Ketua PDPI Pusat Sebut Akan Ada Program Spesialis Paru di Jambi

IMG-20230305-WA0008.jpg

Jambi.(Benuanews.com)-Pelantikan Pengurus Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Jambi Periode 2023-2026 resmi dilantik pada hari ini Minggu (05/03/2023) pagi disalah satu hotel berbintang di Kota Jambi.

Tidak hanya soal pelantikan saja PDPI Cabang Jambi juga melangsungkan
pertemuan ilmiah respirologi (PIR) III dengan tema ‘Masalah kesehatan pernapasan dan paru-paru di era pasca pandemi : sekarang dan masa depan’.

Ketua PDPI Pusat Prof. Dr. dr. Agus Dwi Susanto dalam sambutannya menyoroti soal minimnya jumlah dokter spesialis paru di Indonesia. Dia mengungkapkan dokter paru di Indonesia sebanyak 1.333 yang mana jumlah tersebut terbilang minim.

“Dokter paru saat ini yang diminati, kami memiliki 30 cabang di Indonesia, ada 1.333 dokter paru, Rasio idealnya satu dokter berbanding 100.000 penduduk. Maka seharusnya kita punya 2.500 dokter paru jika melihat jumlah penduduk Indonesia. Masalahnya ada pada produksi dari institusi pendidikan yang menjalankan program pendidikan dokter paru” beber Agus.

Menurut hemat Prof Agus Dwi Susanto fakultas kedokteran dinilai perlu menambah program pendidikan dokter paru, selain pendidikan dokter spesialis yang sudah ada. Program pendidikan dokter paru yang dimaksud baru ada di beberapa perguruan tinggi yang tersebar di beberapa Kota yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Kami harus meningkatkan trasformasi sumber daya manusia, dan kita akan menambah program pendidikan dokter paru termasuk di Jambi, karena paru ini memiliki misi yang besar yakni untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat” imbuh ketua PDPI pusat itu.

Sementara itu Perhimpunan Dokter Paru Indonesia Cabang Jambi periode 2023-2026 dibawah kepemimpinan dr. Medianto berkomitmen untuk terus berjuang demi kesehatan masyarakat Jambi.

Ketua PDPI Cabang Jambi, dr. Medianto mengakui akan tetap konsisten melakukan pertemuan ilmiah dan tetap berkomitmen menjadi garda terdepan setelah masa pandemi.

“Kita sudah terbentuk 7 tahun lalu,  keanggotaan 8 orang 7 tahun lalu, artinya ada 14 orang, kita jauh kekurangan, kita butuh 40 orang dokter paru bahkan lebih untuk di Jambi” ungkap Medianto.

Medianto kembali menegaskan agar dokter spesialis paru di Jambi untuk terus meningkatkan kinerja yang lebih profesional untuk menjawab tantangan di masa depan.

“PDPI Jambi mengemban tugas yang tidaj mudah,  kita meningkatkan kontribusi dan kinerja yang profesional, kita akan berkoordinasi dengan IDI Jambi jika akan mengadakan kegiatan kemasyarakatan”pungkasnya.

Sementara itu Ketua PDPI Jambi periode sebelumnya dr. Makruf Efendy berharap kedepan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia Cabang Jambi lebih aktif lagi. Makruf Efendy menyakini pertemuan ilmiah ini banyak mendatangkan maaf dalam menambah pengetahuan.

“Kita berharap pertemuan ini mendatangkan manfaat, baru kali ini kita melakukan pertemuan ilmiah tatap muka, saya berharap PDPI Jambi kedepan bisa lebih jaya dan lebih aktif lagi” ujarnya saat memberikan sambutan di Jambi, Minggu (05/03/2023).

(Red)

scroll to top