Lumajang, Benua News.com – Pemerintah Desa Kalisemut, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, telah resmi melaksanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap kedua kepada 20 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) setempat. Bantuan sebesar Rp1.800.000 per keluarga diberikan sebagai dukungan selama enam bulan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat yang berada di garis kemiskinan dan sangat membutuhkan.
Acara penyaluran yang diadakan di Halaman Balai Desa Kalisemut pada hari ini (Kamis, 18 Desember 2025) dihadiri langsung oleh Kepala Desa (Kades) Kalisemut, Bapak Lesus Ageng, staf pemerintahan desa, ketua RT/RW dari berbagai lingkungan, serta seluruh KPM yang diterima. Suasana acara terasa hangat dan penuh harapan, dengan para penerima datang dengan antusiasme tinggi untuk menerima bantuan yang ditunggu-tunggu.
Dalam sambutannya, Bapak Lesus Ageng menyampaikan bahwa penyaluran BLT tahap kedua ini merupakan wujud komitmen pemerintah desa untuk terus mendampingi masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi. “Pemerintah Desa Kalisemut hari ini melaksanakan penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) sebanyak 20 KPM,” ungkapnya. Dia menjelaskan bahwa proses penentuan KPM tidak dilakukan sembarangan, melainkan melalui tahap verifikasi dan validasi yang ketat guna memastikan bantuan sampai ke tangan yang paling berhak.
“Kami melakukan pengecekan ulang data yang diserahkan, wawancara langsung ke rumah-rumah calon penerima, dan konfirmasi dengan ketua RT/RW setempat. Tujuannya adalah menghindari kesalahan dan memastikan tidak ada yang terlewatkan maupun yang tidak layak yang menerima bantuan,” jelas Bapak Kades. Dia menambahkan bahwa data KPM juga disesuaikan dengan kondisi terkini masyarakat, terutama mereka yang mengalami penurunan penghasilan akibat faktor luar yang tidak terduga.
Bantuan sebesar Rp1.800.000 per keluarga yang diberikan selama enam bulan diharapkan bisa menjadi pendukung kebutuhan dasar sehari-hari. Bapak Lesus Ageng juga memberikan pesan penting kepada para penerima agar menggunakan bantuan tersebut dengan bijak. “Bagi masyarakat yang mendapatkan, pergunakan sebaiknya buat kebutuhan sehari-hari seperti sembako, biaya sekolah anak, atau kebutuhan kesehatan yang mendesak. Jangan digunakan untuk hal-hal yang tidak penting atau tidak produktif, karena bantuan ini ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah Desa Kalisemut menyatakan bahwa akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap penggunaan BLT ini untuk memastikan manfaatnya tercapai maksimal. Selain itu, desa juga akan terus mengidentifikasi keluarga yang masih membutuhkan bantuan untuk diusulkan ke instansi terkait di masa depan.
(M.HADI)