*Menikmati Eksotisme Malam di Bantaran Sungai Masamba: Wajah Baru Jantung Kota yang Menawan*

IMG-20260921-WA0043.jpg

LUWU UTARA-Benuanews.com-Bagi masyarakat di Kabupaten Luwu Utara, nama sungai Masamba tentunya menyimpan memori tersendiri. Beberapa tahun lalu, tepatnya 13 Juli 2020, kawasan ini sempat luluh lantak akibat terjangan banjir bandang yang meninggalkan duka mendalam. Namun, di balik ujian tersebut, tersimpan babak baru yang penuh harapan.

Berkat visi besar Bupati Andi Abdullah Rahim, bantaran sungai ini “disulap” menjadi ruang publik unik dan menarik. Kawasan yang dulunya menyimpan kepedihan kini berubah wajah menjadi spot favorit yang menghadirkan keindahan, kenyamanan, serta kehangatan untuk berkumpul bersama keluarga, sahabat, maupun komunitas lainnya.

Daya tarik utama kawasan ini adalah suasananya saat matahari mulai tenggelam. Pemandangan senja yang perlahan jatuh di peraduan sang malam menjadi momen yang paling dinanti oleh para pengunjung. Tak hanya itu, lokasi bantaran sungai yang strategis berada tidak jauh dari Masjid Agung Syuhada memberikan nilai plus tersendiri.

Di tengah obrolan hangat para pengunjung, suara panggilan salat terdengar begitu syahdu. Para pengunjung beragama Islam yang sedang bersantai dapat dengan mudah bergegas menunaikan kewajiban umat Muslim untuk khusyuk beribadah, sebelum kembali menikmati panorama malam yang berkilau indah di jantung kota Masamba.

Pesona malam bantaran sungai Masamba ini rupanya memikat hati para pejabat daerah lingkup Pemda Luwu Utara, termasuk pegiat komunitas otomotif. Belum lama ini, Kabag Hukum Setda Lutra, Sulpiadi, terlihat menghabiskan malam minggunya bersama rekan-rekannya dari komunitas Daihatsu Feroza Indonesia Chapter Masamba.

Melalui akun Facebook pribadinya, Sulpiadi membagikan potret keindahan malam tersebut yang disertai takarir atau caption yang menarik dan inspiratif. Ia menggambarkan bahwa betapa dirinya bersama komunitas otomotif “Daihatsu Feroza Indonesia Chapter Masamba” sangat menikmati suasana kota Masamba yang indah memesona.

“Suasana malam di seputaran bantaran sungai Masamba sambil bersilaturahmi bersama sahabat Daihatsu Feroza Indonesia Chapter Masamba sembari menikmati kopi.” Demikian caption Kabag Hukum ini di laman Facebook pribadinya yang disertai dengan beberapa gambar suasana sungai Masamba yang terlihat begitu eksotik di malam hari.

Unggahan Sulpiadi ini sontak dibanjiri oleh komentar positif dan pujian dari warganet yang takjub dengan transformasi drastis kawasan tersebut. Kehadiran lampu penerangan jalan di sepanjang bantaran sungai terbukti ampuh mempercantik estetika, sekaligus memberikan rasa yang nyaman bagi siapa saja yang ingin menikmati malam di sana.

Transformasi bantaran Sungai Masamba membuktikan bahwa harapan selalu ada setelah badai. Kini, tempat tersebut bukan sekadar infrastruktur pengendali air, melainkan simbol kebangkitan ekonomi kreatif, ruang kebersamaan, serta ikon kebanggaan baru masyarakat yang diharap dapat memperkuat pariwisata di Bumi La Maranginang. (LHr#)

scroll to top