KH. Kholil Abdy Pengasuh Pondok Pesantren Roudlotul Ulum Kembali Terpilih Sebagai Ketua Rois Syuriah MWC NU Randuagung Periode 2026-2031

IMG-20260215-WA0229.jpg

Randuagung-Lumajang, Benua News.Com – Nama KH. Kholil Abdy sudah tidak asing lagi di kalangan masyarakat Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Roudlotul Ulum yang berkedudukan di Desa Gedangmas, beliau kembali memperoleh kepercayaan untuk menjabat sebagai Ketua Mandataris Rois Syuriah dan Ustadz M.Salim sebagai Ketua Tanfidziyah Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Randuagung untuk periode 2026-2031.

Pengumuman hasil pemilihan ini diumumkan dalam acara Konferensi Wilayah Cabang NU Randuagung yang baru saja berlangsung, dengan mengusung tema “Menuju NU Randuagung yang Diigdaya, Mandiri dan Maslahah untuk Ummat”. Acara yang dihadiri oleh berbagai tokoh NU dari seluruh ranting di kecamatan tersebut juga menjadi momentum untuk menyatukan langkah dalam mengembangkan peran organisasi bagi kemaslahatan masyarakat.

Saat dikonfirmasi secara langsung melalui pesan WhatsApp, KH. Kholil Abdy mengungkapkan bahwa awalnya beliau tidak memiliki niat untuk maju kembali sebagai calon Rois Syuriah. “Sebenarnya saya sudah tidak mau dicalonkan lagi, karena sudah cukup berkhidmah di MWC NU Randuagung dan rencananya akan fokus mengurus pesantren yang masih butuh perhatian khusus karena baru berusia 4 tahun berdiri,” jelasnya.

Namun demikian, dukungan dari berbagai ranting NU di Kecamatan Randuagung tetap tinggi terhadap kepemimpinan beliau. Hal ini membuat nama KH. Kholil Abdy masuk dalam tabulasi 5 besar calon yang memenuhi syarat sebagai pemimpin yang berpegang teguh pada ajaran Aswaja (Ahlussunnah wal Jama’ah).

“Setelah mempertimbangkan kembali, saya berpikir bahwa ini adalah amanah dari ranting, dan dalam tradisi NU kita tidak mengenal menolak amanah yang diberikan,” ucap Gus Kholil – panggilan akrab beliau. Akhirnya, beliau memutuskan untuk menerima amanah tersebut dan siap menjalankan tugasnya untuk periode mendatang.

Dalam kesempatan yang sama, beliau juga menyampaikan harapannya terhadap kepemimpinan yang akan datang. “Semoga kita bisa menjalankan amanah dengan baik, bisa lebih solid, dan mandiri untuk bersama-sama merawat serta menjaga ajaran Aswaja di Kecamatan Randuagung. Tema konferensi kali ini menjadi landasan kita untuk menggerakkan NU menjadi kekuatan yang bermanfaat bagi seluruh ummat,” imbuhnya.

Dalam rencana kerja periode 2026-2031, KH. Kholil Abdy mengungkapkan bahwa akan fokus pada tiga bidang utama, yaitu penguatan pendidikan agama melalui pesantren dan madrasah, pengembangan usaha ekonomi kreatif bagi anggota NU, serta pemeliharaan kerukunan antarumat beragama di kecamatan tersebut. “Kita ingin NU tidak hanya menjadi organisasi agama, tetapi juga menjadi kekuatan yang nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tandasnya.

Acara penyerahan amanah resmi akan dilakukan dalam waktu dekat, bersamaan dengan pelantikan seluruh pengurus MWC NU Randuagung periode 2026-2031. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi awal dari kerja sama yang erat antara seluruh elemen NU dan masyarakat untuk membangun Kecamatan Randuagung yang lebih baik.

(M.HADI)

Redaksi

Redaksi

Satu Pelurumu Hanya Tembus Satu Kepala Manusia...Tetapi Satu Tulisan Seorang Jurnalis Bisa Tembus Jutaan Manusia (082331149898)

scroll to top