif dan efisien.
Kepala Desa Rojopolo, Hj. Sukianti, mengungkapkan bahwa pelatihan hidroponik bagi pemuda-pemudi di Desa Rojopolo, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, merupakan program dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lumajang. Pelatihan ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan pemuda-pemudi desa dalam bidang hidroponik, sehingga mereka dapat memiliki kegiatan yang positif di lingkungan dan masyarakat.
Hj. Sukianti berharap bahwa hasil pelatihan ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi dapat menjadi awal bagi pemuda-pemudi untuk menularkan pengetahuan dan keterampilan mereka kepada teman-teman lainnya. Ia juga berharap bahwa pelatihan ini dapat membawa manfaat dan meningkatkan perekonomian masyarakat.
Dengan adanya pelatihan hidroponik ini, Hj. Sukianti berharap bahwa pemuda-pemudi Desa Rojopolo dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya dalam mengembangkan pertanian hidroponik yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia juga berharap bahwa pelatihan ini dapat menjadi langkah awal bagi pemuda-pemudi untuk mengembangkan potensi mereka dan menjadi agen perubahan di desa mereka “Tuturnya”.
Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lumajang, Bapak Zainul Rofik, menjelaskan bahwa pelatihan hidroponik yang dilaksanakan di Desa Rojopolo, Kecamatan Jatiroto, merupakan hasil dari Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) tingkat kecamatan. Pelatihan ini difasilitasi oleh Dispora dan bekerja sama dengan Pemerintah Desa Rojopolo.
Bapak Zainul Rofik menambahkan bahwa pelatihan ini diikuti oleh 30 orang pemuda-pemudi yang dipilih dari Desa Rojopolo. Mereka akan dilatih oleh Mas Arif, seorang pemuda pelopor binaan Dispora yang memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam hidroponik.
Bapak Zainul Rofik berharap bahwa pelatihan ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi para peserta, tidak hanya dalam mengembangkan keterampilan hidroponik, tetapi juga dalam menciptakan lapangan kerja, membangun hubungan antar sesama, meningkatkan ekonomi, dan menjadi mandiri secara ekonomi. Ia juga berharap bahwa para peserta dapat berinovasi dan mengembangkan usaha hidroponik mereka sehingga dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang signifikan.
Setiap peserta pelatihan juga akan mendapatkan satu set perlengkapan hidroponik, termasuk bibit dan mesin, sehingga mereka dapat langsung mempraktikkan apa yang telah mereka pelajari. Dengan demikian, diharapkan bahwa pelatihan ini dapat memberikan dampak yang positif dan signifikan bagi para peserta dan masyarakat Desa Rojopolo “Tambahnya”.
(Star)