LUMAJANG,Benua News.com — Suasana jam istirahat di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Lumajang mendadak mencekam, Rabu (4/2/2025). Seorang pelajar berinisial NS menjadi korban peluru nyasar saat berada di lingkungan sekolah.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, ketika korban tengah berbincang bersama sejumlah temannya di koridor depan tangga lantai dua sekolah. Tiba-tiba terdengar suara letusan keras menyerupai tembakan dari arah yang belum diketahui sumbernya.
Sesaat setelah suara tersebut terdengar, korban merasakan nyeri hebat di paha kiri. Luka yang dialami diketahui merupakan luka tembak, disertai keluarnya darah dari bagian tubuh korban.
Mengetahui kejadian itu, pihak guru langsung memberikan pertolongan pertama sebelum membawa korban ke Puskesmas Lumajang. Karena kondisi luka cukup serius, korban kemudian dirujuk ke RSUD dr. Haryoto Lumajang untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Korban diketahui merupakan pelajar asal Dusun Krajan II, Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif akibat luka tembak yang dialaminya.
Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal, terdapat proyektil peluru yang masih bersarang di paha kiri korban.
“Korban mengalami luka tembak di paha kiri. Saat ini masih menjalani penanganan medis dan rencananya akan dilakukan tindakan operasi untuk mengangkat proyektil peluru,” ujar Ipda Suprapto.
Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap asal peluru nyasar tersebut, termasuk menelusuri kemungkinan sumber tembakan serta jenis senjata yang digunakan.
“Kami masih mendalami dari mana asal peluru dan senjata yang digunakan. Penyelidikan terus berjalan,” pungkasnya.
