Pemerintahan Nagori Dolok Malela Kembali Salurkan BLT Dana Desa Tahap Tiga

IMG-20221219-WA0077.jpg

Gunung Malela,Simalungun. Benua News.com – Bertempat di Balai pertemuan.Pemerintahan nagori(Desa-red) Dolok Malela,Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun.SUMUT, kembali menyalurkan bantuan sosial yang bersumber dari dana desa tahap 3 tahun 2022.

Acara yang dimulai pukul 14.00 wib,di hadiri oleh PJ.Pangulu Soliaman Saragih,SH ,camat Gunung Malela yang diwakili kepala seksi pemberdayaan masyarakat nagori Suwadak,SH ,seluruh apararur nagori dan Keluarga penerima manfaat(kpm),dan awak media.

Bantuan BLT- DD tahap Tiga ini diberikan kepada 498 Keluarga penerima Manfaat dan disalurkan selama Tiga Bulan
langsung ,terhitung bulan Oktober – Desember dengan jumlah Rp 900.000.dengan prioritas Rp 300.000 per bulannya.

“Inilah salah satu bentuk perhatian pemerintah kita dalam dalam program pengentasan kemiskinan di desa,kepada bapak dan ibu yang menerima bantuan ini hendaknyalah bisa menyukuri dan mempergunakannya dengan tepat,pergunakan pada kebutuhan pokok keluarga,dan karena pemerintah begini perdulinya dengan kita maka kita juga harus ada perhatiannya pada kewajiban kita.Salah satunya menyisihkan uang ini untuk membayar pajak kita.Karena orang bijak itu adalah orang yang taat pajak”,ujar Soliaman Saragih pj Pangulu yang juga sebagai Kasi Pemerintahan Kecamatan Gunung Malela.

Camat Gunung Malela yang diwakili Bapak Suwadak,SH juga menekankan agar pentingnya kita membayar pajak kita kepada pemerintah,karena itu akan kembali kepada masyarakat Indonesia.”Bapak dan ibu sudah mendapat bantuan,sekarang sudah pegang duitnya.Pergunakan sebaik mungkin dan kalau ada yang belum
membayar pajaknya,bumi dan bangunan sekaranglah dibayarkan,selagi ada,” ujar kasi PMN tersebut.

Dari amatan awak media terlihat para keluarga penerima manfaat yang di dominasi para ibu tanpak antri dan sabar untuk mendapatkan uang bantuan. Dan setelah kurang lebih 2 jam acarapun selesai.Tanpak keceriahan tergambar di wajah para ibu dan bapak saat beranjak sila dari kantor desa.

Reporter ; Dedi Sinaga

scroll to top