LUWU UTARA-Benuanews.com-Pemandangan berbeda terlihat dalam pelaksanaan salat Tarawih secara berjemaah di Masjid Jami’atul Muttaqin, Desa Wonokerto, Kecamatan Sukamaju Selatan, Rabu (25/2/2026).
Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, tak hanya hadir secara formalitas dalam kegiatan Safari Ramadan Pemda, tetapi juga menjalankan peran spiritual dengan menjadi imam salat Tarawih.
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Luwu Utara ini disambut antusias oleh jemaah masjid Jami’atul Muttaqin, Desa Wonokerto, yang hadir memadati masjid sejak pelaksanaan salat Isya.
Momen ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Safari Ramadan yang dilaksanakan oleh Pemda Luwu Utara dalam rangka untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.
Seusai salat Tarawih, Bupati beralias A2R ini memberikan tausiyah singkatnya di hadapan ratusan jemaah masjid, serta pejabat lingkup pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, dan desa.
Dalam tausiahnya tersebut, Bupati Andi Rahim mengajak jemaah menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk memperkuat kepedulian sosial melalui sedekah dan berbagi kepada sesama.
“Sedekah merupakan pemberian yang dilakukan secara ikhlas di jalan Allah. Terlebih lagi di bulan Ramadan, setiap amalan dilipatgandakan pahalanya,” ucap Bupati Lutra, Andi Abdullah Rahim.
“Memberi makan kepada orang-orang yang berpuasa pun pahalanya setara dengan orang yang berpuasa tersebut,” sambung Bupati Andi Rahim dengan suara yang lirih dan menggugah hati.
Mantan Anggota DPRD Luwu Utara ini juga menekankan pentingnya menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum terbaik untuk terus meningkatkan kualitas ibadah serta kepedulian sosial.
“Jangan lupa juga di dalam bulan penuh berkah ini, saya kembali mengingatkan akan pentingnya memperbanyak tadarus Al-Qur’an dan meningkatkan kualitas salat wajib dan sunah,” imbuhnya.
Ia mengatakan, Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga saja, tetapi juga bagaimana melatih kepekaan hati antarsesama manusia, serta memperkuat interaksi dengan Al-Qur’an.
Kegiatan Safari Ramadan ini ditutup dengan dialog santai bersama jemaah Masjid Jami’atul Muttaqin untuk menyerap aspirasi terkait pembangunan desa pada masa-masa mendatang. (LHr#)