Dinsos Siak Apresiasi Langkah Kemensos RI Wilayah Riau dalam Menangani Janda Lansia di Tualang

TimePhoto_20260121_105353-scaled.jpg

Tualang, Benua news.com – 21 Januari 2026, Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Abiseka Pekanbaru Wilayah Provinsi Riau, bersama Dinas Sosial Provinsi Riau, Dinas Sosial Kabupaten Siak, serta perangkat Kampung Pinang Sebatang Timur, melakukan kunjungan langsung ke rumah seorang janda lansia bernama Fatimira Baeha yang mengasuh tiga orang cucunya berstatus anak yatim-piatu.

Kunjungan berlangsung di Jalan Gereja RT 001 RW 004, Kampung Pinang Sebatang Timur, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau. Kehadiran rombongan merupakan bentuk silaturahmi sekaligus kepedulian pemerintah terhadap warga kurang mampu, khususnya lansia yang menanggung beban hidup berat.

Perwakilan Sentra Abiseka Pekanbaru, Surita Triya Wahyuni, selaku Pekerja Sosial, menjelaskan bahwa tujuan utama kunjungan tersebut adalah menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait bantuan sosial pemerintah.

“Untuk tujuan kunjungan ini, kami menindaklanjuti keluhan terkait bantuan sosial pemerintah. Selain itu, kami juga mengupayakan mendorong perubahan data lansia agar ke depan bisa memperoleh bantuan yang tepat sasaran,” ujar Surita.

Sementara itu, perwakilan Dinas Sosial Provinsi Riau menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan arahan langsung pimpinan untuk memastikan kondisi warga yang membutuhkan perhatian khusus.

“Kami hadir atas arahan pimpinan untuk memastikan kondisi Ibu Fatimira serta anak-anak yatim yang diasuhnya. Kami juga melakukan pendataan dan verifikasi agar bantuan ke depan bisa diberikan secara tepat sasaran,” jelasnya.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan turut didampingi oleh Fatmawati, S.Sos, selaku Supervisor SLRT Kecamatan Tualang, aparat desa, serta Ketua RT setempat.

Dengan mata berkaca-kaca, Fatimira Baeha menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah.

“Saya sangat berterima kasih kepada Kementerian Sosial RI melalui Sentra Abiseka Pekanbaru, Dinas Sosial Provinsi Riau, Dinas Sosial Kabupaten Siak, serta pemerintah desa. Saya mohon agar data saya bisa didaftarkan kembali sebagai penerima bantuan, karena saya seorang janda lansia yang menghidupi tiga anak yatim-piatu,” ungkapnya haru.

Dinas Sosial Kabupaten Siak menyampaikan apresiasi atas sinergi semua pihak dalam membantu warga yang membutuhkan, khususnya kolaborasi antara Kemensos RI, Sentra Abiseka Pekanbaru, dan pemerintah daerah.

“Kami mengapresiasi langkah cepat dan kepedulian Kementerian Sosial RI melalui Sentra Abiseka Pekanbaru Wilayah Riau. Sinergi ini sangat membantu kami di daerah dalam memastikan warga yang benar-benar membutuhkan bisa mendapatkan perlindungan sosial yang layak,” ujar perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Siak.

Lebih lanjut, Dinas Sosial Siak menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses pendataan agar bantuan sosial benar-benar tepat sasaran.

“Kami akan terus mendampingi dan memastikan data Ibu Fatimira dapat diperbarui agar hak beliau sebagai lansia dan pengasuh anak yatim dapat terpenuhi,” tambahnya.

Fatmawati, S.Sos, Supervisor SLRT Kecamatan Tualang, juga menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi tersebut.

“Kami sangat prihatin. Ke depan, kami akan mengupayakan agar bantuan sosial benar-benar tepat sasaran dan menyentuh warga yang paling membutuhkan seperti Ibu Fatimira,” tegasnya.

Dari pihak Pemerintah Kampung Pinang Sebatang Timur, perwakilan desa menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya melakukan pendataan warga miskin secara objektif, meski dihadapkan pada keterbatasan kewenangan dan anggaran.

“Kami selalu berusaha agar bantuan tepat sasaran. Namun kuota penerima BLT terus berkurang karena efisiensi anggaran. Setelah pendataan dilakukan, keputusan tetap berada di pemerintah pusat,” jelasnya.

Kunjungan ini juga mendapat apresiasi dari warga setempat. Salah seorang tokoh masyarakat Pinang Sebatang Timur menyampaikan rasa bangga atas kepedulian pemerintah.

“Kalau pemerintah turun langsung seperti ini, masyarakat merasa diperhatikan. Semoga bantuan benar-benar sampai kepada yang berhak. Ingat, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama,” ujarnya.

Kehadiran Kementerian Sosial RI melalui Wilayah Riau ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memastikan perlindungan sosial bagi janda lansia dan anak yatim-piatu, agar mereka tidak lagi berjuang sendiri dalam keterbatasan.

Redaksi / A. Zega

scroll to top